Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Andi Mallarangeng: SBY Sedih Moeldoko Jadi Begal Politik

Sabtu, 6 Maret 2021 | 12:50 WIB
Oleh : Fana F Suparman / LES

Jakarta, Beritasatu.com -Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat, Andi Mallarangeng mengungkapkan kesedihan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) atas manuver Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Moeldoko mengambil alih kepemimpinan partai melalui Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara pada Jumat (5/3/2021) kemarin. Bahkan Andi menyebut manuver Moeldoko tersebut sebagai begal politik atau begal partai.

"Beliau (SBY) sedih juga bahwa kemudian ada orang-orang yang dengan nafsu kekuasaan yang begitu besar kemudian menjadi begal politik. Begal partai," kata Andi Mallarangeng dalam diskusi Polemik MNC Trijaya bertajuk "Nanti Kita Cerita tentang Demokrat Hari Ini", Sabtu (6/3/2021).

Andi Mallarangeng yang merupakan mantan Menpora mengaku, tak dapat mempercayai Moeldoko yang merupakan seorang purnawirawan jenderal bintang empat mau melakukan gerakan pengambilalihan Partai Demokrat. Andi menilai, gerakan ilegal tersebut merupakan perilaku kekuasaan lama yang seharusnya tidak terjadi pada era reformasi saat ini.

"Mau-maunya jenderal bintang 4 kemudian melakukan hal semacam ini. Kita mungkin salah ekspektasi mungkin ketika orde reformasi mereka yang berkuasa akan melakukan Etika politik yang baik," katanya.

Tak hanya bersedih, Andi mengungkapkan SBY juga merasa bersalah. Hal ini mengingat SBY yang merupakan Presiden ke-6 RI merupakan orang yang melantik Moeldoko sebagai Panglima TNI pada Agustus 2013. Namun, Moeldoko justru mengambilalih Partai Demokrat yang didirikan SBY.

"Jadi beliau sedih. tetapi menerima kenyataan bahwa ada memang orang semacam ini. Walaupun Sebenarnya beliau merasa bersalah juga orang semacam Moeldoko ini dulu zaman pak SBY sempat diberi jabatan beberapa kali sampai panglima TNI. cuma seperti ini. kalau kata orang Jawa kacang lupa lanjaran," ungkap Andi yang pernah menjadi Juru Bicara Kepresidenan era SBY.

Andi Mallarangeng menyebut selama 10 tahun menjadi Presiden, SBY tidak pernah mengganggu internal partai lain. Untuk itu, Andi tak habis pikir terdapat orang-orang yang bahkan tak memiliki kartu anggota bersekongkol dengan sejumlah mantan kader untuk mengambil alih Partai Demokrat melalui KLB yang disebutnya tidak sesuai Anggaran Dasar (AD)/ Anggaran Rumah Tangga (ART).

"Tiba-tiba hari ini ada elemen kekuasaan yang berada di lingkaran kekuasan dalam Presiden tiba-tiba berusaha mengambilalih partai orang lain, dimana dia bukan kader sama sekali. Dengan kekuasaan dan uang bersekongkol dengan beberapa mantan kader dan kader-kader yang tidak jelas kemudian membuat KLB abal-abal yang sama sekali tidak sesuai dengan AD/ART yang sampai hari ini tercatat dan terdaftar di lembaran negara oleh Kementerian Hukum dan HAM," tegas Andi.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Mahfud MD: Pemerintah Tak Bisa Larang KLB Demokrat

Menurut Menko Polhukam Mahfud MD, pemerintah tidak bisa melarang KLB Partai Demokrat karena itu hak menyampaikan pendapat di muka umum.

POLITIK | 6 Maret 2021

Pengamat: Moeldoko Punya Hak Politik untuk Pimpin Partai Demokrat

Moeldoko diminta menjadi Ketua Umum Partai Demokrat oleh kader partai tersebut pada KLB, Jumat (6/3/2021).

POLITIK | 6 Maret 2021

KLB Demokrat Dinilai Menurunkan Kualitas Demokrasi

KLB yang digelar segelintir kader dan mantan kader Partai Demokrat, semakin menurunkan kualitas demokrasi Indonesia.

POLITIK | 6 Maret 2021

SBY: Langgar AD/ART, KLB Demokrat Cacat Hukum

Ketua Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyebutkan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumut cacat hukum

POLITIK | 6 Maret 2021


Airlangga Ajak Kader Golkar Dukung Program Jokowi

Airlangga Hartarto mengajak seluruh kader Golkar dan peserta rapat pimpinan nasional (Rapimnas) untuk mendukung program Presiden Joko Widodo.

POLITIK | 5 Maret 2021

SBY: Moeldoko Membuat Malu TNI

SBY merasa menyesal dan meminta maaf pernah memberikan jabatan kepada Moeldoko sebagai Panglima TNI.

POLITIK | 5 Maret 2021

SBY Sebut Moeldoko Lakukan Kudeta

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali mengatakan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat abal-abal.

POLITIK | 5 Maret 2021

Moeldoko Jadi Ketum Demokrat Versi KLB, Ini Kata "Wanita Emas"

Hasnaeni memberikan apresiasi kepada Moeldoko yang berhasil menjadi Ketua Umum Partai Demokrat versi KLB, Sumut.

POLITIK | 5 Maret 2021

Pengamat: Sebaiknya Moeldoko Mundur dari KSP

Moeldoko sebaiknya mengundurkan diri dari Kepala Staf Kepresidenan (KSP) setelah terpilih menjadi Ketua Umum Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB)

POLITIK | 5 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS