Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ketua MPR Tegaskan Pentingnya Haluan Negara untuk Wujudkan Visi Misi Negara

Kamis, 28 Oktober 2021 | 17:57 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua MPR Bambang Soesatyo menegaskan pentingnya memiliki haluan negara untuk mewujudkan visi dan misi negara. Haluan negara juga menjaga agar Indonesia mampu bertahan dalam menghadapi tantangan peradaban di masa yang akan datang.

Ia mengungkapkan, sejarah membuktikan banyak negara yang jatuh bangun dalam menghadapi peradaban global. Dinamika peradaban global mengajarkan peradaban tidak hanya dapat ditopang dengan pembangunan infrastruktur yang berupaya mengubah perilaku peradaban yang disesuaikan dengan standar modernitas zaman.

“Kita dapat melihat puncak-puncak peradaban dunia hancur karena mengandalkan aspek material belaka,” kata Bambang Soesatyo saat memberikan sambutan dalam acara Kongres Kebangsaan bertajuk “Ikhtiar Memperadabkan Bangsa di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (28/10/2021).

Dicontohkannya, pascaperang dunia kedua, Uni Soviet sebagai representasi negara dengan peradaban terkuat di dunia akhirnya runtuh pada akhir tahun 1980-1990. Inggris yang sempat berjaya memimpin peradaban barat tergeser oleh Amerika Serikat (AS). Kemudian AS yang menguasai hegemoni global dalam waktu lama juga memiliki utang sebesar Rp 400.000 triliun yang mengancam terhentinya roda pemerintahan (government shutdown) karena potensi gagal bayar hingga krisis finansial.

Menurutnya, kemampuan untuk mempertahankan dan membangun peradaban akan sangat dipengaruhi oleh kemampuan setiap negara untuk belajar dari masa lalu dan melakukan adaptasi serta inovasi masa depan.

“Namun menurut saya, yang jauh lebih penting adalah kemampuan untuk membangun jati diri dan karakter bangsa sebagai landasan fundamental agar tidak mudah limbung oleh turbulensi peradaban,” terang Bambang Soesatyo.

Di sinilah, lanjut Bambang, letak dasar fundamental dari urgensi membangun peradaban dalam paradigma Pancasila. Ketika para pendiri negara Indonesia menyiapkan berdirinya negara Indonesia merdeka, mereka sadar sepenuhnya untuk menjawab suatu pertanyaan yang fundamental, yaitu di atas dasar apakah negara Indonesia merdeka didirikan.

“Mereka para pendiri bangsa menciptakan tata nilai yang mendukung tata kehidupan sosial dan tata kerohanian bangsa yang memberi corak dan ciri masyarakat dan bangsa Indonesia yang membedakan dengan masyarakat atau bangsa lain. Ini merupakan jati diri bangsa,” ujar Bambang Soesatyo.

Dalam konteks inilah, seluruh penyelenggara negara harus menangkap esensi kebudayaan sejati yakni kebudayaan sebagai faktor dan peta jalan pembangunan bangsa yang dapat mencegah terjadinya proses reduksi budaya. Karena reduksi budaya dalam pembangunan nasional akan menghancurkan tatanan kehidupan bangsa Indonesia.

Peta pembangunan jalan yang disusun harus lebih menjamin ketahanan nasional dengan kesanggupan untuk merealisasikan visi dan misi negara yang berdasarkan Pancasila seperti yang tercantum dalam UUD 1945.

Visi negara tertuang dalam alinea kedua dan misi negara tertuang dalam alinea keempat pembukaan UUD 1945. Kedua alinea ini merupakan tantangan yang harus diwujudkan mewujudkan visi dan misi negara yang kemudian harus dituangkan dalam rujukan Haluan negara.

“Jangan biarkan bangsa ini berjalan tanpa haluan, yang idealnya menjadi wewenang seluruh rakyat sebagai pemegang kedaulatan negara dan direpresentasikan melalui lembaga perwakilan seperti di sila 4 Pancasila,” tutur Bambang Soesatyo.

“Inilah yang melatarbelakangi MPR periode 2009-2014 dan MPR periode 2014-2019 merekomendasikan perlunya dibentuk pokok-pokok haluan negara (PPHN),” lanjut Bambang Soesatyo.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pimpin KNPI, Andreas Bertekad Satukan Organisasi Pemuda

Andreas Nandiwardhana terus mengimbau agar organisasi pemuda tetap bersatu.

POLITIK | 2 Desember 2021

Terpapar Radikalisme, 16 ASN Gagal Jadi Eselon I

Menteri PANRB Tjahjo Kumolo mengungkap lebih dari 16 ASN gagal menjadi eselon I.

POLITIK | 1 Desember 2021

Merespons Fadel Muhammad, Mensesneg: Itu Urusan Presiden

Merespons Fadel Muhammad yang minta Sri Mulyani dicopot, Mensesneg Pratikno menekankan pemberhentian dan pengangkatan meteri merupakan urusan presiden.

POLITIK | 1 Desember 2021

ASN Dinilai Kurang Dibekali Pancasila

Wakil Ketua MPR Zulkifli Hasan menyebut ASN pascareformasi kurang dibekali Pancasila.

POLITIK | 1 Desember 2021

5 Kursi Wamen Kosong, Begini Jawaban Mensesneg

Sampai saat ini masih ada 5 posisi wakil menteri (wamen) yang belum terisi di kabinet pemerintahan Presiden Jokowi.

POLITIK | 1 Desember 2021

Bertemu Jokowi, Johan Budi Bantah Bahas Wamen atau Jubir

Anggota DPR dari Fraksi PDIP Johan Budi membantah pertemuannya dengan Presiden Jokowi Widodo (Jokowi). Johan membahas posisi Wamen atau jubir presiden.

POLITIK | 1 Desember 2021

Johan Budi Bertemu Jokowi, Mensesneg: Silaturahmi

Pratikno menegaskan pertemuan antara anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Johan Budi dengan Presiden Jokowi hanya sekadar silaturahmi.

POLITIK | 1 Desember 2021

Mensesneg: Tak Ada Rencana Reshuffle Kabinet

Mensesneg Pratikno mengungkapkan hingga saat ini tidak ada rencana Presiden Joko Widodo untuk melakukan reshuffle kabinet.

POLITIK | 1 Desember 2021

Dituding Tidak Menghargai MPR, Ini Jawaban Sri Mulyani

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati angkat bicara terkait tudingan bahwa dirinya tidak menghargai MPR.

POLITIK | 1 Desember 2021

Jika Ada Reshuffle, Ahok Dipandang Layak Jadi Menteri

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok layak menempati posisi sebagai menteri apabila terjadi reshuffle.

POLITIK | 1 Desember 2021


TAG POPULER

# Reshuffle Kabinet


# Vaksin Sinovac


# Reuni 212


# BWF World Tour


# Sri Mulyani



TERKINI
BWF World Tour, The Minions Menang Tanpa Berkeringat

BWF World Tour, The Minions Menang Tanpa Berkeringat

OLAHRAGA | 6 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings