Boni Hargens Apresiasi Ketegasan Pangdam Jaya terhadap FPI
INDEX

BISNIS-27 545.471 (-7.6)   |   COMPOSITE 6413.89 (-106.77)   |   DBX 1221.71 (-6.51)   |   I-GRADE 188.988 (-3.35)   |   IDX30 542.994 (-9.18)   |   IDX80 145.925 (-3.17)   |   IDXBUMN20 438.706 (-13.3)   |   IDXESGL 150.111 (-3.04)   |   IDXG30 148.081 (-3.15)   |   IDXHIDIV20 477.43 (-7.88)   |   IDXQ30 153.853 (-2.35)   |   IDXSMC-COM 293.749 (-6.8)   |   IDXSMC-LIQ 373.577 (-15.72)   |   IDXV30 149.364 (-4.83)   |   INFOBANK15 1084.54 (-8.19)   |   Investor33 464.502 (-6.89)   |   ISSI 189.074 (-4.16)   |   JII 668.709 (-17.74)   |   JII70 233.837 (-6.47)   |   KOMPAS100 1296.34 (-25.94)   |   LQ45 1011.21 (-19.63)   |   MBX 1772.39 (-32.57)   |   MNC36 342.942 (-5.12)   |   PEFINDO25 336.865 (-11.6)   |   SMInfra18 332.042 (-9.57)   |   SRI-KEHATI 396.816 (-5.25)   |  

Boni Hargens Apresiasi Ketegasan Pangdam Jaya terhadap FPI

Jumat, 20 November 2020 | 19:45 WIB
Oleh : Yustinus Paat / FMB

Jakarta, Beritasatu.com – Pakar Politik Boni Hargens mengapresiasi ketegasan Pangdam Jaya, Mayjen TNI Dudung Abdurachman yang telah memerintahkan jajarannya untuk menurunkan semua spanduk ataupun baliho yang memasang wajah Pimpinan FPI Rizieq Syihab. Bahkan, kata Boni, Dudung menengarai kemungkinan FPI dibubarkan jika negara menilai itu harus dilakukan. Berbagai video penurunan baliho oleh aparat TNI telah menuai pujian dan apresiasi dari berbagai kalangan masyarakat.

“Saya melihat itu sebagai preseden yang baik sekali dan patut kita apresiasi. TNI adalah tulang punggung negara ini. Ketegasan Pangdam Jaya memulihkan kebanggaan dan kecintaan publik terhadap TNI dan menumbuhkan rasa aman yang tentunya sangat dibutuhkan setiap warga negara saat ini,” ujar Boni Hargens dalam keterangannya, Jumat (20/11/2020).

Boni menilai ketegasan Pangdam Jaya memperkuat langkah tegas dan berani kepolisian yang secara resmi telah meminta pertanggungjawaban hukum dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan jajaran serta pimpinan FPI terkait kegiatan pengumpulan massa besar-besaran di beberapa tempat khusunya di Petamburan, Jakarta Pusat pada 14 November 2020.

“Langkah kepolisian ibarat lilin yang menyala di ujung terowongan. Ada harapan bagi masyarakat bahwa tidak ada ormas apapun yang kebal hukum di negara ini. Dan kita bersyukur, hal ini diperkuat dengan langkah tegas TNI melalui Pangdam Jaya dalam menjaga bangsa dan negara,” tandas doktor lulusan Amerika Serikat yang juga pernah mengenyam Pendidikan di Universitas Humboldt, Berlin, Jerman itu.

Menurut Boni, ketegasan TNI merupakan suatu bentuk dukungan bagi upaya penegakan hukum yang transparan, konsisten, dan kuat di level institusi kepolisian. Rakyat Indonesia, kata dia, tidak ingin negara ini dikooptasi oleh kekuatan non-formal seperti ormas garis keras yang selalu mengusung politik identitas untuk melemahkan wibawa negara dan merusak tatanan demokrasi.

“Sikap tegas TNI-Polri merupakan representasi sikap negara yang ideal sebagai negara hukum yang berwibawa. TNI dan Polri adalah ujung tombak dalam merespons ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan terhadap negara. Hal itu harus terus kita apresiasi dan dukung,” ungkap Boni.

Direktur Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) tersebut juga mengapresiasi kehadiran pasukan khusus TNI di wilayah Petamburan, persisnya di sekitar markas FPI. Menurut dia, langkah TNI merupakan peringatan terhadap ormas-ormas yang mengganggu NKRI.

“Itu adalah sinyal keras bagi semua kelompok ormas yang mengusung narasi dan aksi radikal selama ini. Pratanda bahwa masih ada TNI di negara ini yang siap setiap saat menjaga rakyat dan NKRI. Maka, tidak ada ormas yang boleh melampaui hukum, apalagi menghina negara,” pungkas Boni.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Moeldoko Tegaskan Akun Facebook Bernama Dirinya Palsu

Akun resmi Kepala Staf Kepresidenan RI ialah https://www.facebook.com/DrMoeldoko. Akun resmi ini diikuti oleh lebih dari 162.000 followers.

POLITIK | 20 November 2020

Mendagri: Pencopotan Kepala Daerah Jika Melanggar UU

Tito Karnavian mengemukakan pencopotan kepala daerah bisa dilakukan jika yang bersangkutan melanggar Undang-Undang (UU) yang telah ditetapkan.

POLITIK | 20 November 2020

PKB kepada Rizieq: Jadilah Penceramah yang Baik Seperti Wali Songo

Dia mengingatkan sosok seperti Rizieq sebaiknya mengikuti sosok Wali Songo yang berdakwah dengan tidak ada ancaman, provokasi, ujaran-ujaran kebencian.

POLITIK | 20 November 2020

Mendagri Tidak Bisa Serta-merta Pecat Kepala Daerah

Harus ada putusan MA dulu dan tidak bisa langsung dipecat atau dicopot.

POLITIK | 20 November 2020

Fahri Hamzah: Isu Politik Identitas untuk Memecah Belah Rakyat

Dalam proses demokrasi tidak bisa melarang siapa pun maju dalam kontestasi pilkada.

POLITIK | 20 November 2020

Calon Petahana Walkot Semarang Hadiri Debat Publik

Calon petahana Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi bersama wakilnya Hevearita mengikuti debat publik perdana Pemilihan Wali Kota Semarang.

POLITIK | 19 November 2020

Kenaikan Elektabilitas dalam Masa Kampanye Sulit Dilakukan

Peningkatan elektabilitas di masa kampanye, atau ketika jeda sebelum waktu pemilihan, sangat sulit terjadi.

NASIONAL | 19 November 2020

Disinyalir Ada Kekuatan Politik Manfaatkan Sentimen Agama

Politisasi agama merupakan cara yang buruk dan berbahaya jika digunakan untuk memprovokasi.

POLITIK | 19 November 2020

Kejaksaan Berkomitmen Amankan Kegiatan Pembangunan Strategis

Pengamanan pembangunan strategis merupakan bagian dari peran intelijen penegakan hukum dalam melakukan upaya pencegahan.

POLITIK | 19 November 2020

Djarot: Kalah Debat Pilwalkot Surabaya, Ada yang Terapkan Strategi Pecah Belah

Djarot Saiful Hidayat menyebut calon Wali Kota Surabaya Machfud Arifin (MA) kurang begitu paham pemerintahan yang baik dan memakai strategi pecah belah.

POLITIK | 19 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS