KPU: Beban Berat Pemilu-Pilkada 2024 di Penyelenggara Terdepan
Logo BeritaSatu

KPU: Beban Berat Pemilu-Pilkada 2024 di Penyelenggara Terdepan

Minggu, 21 Februari 2021 | 21:04 WIB
Oleh : Yustinus Paat / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pramono Ubaid Tanthowi mengakui beban berat penyelenggaraan pemilu, pilpres, dan pilkada secara serentak pada 2024 akan dirasakan penyelenggara pemilihan pada tingkat paling depan.

"Ujung beban beratnya di penyelenggara pemilu, terutama di jajaran paling depan, yakni KPPS (kelompok penyelenggara pemungutan suara), PPS (panitia pemungutan suara), dan ke atasnya," kata Pramono, dalam diskusi daring, Minggu (21/2/2021).

Menurut dia, KPU sebenarnya berperan lebih pada tataran regulasi, kemudian monitoring dan supervisi, tetapi secara teknis yang mengerjakan tahapan-tahapan pemilu adalah penyelenggara di tingkat kabupaten/kota ke bawah.

Pramono mencontohkan, pada Pemilu 2019 yang beririsan dengan Pilkada 2018 saja sudah banyak sekali tahapan yang berselang-seling pelaksanaannya.

"Hari ini rekapitulasi dukungan calon perseorangan pilkada, besoknya sudah pleno rekapitulasi verifikasi dukungan parpol. Jadi, betul-betul pekerjaan bertumpuk-tumpuk," ujarnya.

Pandangan serupa disampaikan Direktur Eksekutif Perludem Khoirunnisa Agustyati. Khoirunissa mengingatkan beban pekerjaan berat yang akan dipikul penyelenggara pemilihan jika pemilu, pilpres, dan pilkada digelar serentak.

"Tentu menjadi pekerjaan berat teman-teman penyelenggara pemilu selayaknya pilkada di tengah suasana pandemi," katanya.

Oleh karena itu, Khoirunnisa menyarankan penyelenggara pemilu untuk melakukan serangkaian simulasi dan pemetaan, sekaligus mitigasi karena tahapan-tahapan pemilihan nantinya akan sangat berhimpitan dalam satu tahun tersebut.

Apalagi, kata dia, jika pilpres nantinya harus dilaksanakan dalam dua putaran tentunya juga harus diantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya petugas kelelahan, dan sebagainya.

Namun, ia mengatakan proses simulasi dan pemetaan tahapan-tahapan dan dampaknya tersebut tidak bisa hanya dilakukan oleh KPU sendirian.

"Tentu Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu), DKPP (Dewan kehormatan Penyelenggara Pemilu), dan KPU harus duduk bersama," katanya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

DPD Dorong Percepatan Pembangunan Pelabuhan Terintegrasi di Maluku

Nono Sampono mendorong pemerintah untuk menyiapkan pembangunan pelabuhan yang terintegrasi dengan pusat kegiatan perikanan di Maluku

POLITIK | 21 Februari 2021

Ridwan Kamil: Perlu Pendekatan yang Spesifik agar Masyarakat Mau Divaksinasi Covid-19

Generasi Z, yakni usia 22-25 tahun, ternyata tingkat keengganannya untuk divaksin cukup tinggi dan harus diatasi dengan mencari pendekatan yang tepat.

POLITIK | 21 Februari 2021

Masih Banyak Warga yang Anggap Pemerintah Lebih-lebihkan Bahaya Covid-19

Sebanyak 36,7% responden menyatakan agak setuju dan 6,2% menyatakan sangat setuju "otoritas kesehatan masyarakat melebih-lebihkan bahaya Covid-19".

POLITIK | 21 Februari 2021

Tingkat Kepercayaan Rendah, Hanya 55% Masyarakat yang Mau Divaksinasi Covid-19

"Tingkat kepercayaan publik terhadap berbagai varian vaksin corona tampak rendah, secara umum lebih banyak yang kurang percaya," kata Burhanuddin.

POLITIK | 21 Februari 2021

Max Sopacua Keluar dari Partai Emas, Kader Demokrat Diminta Waspada

Kader-kader Partai Demokrat (PD) harus mewaspadai manuver Max Sopacua.

POLITIK | 20 Februari 2021

Tiga Sekjen PDIP Bertemu, Hasto: Ini Momen Langka

Tiga Sekretaris Jenderal (sekjen) PDI Perjuangan (PDIP) bertemu.

POLITIK | 20 Februari 2021

Subur Budhi Santoso Keberatan Namanya Dicatut dalam GPKPD

Subur Budhi Santoso keberatan namanya dicatut dalam Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan PD (GPKPD).

POLITIK | 20 Februari 2021

KPU Surabaya Tetapkan Eri Cahyadi-Armudji Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

Gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Wali Kota Surabaya Tahun 2020 yang dilayangkan pasangan calon Machfud Arifin-Mujiaman ditolak MK.

POLITIK | 19 Februari 2021

Siap Gantikan AHY, "Wanita Emas" Berjanji Majukan Demokrat

Hasnaeni "Wanita Emas" kembali menegaskan kesiapannya menjadi Ketua Umum Partai Demokrat menggantikan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

POLITIK | 20 Februari 2021

Resmi Menangi Pilkada Banggai, Amirudin Tamoreka: Ini Kemenangan Seluruh Rakyat

Amirudin Tamoreka dan Furqanuddin Masulili berkomitmen akan bekerja sebaik mungkin untuk membangun Banggai agar lebih baik.

POLITIK | 19 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS