Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Survei SMRC: 2 Tahun Terakhir, Tren Kondisi Politik Nasional Cenderung Memburuk

Selasa, 19 Oktober 2021 | 15:59 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / WM

Jakarta, Beritasatu.com – Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis survei yang menemukan tren kondisi politik nasional selama dua tahun terakhir mengalami penurunan atau agak memburuk.

“Secara umum kalau kita lihat memang cenderung agak memburuk,” kata Direktur Eksekutif Survei SMRC Sirajuddin Abbas dalam penyampaian rilis Survei Opini Publik Nasional SMRC dengan tema "Dua Tahun Kinerja Presiden Jokowi," secara virtual, Selasa (19/10/2021).

Secara umum, lanjut Sirajuddin, dari hasil survei, terlihat warga yang menilai kondisi politik nasional baik atau sangat baik ada sekitar 26,8% responden Sedangkan yang menyatakan sedang saja ada 37,1% dan yang menilai buruk atau sangat buruk ada sebanyak 24,4%. Kemudian yang menjawab tidak tahu atau tidak menjawab sama sekali ada sebanyak 11,7%.

“Kalau kita lihat trend dua tahun terakhir ini, kita mencatat ada penurunan penilaian baik atau sangat baik terhadap kondisi politik nasional,” ujar Sirajuddin Abbas.

Hal itu terlihat, pada hasil survei yang dilakukan September 2019, masyarakat yang menyatakan kondisi politik nasional baik ada sebanyak 41%, namun pada survei September 2021 mengalami penurunan cukup tajam, yaitu mencapai 26,8%.

“Lalu ada peningkatan penilaian negatif atas kondisi politik nasional, dari 14,5% di September 2019 menjadi 24,4% di September 2021,” terang Sirajuddin Abbas.

Sirajuddin mengatakan, latar belakang survei ini dilakukan karena Jokowi telah 2 tahun menjabat sebagai presiden di periode kedua sejak ia dilantik pada 20 Oktober 2019. Survei ini dilakukan apakah kinerja Jokowi sudah sesuai dengan harapan masyarakat dan ada perubahan didalam kondisi masyarakat.

“Survei kita menyangkut politik, kondisi korupsi secara khusus, mengevaluasi kinerja pemerintah, yang menyangkut sejumlah topik seperti kesejahteraan, pemerataan ekonomi, daya beli masyarakat, pengentasan kemiskinan dan juga soal stabilitas harga dan nilai tukar rupiah,” terang Sirajuddin Abbas.

Dipaparkannya, populasi survei adalah seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang punya hak pilih dalam pemilihan umum (Pemilu), yakni mereka yang sudah berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah saat survei dilakukan.

Dari populasi ini dipilih secara random (multistage random sampling) sebanyak 1.220 responden. Dari angka tersebut, yang diwawancarai ada sebanyak 981 responden atau 80%. Survei ini memiliki margin of error sekitar 3,19% pada tingkat kepercayaan 95%. Waktu wawancara lapangan dalam survei terakhir pada 15-21 September 2021.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Baleg DPR: UU Cipta Kerja Masih Berlaku sampai 2 Tahun

Anggota Baleg DPR Christina Aryani menegaskan UU Cipta Kerja tetap berlaku sampai batas waktu mengubah UU itu berakhir dalam 2 tahun sebagaimana putusan MK.

POLITIK | 27 November 2021

Gerindra: Event Formula E Jangan Timbulkan Pertentangan

Ahmad Muzani meminta Pemprov DKI Jakarta untuk mengkaji benar penyelenggaraan Formula E agar tidak terjadi pertentangan di masyarakat

POLITIK | 27 November 2021

Muzani Minta Kader Gerindra di Banten Terus Berkonsolidasi

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani meminta kader Partai Gerindra di Banten terus berkonsolidasi untuk memenangkan Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

POLITIK | 27 November 2021

3 Desember, Timsel Akan Umumkan 48 Nama Balon KPU-Bawaslu

Timsel akan mengumumkan 48 bakal calon (balon) KPU dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pada 3 Desember 2021.

NASIONAL | 27 November 2021

PKS Dorong Pemerintah dan DPR Hormati Putusan MK

Anggota Baleg DPR dari Fraksi PKS Mulyanto mendorong pemerintah dan DPR menghormati putusan MK yang menyatakan UU Cipta Kerja inkonstitusional bersyarat.

POLITIK | 26 November 2021

PD: Kami yang Pertama Tolak UU Cipta kerja

Fraksi Partai Demokrat (PD) menyatakan sebagai fraksi yang pertama kali menolak UU Cipta Kerja sejak awal. Baru kemudian Fraksi PKS mengikuti.

POLITIK | 26 November 2021

PD Setuju Segera Tentukan Jadwal Pemilu 2024

Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Demokrat (PD) Hinca Panjaitan mendukung penyelenggara pemilu, pemerintah, dan DPR segera memutuskan jadwal Pemilu 2024.

POLITIK | 26 November 2021

DPR-Pemerintah Harus Perbaiki Pembentukan UU Cipta Kerja

Pemerintah dan DPR selaku pembentuk undang-undang (UU) guna memperbaiki UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

POLITIK | 26 November 2021

PAN: DPR dan Pemerintah Harus Segera Perbaiki UU Cipta Kerja

Ketua Fraksi PAN Saleh Partaonan Daulay pemerintah dan DPR harus segera menginisiasi perbaikan UU Cipta Kerja untuk menyikapi putusan MK.

POLITIK | 26 November 2021

Hormati Putusan MK, Baleg Segera Dorong Revisi UU Ciptaker

Baleg DPR segera merespons putusan MK yang menyatakan UU Cipta Kerja inskonstitusional bersyarat dengan mendorong revisi UU tersebut ke prolegnas prioritas.

POLITIK | 26 November 2021


TAG POPULER

# UFO


# Ezra Walian


# Varian Covid-19


# Ralf Rangnick


# Aliran Dana Teroris



TERKINI
Israel Gunakan Cara Lawan Teroris untuk Lacak Omicron

Israel Gunakan Cara Lawan Teroris untuk Lacak Omicron

DUNIA | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings