Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Untuk Pilih Capres, Rakyat Masih Lihat Tokoh Bukan Partai

Sabtu, 29 Mei 2021 | 19:55 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Adi Prayitno mengatakan, poros koalisi partai besar atau kuat belum tentu akan bisa memenangkan pertarungan politik dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2024. Karena, sampai saat ini, rakyat Indonesia dalam memilih calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) tidak berdasarkan partai pengusung, melainkan melihat sosok ketokohan.

"Jadi sampai sekarang itu, dalam memilih capres dan cawapres, itu bicara tentang siapa yang diusung. Bicara tentang figur. bukan lagi partai yang mengusung atau berapa banyak partai yang mengusung atau partai yang kuat," kata Adi Prayitno, kepada Beritasatu.com, Sabtu (29/5/2021).

Ia mencontohkan, bila PDIP dan Gerindra jadi mengusung Prabowo Subianto dan Puan Maharani sebagai pasangan capres dan cawapres pada Pilpres 2024, maka kedua partai besar dan kuat ini harus bekerja keras untuk memenangkan pertarungan politik. "Tentu kerja politiknya harus keras," ujar Adi Prayitno.

Meski tingkat elektabilitas Prabowo Subianto dari berbagai lembaga survei masih teratas atau unggul, namun menurut Adi, masih belum cukup untuk memenangkan pertarungan politik. Apalagi, tingkat elektabilitas Puan Maharani dari berbagai survei, masih belum signifikan.

"Puan kan tidak memiliki tingkat elektabilitas yang signifikan, itu hasil dari berbagai lembaga survei, termasuk survei yang saya lakukan, tingkat elektabilitas Puan belum mendapatkan sampai 1%. Padahal keduanya disokong oleh dua partai besar. Memang cukup menonjol Prabowo dan Puan, tapi sekali lagi butuh kerja keras," kata Adi Prayitno.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Amendemen Konstitusi Dinilai Cara Wujudkan Keadilan Sosial

La Nyalla Mahmud Mattalitti menilai amendemen UUD 1945 merupakan bagian dari upaya mewujudkan keadilan sosial.

POLITIK | 25 September 2021

Pengajuan Judicial Review ke MA Murni Inisiatif 4 Kader Partai Demokrat

Judicial review AD/ART Partai Demokrat yang diajukan ke MA murni keinginan dari kader Demokrat.

POLITIK | 25 September 2021

Blusukan ke Tambora, Puan Pantau Vaksinasi Covid-19

Ketua DPR Puan Maharani memantau langsung vaksinasi Covid-19 di permukiman padat penduduk di Kelurahan Tanah Sereal, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat

POLITIK | 25 September 2021

Begini Respons Golkar Soal Efek Kasus Azis Syamsuddin terhadap Elektabilitas Partai di Pemilu 2024

Ketua Badan Advokasi Hukum dan HAM Partai Golkar Supriansa berkomentar soal dampak atau efek kasus Azis Syamsuddin terhadap elektabilitas Partai Golkar di 2024

POLITIK | 25 September 2021

Olahraga Bareng Cak Imin, Airlangga: Jalan Pagi Itu Tak Ada Politiknya

Menyoal apakah ada pembahasan politik terkait rencana koalisi sehat di Pemilu 2024, Airlangga tidak menjelaskan secara gamblang.

POLITIK | 25 September 2021

KPU Berupaya Rasionalisasikan Anggaran Pemilu 2024

KPU mengatakan akan berupaya merasionalisasikan anggaran Pemilu 2024 dengan menyisir anggaran yang dapat ditekan.

POLITIK | 25 September 2021

Legislator Demokrat Nilai Anggaran Pemilu 2024 Usulan KPU Sudah Rasional

Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Demokrat menilai anggaran Pemilu 2024 sebesar Rp 86 triliun Rp 26,2 triliun untuk Pilkada yang diusulkan KPU rasional.

POLITIK | 24 September 2021

Sosok Azis Syamsuddin yang Jadi Tersangka dan Ditangkap KPK

Saat ditangkap KPK, Azis Syamsuddin masih berstatus sebagai Wakil Ketua DPR yang dijabatnya sejak Oktober 2019.

POLITIK | 24 September 2021

Gandeng Milenial, PKP Optimistis Melaju ke Senayan

PKP menggandeng sejumlah kalangan milenial agar partai ini bisa lolos verifikasi faktual Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan berhasil lolos ke Senayan.

POLITIK | 24 September 2021

Jika Azis Syamsuddin Ditahan KPK, Golkar Siapkan Penggantinya Sebagai Wakil Ketua DPR

Golkar menunggu pengumuman KPK terkait status Azis Syamsuddin. Jika Azis ditetapkan tersangka dan ditahan Golkar menyiapkan penggantinya sebagai Wakil Ketua DPR

POLITIK | 24 September 2021


TAG POPULER

# Kivlan Zen


# Pilpres 2024


# Covid-19


# Azis Syamsuddin


# Kereta Jarak Jauh



TERKINI
Atasi Kemacetan, Pembangunan Jalur Puncak 2 Dinilai Perlu Segera Dilanjutkan

Atasi Kemacetan, Pembangunan Jalur Puncak 2 Dinilai Perlu Segera Dilanjutkan

EKONOMI | 2 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings