Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Hasto Bicara Perjanjian Batu Tulis, Singgung SBY “Bapak Bansos”

Jumat, 28 Mei 2021 | 20:46 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Sekretaris Jenderal (sekjen) PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto berbicara soal gambaran koalisi menuju Pemilu 2024. Hasto membahas Perjanjian Batu Tulis antara PDIP dengan Ketua Umum (ketum) Partai Gerindra Prabowo Subianto. Tak hanya itu, Hasto juga menyinggung soal Presiden Keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai “Bapak Bansos” sebagaimana disebut sejumlah pihak.

Awalnya, Hasto ditanya tanggapan terkait pernyataan Sekjen Gerindra Ahmad Muzani soal peluang Prabowo diusung oleh PDIP pada Pilpres 2024. Hal itu terkait dengan Perjanjian Batu Tulis pada 2009, saat Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri menjadi calon presiden (capres) dan Prabowo sebagai calon wakil presidennya.

“Kalau prasasti Batu Tulis yang dimaksud dalam konteks politik, Prabowo dan Megawati, ya pemilu sudah selesai 2009. Sehingga syarat menjalankan pemerintahan bersama ketika menang pemilu terbukti tidak bisa diwujudkan," kata Hasto dalam diskusi yang digelar Para Syndicate di Jakarta, Jumat (28/5/2021).

Setelahnya, menurut Hasto ada suara yang menggugat kemenangan Partai Demokrat pada Pemilu 2004 dan 2009. Pemilu tersebut dianggap penuh dengan manipulasi.

“Saya mendengar sari internal Demokrat sendiri terkait kecurangan Pemilu 2004 dan 2009, dan bagaimana pada tahun 2009 saya jadi saksi manipulasi DPT (daftar pemilih tetap) itu dilakukan, bagaimana politik bansos ala Thaksin Shinawatra itu dilakukan sehingga ada pihak yang menjuluki Pak SBY itu 'Bapak Bansos Indonesia',” kata Hasto.

Hasto juga membeberkan penelitian Marcus Mietzner yang menganalisa Pemilu 2009. Hasto menunjukkan pada Juni 2008-April 2009, ada dana $ 2 miliar yang dipakai untuk politik bansos. Hal ini dilakukan karena meniru strategi Thaksin Shinawatra di Thailand. Politik populisme yang kemudian menyandera APBN.

Menurut Hasto, agaya politik tersebut kemudian ditiru oleh seluruh kepala daerah se-Indonesia yang berlomba mengadakan bansos. Namun, hal itu justru mengandung kerawanan dalam kestabilan fiskal pada masa yang akan datang.

“Bagaimana politik kekuasan juga dipakai, bagaimana politik elektoral menggunakan dana besar sehingga terjadi kasus Century dan sebagainya. Kita tidak ingin seperti itu. Politik itu seharusnya menjadikan kekuasaan harus diperoleh dengan cara benar. Kami percaya pada nilai bangsa ini, kalau kekuasaan tidak diperoleh secara benar, akan membawa karma politik berupa kesengsaraan lahir dan batin,” tegas Hasto.

Oleh karena, Hasto mengatakan pihaknya akan sangat sulit berkoalisi dengan partai seperti Demokrat yang memakai basis politik elektoral. Demikian juga koalisi dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Menurut Hasto ada perbedaan platform ideologi PDIP dengan Demokrat serta PKS. Namun dialog dengan kedua partai itu tetap bisa dilakukan.

Hasto menegaskan kerja sama PDIP dalam kerangka Pemilu 2024 akan dibangun atas basis historis dan ideologis. Misalnya dengan PAN yang memiliki basis utama di Muhammadiyah; dengan PKB dan PPP yang memiliki basis di Nahdlatul Ulama; dan Gerindra dan Golkar yang memiliki basis sebagai partai kekaryaan.

“Jadi semuanya memiliki basis ideologis, kesamaan platform, historis dan memperkuat fungsi elektoral. Saya juga beberapa juga beberapa kali berdialog dengan Partai Gelora, khususnya dengan Fahri Hanzah,” ucap Hasto.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Mahfud MD dan Tito Bahas Simulasi Jadwal Pemilu dan Pilkada Serentak 2024

Menko Polhukam Mahfud MD dan Mendagri Tito Karnavian rapat koordinasi membahas simulasi tanggal Pemilu dan Pilkada serentak 2024.

POLITIK | 23 September 2021

Yusril Siapkan Argumen Gugat AD/ART Partai Demokrat ke MA

Yusril Ihza Mahendra telah menyiapkan argumenn untuk mengajukan uji materi terkait AD/ART Partai Demokrat ke Mahkamah Agung (MA).

POLITIK | 23 September 2021

Puan: Antisipasi Lonjakan Covid-19 pada Akhir Tahun, Percepat Vaksinasi

Puan Maharani mengingatkan pemerintah untuk mempercepat pelaksanaan program vaksinasi untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan penularan Covid-19

POLITIK | 23 September 2021

IKA PMII Harap Muktamar Ke-34 NU Pertimbangkan Kondisi Objektif Bangsa

Ahmad Muqowam menyatakan, Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (NU) harus mempertimbangkan kondisi objektif bangsa

POLITIK | 23 September 2021

Gerindra dan Muhammadiyah Komitmen Jaga Persatuan dan Kedaulatan Bangsa

Gerindra-Muhammadiyah menegaskan komitmen untuk menjaga persatuan serta kedaulatan bangsa.

POLITIK | 23 September 2021

Bawaslu Rekomendasikan Regulasi Kampanye Virtual

Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar merekomendasikan regulasi kampanye virtual.

POLITIK | 23 September 2021

MIPI Usulkan Penerapan E-Voting

MIPI menilai e-voting menjadi salah satu cara agar pelaksanaan pesta demokrasi tidak terhambat situasi pandemi Covid-19.

POLITIK | 23 September 2021

Penting, Kepastian Tanggal Pelaksanaan Pemilu dan Pilkada 2024

Kepastian tanggal pelaksanaan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024 dinilai penting untuk segera ditetapkan.

POLITIK | 23 September 2021

Inovasi Penyelenggaraan Pemilu 2024 Terkendala Regulasi

Inovasi penyelenggaraan pemilu selama ini dinilai kerap terkendala regulasi kepemiluan.

POLITIK | 23 September 2021

KPU Diminta Minimalisasi Anggaran Pemilu 2024

Komisi II DPR mendorong Komisi Pemilihan Umum (KPU) meminimalisasi anggaran Pemilu 2024.

POLITIK | 23 September 2021


TAG POPULER

# PON Papua


# Tukul Arwana


# Toko Obat Ilegal


# Piala Sudirman


# Suap Pejabat Pajak



TERKINI
Makalah Peneliti Tiongkok Sebut Covid-19 Menyebar di AS sejak September 2019

Makalah Peneliti Tiongkok Sebut Covid-19 Menyebar di AS sejak September 2019

DUNIA | 10 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings