PGI Apresiasi Pilkada Serentak Sukses Digelar di Tengah Pandemi
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 526.524 (-11.32)   |   COMPOSITE 6376.76 (-85.96)   |   DBX 1366.47 (-4.13)   |   I-GRADE 184.394 (-4.05)   |   IDX30 516.608 (-10.51)   |   IDX80 138.726 (-2.53)   |   IDXBUMN20 405.249 (-8.22)   |   IDXESGL 142.142 (-2.59)   |   IDXG30 145.757 (-3.33)   |   IDXHIDIV20 455.745 (-7.55)   |   IDXQ30 148.268 (-2.8)   |   IDXSMC-COM 300.72 (-2.17)   |   IDXSMC-LIQ 363.064 (-5.5)   |   IDXV30 136.038 (-1.55)   |   INFOBANK15 1074.63 (-26.5)   |   Investor33 444.938 (-9.47)   |   ISSI 184.203 (-2.63)   |   JII 631.94 (-13.58)   |   JII70 222.617 (-4.41)   |   KOMPAS100 1239.85 (-24.1)   |   LQ45 968.215 (-19.75)   |   MBX 1728.57 (-26.45)   |   MNC36 329.564 (-6.33)   |   PEFINDO25 328.624 (-5.07)   |   SMInfra18 313.805 (-5.25)   |   SRI-KEHATI 378.364 (-8.61)   |  

PGI Apresiasi Pilkada Serentak Sukses Digelar di Tengah Pandemi

Minggu, 13 Desember 2020 | 10:36 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Pdt Gomar Gultom menyambut dengan rasa syukur atas berlangsungnya Pilkada serentak di 279 daerah pada 9 Desember 2020. Pilkada berlangsung dengan aman, lancar, dan dijalankan dengan protokol kesehatan Covid-19 yang baik.

Menurut Gomar, keberhasilan ini layak diapresiasi sebagai cermin solidaritas dan sinergi para penyelenggara pilkada, pemerintah pusat dan daerah serta seluruh rakyat dalam menjalankan salah satu instrumen demokrasi yang sangat penting.

"Saya atas nama Persekutuan Gereja-gereja Indonesia, mengucapkan syukur dan terima kasih kepada seluruh rakyat Indonesia atas keberhasilan penyelenggaraan pilkada ini. Apresiasi juga perlu disampaikan kepada KPU, Bawaslu dan pemerintah, khususnya Kementerian Dalam Negeri, yang secara proaktif dan antisipatif merencanakan dan merealisasikan secara terukur dan sistematis seluruh tahapan hajatan demokrasi ini di tengah pandemi Covid-19 sehingga dapat berjalan lancar dan tidak menciptakan klaster baru penyebaran Covid-19," kata Gomar, di Jakarta, Minggu (14/12/2020).

Sebelumnya, ada kehawatiran bahwa Pilkada 2020 yang digelar di tengah situasi pandemi Covid-19 mengancam keselamatan warga karena berpotensi menjadi tempat berkembangnya kluster-kluster baru penyebaran virus. Namun, menurut Gomar yang mengakui memantau prosesi di TPS melalui jaringan umat dan pengurus PGI di 270 daerah, penegakan secara ketat protokol kesehatan serta sosialisasi masif dari pemangku kepentingan tentang 3M, membuat kekhawatiran tersebut tidak terjadi.

Mengutip data Satgas Penanganan Covid-19 Nasional yang mengatakan tingkat kepatuhan protokol kesehatan Covid-19 dalam pelaksanaan pilkada di tengah pandemi ini yang sangat tinggi, berkisar di angka 89%-96%, Gomar mengatakan ini merupakan prestasi bersama bangsa Indonesia.

"Apresiasi patut disampaikan atas langkah-langkah pemerintah, dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri, yang dipimpin oleh Bapak Tito Karnavian, dengan sangat serius telah mendukung pelaksanaan Pilkada kali ini bukan hanya melalui anggaran, tetapi terlebih lagi dalam merumuskan dan mengimplementasikan regulasi Pilkada di pandemi Covid-19. Langkah-langkah tersebut telah mendongkrak kepercayaan publik untuk datang ke TPS melaksanakan tanggung jawabnya sebagai warga negara," kata Gomar.

Selain situasi kesehatan publik yang penuh tantangan, Pilkada 2020 juga dilaksanakan di tengah resesi ekonomi yang cukup berat. Namun keberhasilan pelaksanaan pilkada, dia harapkan menjadi spirit baru bagi masyarakat mengingat Indonesia telah menjadi satu dari sedikit negara di dunia yang berhasil melaksanakan pemilu di tengah pandemi Covid-19. Banyak dampak positif yang dapat dipetik dari suksesnya pilkada di luar proses demokratisasi lokal yaitu antara lain geliat ekonomi di 270 daerah serta perubahan perilaku masyarakat untuk terbiasa dengan new normal 3M serta bekerjanya mesin-mesin birokrasi bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat di daerah secara sinergi.

Menurut Gomar, pilkada merupakan hajatan demokrasi yang besar, spektakular, dengan tingkat kerumitan yang tinggi di tengah bencana kesehatan yang menjadi tantangan seluruh dunia. Keberhasilan pilkada menjadi cahaya harapan bagi seluruh rakyat, khususnya umat Kristen di seluruh Indonesia, bahwa negara kita berjalan dalam rel demokrasi di bawah pemerintahan yang efektif dan didukung rakyat.

"Keberhasilan Pilkada Serentak 9 Desember dengan partisipasi pemilih yang tidak surut di tengah pandemi, menandakan bahwa doa dan harapan rakyat, khususnya umat, dikabulkan. Umat merasa ikut bertanggung jawab dan berpengharapan pada terciptanya pemerintahan yang efektif, melalui paslon yang dipilihnya," kata Gomar.

Sebelumnya, Majelis Pengurus Harian (MPH) PGI telah menerbitkan pesan pastoral menjelang pilkada sebagai bekal umat untuk menentukan pilihan. Di antara pesan pastoral itu, PGI meminta kepada umat agar menggunakan hak pilih sebagai bentuk tanggung jawab iman dan kewarganegaraan.

Sebagai warga negara umat dipanggil untuk menjadikan pilkada sebagai sarana untuk mengembangkan kualitas demokrasi substansial demi terwujudnya kebaikan bersama.

Pesan pastoral itu juga meminta agar umat tidak tersandera oleh sikap yang pragmatis dan transaksional. Karena itu harus menjauhkan diri dari praktek-praktek menjual suaranya kepada calon kepala daerah demi alasan-alasan kebutuhan dana bagi pengembangan pelayanan atau pembangunan di lingkungan gereja.

Selain itu MPH PGI juga meminta umat untuk menghindari politik sektarian dan primordial, mengawasi setiap tahap pelaksanaan Pilkada dan memilih pemimpin berdasarkan jejak keteladanannya. Yang tidak kalah penting adalah menaati dengan ketat protokol kesehatan yang selama ini ditetapkan oleh otoritas kesehatan, di antaranya, protokol 3M.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Gubernur Sumut Pastikan Tidak Ada Pelanggaran Protokol Kesehatan Saat Pilkada

Kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan akan mempercepat penyelesaian pandemi Covid-19.

POLITIK | 13 Desember 2020

Ini Faktor Kunci Kemenangan Golkar di Pilkada

Kandidat memiliki komunikasi yang persuasif, matang dalam berpolitik dan diterima masyarakat di daerah pemilihan.

POLITIK | 13 Desember 2020

Kemenangan Bobby Menebus Kekalahan Jokowi di Medan

Faktor kemenangan Bobby lainnya akibat terbelahnya Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

POLITIK | 13 Desember 2020

Pimpinan Komisi III Siap Kawal Pemeriksaan Rizieq

Ahmad Sahroni siap mengawal proses hukum Rizieq Syihab untuk mencegah potensi kriminalisasi sepanjang penyelidikan dan penyidikan.

POLITIK | 12 Desember 2020

Hasil Real Count PKS, Idris - Imam Raih 55,57% Suara di Pilkada Depok 2020

Pasangan nomor urut 2 Idris - Imam yang diusungnya meraih 55,57% suara pemilih di Pilkada Depok tahun 2020.

NASIONAL | 12 Desember 2020

Hasto: Bali Masih Basis PDIP

Pilkada Serentak 2020 yang dilaksanakan di enam wilayah di Provinsi Bali semakin mengukuhkan bahwa Pulau Dewata adalah basis PDIP.

POLITIK | 12 Desember 2020

La Nyalla: DPD Kawal Aturan Turunan UU Cipta Kerja

Kemudahan investasi harus meningkatkan daya saing bagi daerah.

POLITIK | 12 Desember 2020

Gabung ke Partai Emas, Ini yang Akan Dilakukan Max Sopacua

Max Sopacua menyatakan bahwa dirinya siap mengabdi kepada Partai Emas.

POLITIK | 11 Desember 2020

Gabung Partai Emas, Max Sopacua Jadi Ketua Dewan Pembina

Max Sopacua resmi bergabung ke Partai Emas dan diangkat sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Emas.

POLITIK | 11 Desember 2020

Ibas Pastikan Penerimaan Program KIP Kuliah di Pacitan Bebas Hambatan

Edhie Baskoro Yudhoyono (EBY) memantau jalannya Program Kartu Indonesia Pintar Kuliah di Pacitan (10/12/2020).

POLITIK | 11 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS