Logo BeritaSatu

Jika Ada Reshuffle, Ahok Dipandang Layak Jadi Menteri

Rabu, 1 Desember 2021 | 09:58 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Bergulirnya kabar terbaru terkait kemungkinan reshuffleKabinet Indonesia Maju di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin direspon Kris Tjantra. Menurut Kris selaku Ketua Umum Sahabat Indonesia Maju (SIMA) sekaligus sebagai Sekjen Koordinator Nasional Ganjarist, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok layak menempati posisi sebagai menteri apabila terjadi reshuffle.

"Saya kira menjelang memasuki tahun ke-3 berjalannya pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin pada tahun 2022 nanti, ada baiknya presiden melakukan penilaian, mana menteri yang bisa bekerja serta dipertahankan dan mana menteri yang tidak bisa bekerja untuk mewujudkan visi dan misi presiden," ungkap Kris, Rabu (1/12/2021).

Selain alasan tersebut, bagi Kris perlu adanya penyegaran termasuk diajaknya tokoh atau politisi baru dalam kabinet kerja jilid 2 agar kinerja kabinet semakin sesuai dengan visi dan misi presiden dan tentunya akselerasi kabinet akan berjalan semakin cepat.

Saat disinggung siapa sosok yang paling cocok atau pantas untuk mengisi jabatan pembantu presiden, Kris tanpa ragu menyebut nama Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau yang biasa disapa Ahok.

"Dalam penilaian saya ada baiknya BTP yang kini mengemban jabatan sebagai komisaris utama di Pertamina bisa mengisi jabatan di salah satu kementerian. Saya pikir Pak Ahok cocok untuk menjadi salah satu menteri dikabinet ini," ungkap Kris.

Terlepas dari sikapnya yang sering mengundang kontroversi bagi sebagian kalangan, bagi Kris, keunggulan utama BTP adalah karakternya yang tegas, lugas dan transparan. Sosok seperti BTP bagi Kris dibutuhkan dalam perubahan.

"Kalau orang pintar di Indonesia banyak tapi sosok yang tegas, tidak mau berkompromi dengan hal yang salah, menentang radikalisme serta intoleran, berani melawan arus dimiliki Pak Ahok. Sosok seperti BTP saya kira bisa membawa sebuah kementerian pada kinerja yang lebih baik dan bongkar pasang dalam sebuah kabinet adalah sebuah hal yang dinamis," papar Kris.

Seperti diketahui sebelumnya kabar reshuffle memang mencuat seiring pergantian Panglima TNI dari Marsekal Hadi Tjahjanto ke Jenderal Andika Perkasa. Dikabarkan sejumlah kursi kementerian bakal dikocok ulang, di mana ada yang diisi nama baru. Nama Marsekal Hadi Tjahjanto disebut-sebut bakal menjadi Kepala KSP yang baru atau menempati kursi Menko Polhukam.

Kabar mengenai reshuffle kabinet pun berembus kencang sejak 2 bulan lalu, terlebih setelah PAN bergabung ke Kabinet Indonesia Maju. Kursi wakil menteri ESDM yang sudah disiapkan Jokowi melalui Perpres baru pun disebut-sebut terkait dengan reshuffle.

Merujuk kepada kebiasaan Presiden Jokowi dalam melakukan reshuffle pada waktu-waktu sebelumnya yaitu pada hari Rabu Pon atau jatuh pada tanggal 8 Desember 2021 masih menyisakan tanda tanya disebagian kalangan.

"Reshuffle adalah hak prerogatif presiden dan keputusan mutlak ditangan seorang presiden dan penempatan pembantu presiden yang tepat jelas akan memberi nilai positif bagi keberlangsungan legacy yang sedang dibangun oleh Pak Jokowi," pungkas Kris.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pengacara Lukas Enembe Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Pengacara Gubernur Papua Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening dilaporkan oleh Penjabat Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw.

NEWS | 29 September 2022

Perindo Bidik 20% Kursi DPRD di Kalimantan Timur

Hary Tanoesoedibjo (HT) membidik perolehan 20 persen kursi legislatif atau DPRD provinsi dan kabupaten/kota di Kalimantan Timur (Kaltim) untuk Perindo.

NEWS | 29 September 2022

Tokoh Adat Papua Imbau Semua Pihak Jaga Situasi Damai

Tokoh adat dari Sentani, Jayapura, Papua, Yanto Eluay mengimbau semua pihak di Tanah Papua untuk menjaga situasi damai.

NEWS | 29 September 2022

Jokowi Minta Kepala Daerah Ajak Masyarakat Berwisata di Dalam Negeri

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepala daerah mengajak masyarakat untuk melakukan wisata di dalam negeri.

NEWS | 29 September 2022

Ini Tips Investasi Aman dan Legal di Era Digital

Dibutuhkan pemahaman yang baik dan tepat mengenai ragam investasi secara digital tersebut agar terhindar dari kerugian.

NEWS | 29 September 2022

Skor Efektivitas Pemerintahan Modal Wujudkan Birokrasi Kelas Dunia

Peningkatan skor efektivitas pemerintahan di Indonesia versi Bank Dunia, menjadi modal besar bagi pemerintah menciptakan visi birokrasi kelas dunia.

NEWS | 29 September 2022

Abdillah Toha Nilai Mahfud MD Sosok Bersih dan Tegas

Cendekiawan muslim Abdillah Toha menilai Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD sebagai sosok yang bersih dan tegas.

NEWS | 29 September 2022

Jokowi Tegaskan Percepat Belanja Produk Dalam Negeri

Presiden Jokowi meminta seluruh jajaran terkait  mempercepat realisasi komitmen belanja produk dalam negeri.

NEWS | 29 September 2022

Urgensi Negara Islam Berubah, Palestina Berdaulat Sudah Bukan yang Utama

Urgensi negara-negara Islam atau negara dengan banyak penduduk Islam telah berubah, tak lagi mengutamakan Palestina yang berdaulat.

NEWS | 29 September 2022

DPR Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya, Puan: Komitmen Selamatkan Bumi

DPR telah membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk memenuhi kebutuhan tambahan listrik gedung wakil rakyat.

NEWS | 29 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Penuhi TKDN, Fujitsu Luncurkan 8 Model Baru Pemindai Gambar

Penuhi TKDN, Fujitsu Luncurkan 8 Model Baru Pemindai Gambar

EKONOMI | 11 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings