PDIP: Perubahan UU Pilkada Belum Diperlukan
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 513.144 (-1.14)   |   COMPOSITE 6258.75 (-10.28)   |   DBX 1361.34 (-0.65)   |   I-GRADE 179.18 (-0.62)   |   IDX30 502.509 (-1.33)   |   IDX80 134.874 (0.02)   |   IDXBUMN20 393.542 (-2.05)   |   IDXESGL 138.721 (0.08)   |   IDXG30 140.869 (-0.28)   |   IDXHIDIV20 444.908 (-0.07)   |   IDXQ30 144.657 (-0.05)   |   IDXSMC-COM 296.3 (0.74)   |   IDXSMC-LIQ 351.212 (3.56)   |   IDXV30 132.413 (1.76)   |   INFOBANK15 1051.36 (-9.47)   |   Investor33 433.839 (-1.51)   |   ISSI 179.41 (0.06)   |   JII 608.801 (0.64)   |   JII70 214.954 (0.38)   |   KOMPAS100 1205.85 (-1.58)   |   LQ45 941.363 (-1.13)   |   MBX 1692.14 (-3.13)   |   MNC36 321.868 (-1.1)   |   PEFINDO25 321.871 (0)   |   SMInfra18 304.318 (3.57)   |   SRI-KEHATI 368.746 (-1.3)   |  

PDIP: Perubahan UU Pilkada Belum Diperlukan

Rabu, 27 Januari 2021 | 19:09 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / YUD

Jakarta - PDI Perjuangan (PDIP) memberikan sinyal tidak mendukung wacana adanya Pilkada 2022 dan 2023. Ketua DPP PDIP yang juga Anggota Komisi II DPR, Djarot Saiful Hidayat, mengatakan bahwa pascapelaksanaan Pilkada Serentak 2020, pihaknya setuju untuk melakukan evaluasi pelaksanaan. Hal ini guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan Pilkada dan kualitas demokrasi.

“Evaluasi Pilkada penting, namun belum mengarah pada urgensi perubahan UU Pilkada,” kata Djarot, Rabu (27/1/2021).

PDI Perjuangan berpendapat bahwa persoalan Pilkada lebih pada aspek pelaksanaan dan bukan pada substansi undang-undangnya.

“Atas dasar hal tersebut, sebaiknya Pilkada Serentak tetap diadakan pada tahun 2024. Hal ini sesuai dengan desain konsolidasi pemerintahan pusat dan daerah," kata Djarot.

"Pilkada Serentak 2024 yang diatur dalam UU Pilkada juga belum dijalankan, bagaimana perubahan akan dilakukan? Jadi dilaksanakan dulu tahun 2024, baru dievaluasi," tegas Djarot.

Dengan tidak adanya perubahan UU Politik, khususnya UU Pilkada tersebut, Djarot mengatakan PDIP melihat bahwa seluruh energi bangsa harusnya dapat difokuskan pada upaya mengatasi pandemi. Berikut mengatasi seluruh dampak akibatnya, khususnya di bidang perekonomian rakyat.

"Pemerintah dan DPR RI tidak perlu membuang-buang energi yang berpotensi muncul ketegangan politik akibat seringnya perubahan UU Pemilu. Lebih baik fokus kita mengurus rakyat agar segera terbebas dari Covid-19. Pelaksanaan Pilkada yang penting untuk dievaluasi, bukan perubahan UU-nya," pungkas Djarot.

Sebelumnya, PAN dan PPP juga menolak RUU Pemilu yang saat ini dibahas di Baleg DPR, di mana salah satu substansinya adalah Pilkada 2022 dan 2023 dilaksanakan menggantikan klasik sebelumnya tahun 2024.



Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sahroni Sarankan Mantan FPI Gabung ke NU atau Muhammadiyah

Eks anggota FPI disarankan gabung ke NU atau Muhammadiyah agar terhindar dari kelompok radikal.

POLITIK | 27 Januari 2021

KIPP Usulkan Pilkada Serentak 2024 Dihapus

Secara timing Pilkada 2024 dinilai kurang pas, karena berbarengan dengan Pileg dan Pilpres.

POLITIK | 27 Januari 2021

Nasdem Inginkan RUU Pemilu Tetap Dibahas

Nasdem masih mendukung proses revisi UU Pemilu yang drafnya masih belum selesai diharmonisasi oleh Badan Legislasi DPR.

POLITIK | 27 Januari 2021

Perludem: Pilkada Bersamaan dengan Pileg dan Pilpres Sangat Merepotkan

Perludem mengemukakan penyelenggaraan Pilkada Serentak bersamaan dengan Pileg dan Pilpres akan sangat merepotkan.

POLITIK | 27 Januari 2021

PPP Setuju Hentikan RUU Pemilu dan Tolak Pilkada 2022-2023

PPP tidak sepakat jika RUU Pemilu dilanjutkan karena bisa mengubah pilkada yang dijadwalkan pada 2024.

POLITIK | 27 Januari 2021

Hadapi Double Disruptions, Jokowi Akan Kebut Vaksinasi Massal

Pemerintah bekerja cepat untuk memperoleh ratusan juta dosis vaksin sesuai kebutuhan untuk 70% populasi masyarakat.

POLITIK | 27 Januari 2021

Ruas Tol Palembang Diresmikan, PDIP: Jawa-Sumatera Terkoneksi Tol Bukan Mimpi Lagi

PDIP mengapresiasi pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

POLITIK | 27 Januari 2021

Menparekraf: Pelaku Usaha Pariwisata Perlu Jadi Prioritas Penerima Vaksin

Lewat vaksinasi tersebut, diharapkannya dapat menambah kepercayaan masyarakat, khususnya wisatawan mancanegara untuk kembali berlibur ke Indonesia.

POLITIK | 27 Januari 2021

Gugat Hasil Pilgub Sumbar, Mulyadi: Saya Tidak Pernah Menyerah Mencari Keadilan

Calon Gubernur Sumatera Barat, Mulyadi menggugat hasil Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar ke Mahkamah Konstitusi.

POLITIK | 26 Januari 2021

Biden Jadi Presiden, RI Akan Tingkatkan Kerja Sama Green Economy, Hingga Pertahanan

Prioritas pertama adalah kerja sama ekonomi hijau (green economy) dan pembangunan berkelanjutan yang saling menguntungkan.

POLITIK | 26 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS