KLB Demokrat, Ini Pandangan Pakar
Logo BeritaSatu

KLB Demokrat, Ini Pandangan Pakar

Jumat, 5 Maret 2021 | 09:47 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Gencarnya pemberitaan tentang kisruh internal Partai Demokrat telah menimbulkan berbagai wacana, termasuk akan adanya Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat yang digagas oleh para kader Demokrat. Penyelenggaraan KLB juga dituntut oleh Barisan Massa Demokrat dengan tujuan menggantikan kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Terkait adanya rencana KLB (Kongres Luar Biasa) Partai Demokrat, jika konflik internal terus berkepanjangan, KLB adalah solusi sah penyelamatan bagi partai berlambang Mercy yang tingkat popularitas makin menurun pasca blunder yang dilakukan oleh AHY,” kata Miartiko Gea, pakar hukum yang juga Peneliti Hukum Indonesian Public Institute (IPI) melalui keterangan tertulis, Jumat (5/3/2021).

Terkait dengan keabsahan KLB, menurut Miartiko, tentu masing-masing kubu pendukung KLB dan pendukung Ketum Demokrat AHY (Agus Harimurti Yudhoyono) memiliki argumentasi masing-masing. Jika dilihat dari Anggaran Dasar Partai Demokrat pasal 100 ayat 3 huruf (b) membuka ruang untuk KLB dengan prasyarat 2/3 dari jumlah Dewan Pimpinan Daerah dan 1/2 dari jumlah Dewan Pimpinan Cabang. Tentu saja kubu yang mendorong KLB sudah melakukan pemetaan kekuatan, sehingga jika prasyarat yang di maksud qourum maka KLB bisa dikatakan sah dan memiliki kekuatan.

“Berkaca pada konflik kepartaian di Indonesia, beberapa berakhir islah untuk keberlangsungan partai. Hal tersebut dapat kita lihat dari pertikaian Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Berkarya ketika terjadi konflik yang melibatkan dua kelompok dalam tubuh partai, maka suara mayoritaslah yang tampil sebagai pemenang jika pilihannya tidak islah, jelas Miartiko Gea.

Pemberitaan media massa terakhir menyebutkan bahwa KLB akan digelar hari ini, Jumat (5/3/2021). Rencana penyelenggaraan KLB Demokrat mendapatkan reaksi keras dari Andi Mallarangeng yang menyebutnya sebagai KLB abal-abal. Kubu penentang AHY, Max Sopacua ganti menyebut Andi Mallarangeng pernah dipenjara dalam kasus korupsi oleh karenanya Andi diminta tidak perlu banyak komentar.

Penyelenggaraan kongres luar biasa sebuah organisasi, tambah Miartiko, termasuk partai politik, menjadi suatu solusi internal partai jika konflik internal terus berlarut-larut dan tidak mencapai titik temu. Terkait keabsahan KLB tentu harus dipahami aturan main di AD/ART-nya.

“Soal peserta yang hadir dalam KLB (Kongres Luar Biasa) Partai Demokrat, pasti akan mendapat reaksi keras dari kubu AHY dengan melakukan pemecatan, namun pemecatan yang cacat prosedur bisa di gugat oleh para kader yang dipecat, jika pemecatan tersebut digugat maka status kader yang dipecat menjadi status quo sampai berkekuatan hukum tetap," ujar Miartiko.

"Pemecatan kader partai yang tidak melalui prosedur yang benar maka rawan digugat. Sebetulnya pemecatan kader partai yang cacat prosedur bisa berkaca pada yurisprudensi kasus Fahri Hamzah yang menggugat PKS (Partai Keadilan Sejahtera) ke pengadilan atas pemecatan dirinya, di mana Fahri Hamzah masih tetap sebagai kader PKS merangkap sebagai anggota DPR RI sekaligus Wakil DPR RI periode 2014-2019 sampai akhir masa baktinya. Artinya jika terjadi pemecatan pada peserta KLB partai Demokrat maka posisi kader tersebut masih status quo sebagai anggota dan atau pengurus Partai Demokrat selama gugatan atas pemecatan tersebut dilakukan,” jelas Miartiko.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Hubungi Kapolri, Hinca Pandjaitan Desak KLB Demokrat Dibubarkan

Hinca memastikan KLB yang melibatkan kalangan eksternal PD ini, bertentangan dengan AD/ART PD.

POLITIK | 5 Maret 2021

Kian Panas! Partai Demokrat Sumatera Utara Tolak KLB Ilegal

Jajaran pengurus dan kader Partai Demokrat (PD) se-Sumatera Utara (Sumut) menolak penyelenggaraan kongres luar biasa (KLB) ilegal PD di Deli Serdang.

POLITIK | 4 Maret 2021

Sebut Akun Twitter Diretas, Andi Arief: Dikuasai “Kakak Pembina”

Akun twitter Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat (PD), Andi Arief diklaim telah diretas.

POLITIK | 4 Maret 2021

GAMKI Tegaskan Tidak Terlibat dalam Polemik Partai Demokrat

Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menegaskan tidak terlibat dalam polemik Partai Demokrat (PD).

POLITIK | 4 Maret 2021

Pendiri Sebut Partai Demokrat Tidak Ada Tanpa SBY

Pendiri menyebut Partai Demokrat tidak akan ada tanpa Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

POLITIK | 4 Maret 2021

Ini Saran Danu Agoeslan pada Pemerintah agar Ekonomi Kembali Pulih

Menurut Danu lebih baik untuk memprioritaskan sektor kesehatan pada saat pandemi Covid-19 dan pada akhirnya baru ekonomi bakal berangsur kembali pulih.

POLITIK | 4 Maret 2021

Hasto: PDIP Siap Jadi Tuan Rumah Dialog Partai Politik Asia - Afrika

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menyatakan kesiapan partainya untuk menjadi tuan rumah dialog partai politik se-Asia dan Afrika.

NASIONAL | 4 Maret 2021

Survei: Puan Maharani, Peringkat Teratas Calon Pemimpin 2024

Tiga politikus muda dari PDIP masuk dalam posisi lima besar yaitu Puan Maharani, Ganjar Pranowo, dan Budiman Sudjatmiko.

POLITIK | 3 Maret 2021

KLB Partai Demokrat Bisa Munculkan Dualisme Kepengurusan

Secara politik, KLB Partai Demokrat bisa dilakukan jika sebagian besar pengurus di daerah meminta atau mengeluarkan surat diadakannya kongres

POLITIK | 3 Maret 2021

Indo Barometer: Secara Politik, KLB Partai Demokrat Bisa Digelar

Partai Demokrat hingga saat ini terus dirundung isu atau wacana pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB).

POLITIK | 3 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS