Elektabilitas PDIP, PSI, dan PKS Meningkat
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 526.524 (-11.32)   |   COMPOSITE 6376.76 (-85.96)   |   DBX 1366.47 (-4.13)   |   I-GRADE 184.394 (-4.05)   |   IDX30 516.608 (-10.51)   |   IDX80 138.726 (-2.53)   |   IDXBUMN20 405.249 (-8.22)   |   IDXESGL 142.142 (-2.59)   |   IDXG30 145.757 (-3.33)   |   IDXHIDIV20 455.745 (-7.55)   |   IDXQ30 148.268 (-2.8)   |   IDXSMC-COM 300.72 (-2.17)   |   IDXSMC-LIQ 363.064 (-5.5)   |   IDXV30 136.038 (-1.55)   |   INFOBANK15 1074.63 (-26.5)   |   Investor33 444.938 (-9.47)   |   ISSI 184.203 (-2.63)   |   JII 631.94 (-13.58)   |   JII70 222.617 (-4.41)   |   KOMPAS100 1239.85 (-24.1)   |   LQ45 968.215 (-19.75)   |   MBX 1728.57 (-26.45)   |   MNC36 329.564 (-6.33)   |   PEFINDO25 328.624 (-5.07)   |   SMInfra18 313.805 (-5.25)   |   SRI-KEHATI 378.364 (-8.61)   |  

Survei indEX Research

Elektabilitas PDIP, PSI, dan PKS Meningkat

Senin, 16 November 2020 | 16:57 WIB
Oleh : Hotman Siregar / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Dalam tiga bulan terakhir partai-partai politik mengalami penurunan elektabilitas. Hanya tiga parpol yang naik elektabilitasnya, yaitu PDI Perjuangan (PDIP), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Temuan survei Indonesia Elections and Strategic (indEX) Research menunjukkan PDIP tetap unggul dengan elektabilitas 31,5%. PSI meraih elektabilitas 4,8%, sedangkan PKS sebesar 5,5%.

“Di tengah penurunan elektabilitas partai-partai politik, hanya PDIP, PSI, dan PKS yang mengalami kenaikan elektabilitas,” ungkap Direktur Eksekutif indEX Research Vivin Sri Wahyuni dalam paparan surveynya di Jakarta, Senin (16/11/2020).

Dibandingkan dengan survei sebelumnya, elektabilitas PDIP sebesar 28,7% pada Februari, naik menjadi 33,1% (Mei), turun menjadi 30,4% (Agustus), dan kini 31,5%. Sementara PSI 2,5%-4,1%-4,7%-4,8%, sedangkan PKS 5,1%-6,3%-5,4%-5,5%.

Urutan setelah PDIP adalah Gerindra (14,3%-14,7%-13,8%-13,4%) dan Golkar (9,4%-8,7%-8,2%-8%). Lalu PKB (6,2%-5,5%-5,3%-5,1%) dan Nasdem (2,6%-3,9%-4,1%-3,7%).

Berikutnya Partai Demokrat (3,5%-3,3%-3,4%-3,2%), PPP (3%-2,9%-2,2%-2%), dan PAN (1,3%-1,5%-1,9%-1,7%). Selebihnya adalah parpol papan bawah yang elektabilitasnya berada di bawah 1%.

Survei Index Research dilakukan pada 8-12 November 2020 terhadap 1200 orang mewakili seluruh provinsi di Indonesia, dilakukan melalui telepon kepada responden yang dipilih acak dari survei sebelumnya sejak 2018. Margin of error ±2,9%, pada tingkat kepercayaan 95%.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemilu Serentak 2024 Dinilai Lebih Banyak Mudarat Dibandingkan Manfaatnya

DPR mempertimbangkan untuk membatalkan Pemilu Serentak 2024 dan akan menerapkan pemilu nasional dan daerah.

POLITIK | 17 November 2020

Basarah: Rasulullah Melarang Keras Mendoakan Orang Cepat Wafat

Doa tokoh FPI dinilai bertentangan dengan akhlakul karimah yang diajarkan Nabi Muhammad SAW.

POLITIK | 17 November 2020

Usulan Angka Parliamentary Threshold Masih Berbeda-beda

Usulan angka parliamentary threshold (PT) atau ambang batas parlemen untuk Pemilu 2024 masih berbeda-beda.

POLITIK | 17 November 2020

Masinton Kecam Doa supaya Orang Kena Musibah

Anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Masinton Pasaribu mengecam adanya doa agar orang terkena musibah.

POLITIK | 17 November 2020

Soroti Doa Umur Pendek, Sahroni: Jelas Provokasi dan Ujaran Kebencian

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni menyoroti doa yang dibawakan tokoh FPI, Idrus Jamalullail dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW, belum lama ini.

POLITIK | 17 November 2020

Mahfud MD: Melakukan Kerumunan Tanpa Prokes Bisa Berakibat Fatal

"Orang yang sengaja melakukan kerumunan massa tanpa mengindahkan protokol kesehatan berpotensi menjadi 'pembunuh potensial' terhadap kelompok rentan."

POLITIK | 17 November 2020

HUT Ke-6, Plt Ketum PSI Beri 6 Instruksi kepada Seluruh Kader

Momen ulang tahun saat tepat bagi PSI menegaskan diri bahwa partai politik harus selalu kembali ke rakyat, dan membantu secara konkret di masa sulit.

POLITIK | 16 November 2020

Wacana DPR Review Pemilu Serentak 2024 Tuai Dukungan

Direktur Eksekutif Indopolling Network, Wempy Hadir, mendukung langkah DPR yang mempunyai rencana untuk me-review kembali rencana Pemilu Serentak 2024.

POLITIK | 16 November 2020

Nurul Arifin Usul 30% Caleg Perempuan Harus di Nomor Urut 1

Menurut Nurul, parpol harus meletakkan minimal 30 persen caleg perempuan pada nomor urut 1 saat pemilu.

POLITIK | 16 November 2020

Nurul Arifin Minta Pembahasan RUU Ketahanan Keluarga Dihentikan

Menurut Nurul Arifin, RUU Ketahanan Keluarga belum terlalu penting untuk dibahas lebih lanjut.

POLITIK | 16 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS