Penggagas KLB Demokrat Ungkap Alasan Belum Buka Lengkap Nama Pengurus
Logo BeritaSatu

Penggagas KLB Demokrat Ungkap Alasan Belum Buka Lengkap Nama Pengurus

Senin, 8 Maret 2021 | 17:00 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / CAR

Jakarta, Beritasatu.com – Salah satu penggagas Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat (PD), Hencky Luntungan menyatakan, kepengurusan lengkap belum dapat disampaikan kepada publik. Sebab, saat ini sedang dilakukan finalisasi persyaratan untuk nantinya diserahkan ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemkumham).

“Harus dipersiapkan semua detail soal peserta KLB, dan lain-lain, dokumen-dokumen hasil akhir, dan lain-lain,” kata Hencky, Senin (8/3/2021).

Hencky menuturkan baru empat nama utama yang bisa diungkap yakni Ketua Dewan Pembina (Wanbin) Marzuki Alie, Sekretaris Wanbin Yahya Sacawirya. Sementara posisi ketua umum (ketum) dijabat Moeldoko, sedangkan Jhoni Allen Marbun menjadi sekretaris jenderal.

Hencky memastikan bahwa dukungan kader sangat penuh terhadap kepengurusan PD hasil KLB. Menurut Hencky, terdapat 413 pimpinan tingkat kabupaten/kota dan provinsi se-Indonesia yang hadir dalam KLB.

Hencky tak membantah bila ada upaya klaim sejumlah pengurus daerah menolak KLB. Hal ini sebagaimana disampaikan kubu Ketum PD Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Namun, pihaknya tak mau ambil pusing dengan upaya saling klaim itu.

“Soal saling klaim kepengurusan, silakan saja. Mereka mau omong apa terserah, yang penting kita kan punya data faktual,” kata Hencky.

Hencky mengatakan pihaknya hanya berharap kubu AHY tidak menjadi otoriter. Sebab sudah ada beberapa laporan, pengurus PD yang datang ke KLB akan dicopot.

“Itu sebab kami sangat kasihan kalau kami sebutkan satu persatu pengurus yang mendukung KLB. Sebab nanti mereka akan dipecat. Ini otoriter,” tegas Hencky.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Hendrata Thes: Kader Demokrat Maluku Utara Ikut KLB Akan Disanksi

Sekretaris DPD Partai Demokrat Maluku Utara dan tiga kader akan dikenakan sanksi berat dari DPP Partai Demokrat.

POLITIK | 8 Maret 2021

KPU: Kepengurusan Partai Demokrat AHY Ada di Sipol

Dokumen partai politik yang dianggap sah adalah mereka yang sudah memiliki surat keputusan (SK) dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemkumham)

POLITIK | 8 Maret 2021

Puan Minta DPR Fokus Awasi Vaksin Covid-19, UU ITE, hingga Kasus Jiwasraya dan Asabri

Ketua DPR Puan Maharani menyatakan ada sejumlah isu yang menjadi perhatian masyarakat dan perlu menjadi fokus pengawasan DPR di masa sidang IV tahun 2021.

POLITIK | 8 Maret 2021

KPU Masih Akui Kepengurusan Demokrat Pimpinan AHY

KPU hingga saat ini masih mengakui kepengurusan Partai Demokrat yang dipimpin oleh Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)

POLITIK | 8 Maret 2021

Relawan Jokowi Sarankan Moeldoko Mundur dari KSP

Mundurnya Moeldoko sebagai kepala KSP otomatis akan menepis tudingan Presiden Jokowi terlibat dalam kasus perpecahan dalam Partai Demokrat.

POLITIK | 8 Maret 2021

Dirjen AHU Janji Pelajari Laporan AHY

Dirjen AHU berjanji akan mempelajari berkas-berkas dan laporan yang disampaikan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

POLITIK | 8 Maret 2021

AHY Yakin Kemkumham Punya Integritas dan Akan Objektif

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meyakini Kemkumham memiliki integritas dan bersikap objektif.

POLITIK | 8 Maret 2021

Datangi Kemkumham, AHY Bawa Dua Boks Bukti KLB Deli Serdang Ilegal

AHY menegaskan, KLB Deli Serdang tidak sah.

POLITIK | 8 Maret 2021

50 Pengurus Demokrat Kubu AHY Audiensi dengan Menkumham dan KPU

Adapun audiensi di Kemkumham dilakukan pada pukul 10.00 WIB dan di KPU pada pukul 12.00 WIB.

POLITIK | 8 Maret 2021

Selain Kritik Moeldoko, SBY Juga Jatuhkan Wibawa AHY

Sering ikut campur urus Partai Demokrat SBY jatuhkan wibawa AHY.

NASIONAL | 7 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS