Soroti Doa Umur Pendek, Sahroni: Jelas Provokasi dan Ujaran Kebencian
INDEX

BISNIS-27 548.602 (-3.13)   |   COMPOSITE 6429.76 (-15.87)   |   DBX 1210.46 (11.26)   |   I-GRADE 190.638 (-1.65)   |   IDX30 545.485 (-2.49)   |   IDX80 146.318 (-0.39)   |   IDXBUMN20 442.834 (-4.13)   |   IDXESGL 150.48 (-0.37)   |   IDXG30 147.901 (0.18)   |   IDXHIDIV20 478.779 (-1.35)   |   IDXQ30 155.036 (-1.18)   |   IDXSMC-COM 294.681 (-0.93)   |   IDXSMC-LIQ 376.202 (-2.63)   |   IDXV30 149.629 (-0.27)   |   INFOBANK15 1097.88 (-13.34)   |   Investor33 466.613 (-2.11)   |   ISSI 189.631 (-0.56)   |   JII 670.82 (-2.11)   |   JII70 234.975 (-1.14)   |   KOMPAS100 1301.99 (-5.65)   |   LQ45 1014.85 (-3.65)   |   MBX 1779.94 (-7.55)   |   MNC36 344.694 (-1.75)   |   PEFINDO25 341.155 (-4.29)   |   SMInfra18 331.858 (0.18)   |   SRI-KEHATI 398.709 (-1.89)   |  

Soroti Doa Umur Pendek, Sahroni: Jelas Provokasi dan Ujaran Kebencian

Selasa, 17 November 2020 | 10:08 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / CAR

Jakarta, Beritasatu.com – Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni menyoroti doa yang dibawakan tokoh FPI, Idrus Jamalullail dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW, belum lama ini. Idrus mendoakan agar Presiden Joko Widodo dan Presiden Kelima Megawati Soekarnoputri mendapat umur pendek.

Menurut Sahroni, pernyataan Idrus tersebut merupakan provokasi dan ujaran kebencian terhadap pemimpin di Tanah Air.

“Hal ini jelas merupakan provokasi dan ujaran kebencian yang parah. Lebih parah karena ini ditujukan untuk Presiden saat ini, dan Presiden Kelima kita,” ujar Sahroni dalam keterangannya, Selasa (17/11/2020).

Sahroni juga menyebut bahwa pernyataan tersebut tidak mencerminkan ajaran Nabi Muhammad SAW maupun contoh pemimpin umat yang baik bagi masyarakat.

“Saya juga ingin mengingatkan agar ulama maupun pemuka agama atau siapapun yang punya massa, hendaklah berkata-kata yang baik. Ceramah yang menyejukkan, tidak memprovokasi. Berilah contoh yang baik bagi umat,” ujar Sahroni.

Legislator asal Tanjung Priok ini menambahkan, bahwa kalaupun ada pihak yang memang dinilai membuat kesalahan, maka sebaiknya kritikan disampaikan secara santun dan pihak yang bersangkutan agar didoakan agar bisa menjadi lebih baik.

“Harusnya kalau memang ada yang dinilai berbuat kesalahan, hendaknya didoakan agar lebih baik, bukannya didoakan yang jelek-jelek. Ajaran agama kan jelas, enggak boleh itu ngedoain jelek. Itu bukan doa, tetapi sumpah serapah. Allah juga enggak akan mengabulkan,” kata Sahroni.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Mahfud MD: Melakukan Kerumunan Tanpa Prokes Bisa Berakibat Fatal

"Orang yang sengaja melakukan kerumunan massa tanpa mengindahkan protokol kesehatan berpotensi menjadi 'pembunuh potensial' terhadap kelompok rentan."

POLITIK | 17 November 2020

HUT Ke-6, Plt Ketum PSI Beri 6 Instruksi kepada Seluruh Kader

Momen ulang tahun saat tepat bagi PSI menegaskan diri bahwa partai politik harus selalu kembali ke rakyat, dan membantu secara konkret di masa sulit.

POLITIK | 16 November 2020

Wacana DPR Review Pemilu Serentak 2024 Tuai Dukungan

Direktur Eksekutif Indopolling Network, Wempy Hadir, mendukung langkah DPR yang mempunyai rencana untuk me-review kembali rencana Pemilu Serentak 2024.

POLITIK | 16 November 2020

Nurul Arifin Usul 30% Caleg Perempuan Harus di Nomor Urut 1

Menurut Nurul, parpol harus meletakkan minimal 30 persen caleg perempuan pada nomor urut 1 saat pemilu.

POLITIK | 16 November 2020

Nurul Arifin Minta Pembahasan RUU Ketahanan Keluarga Dihentikan

Menurut Nurul Arifin, RUU Ketahanan Keluarga belum terlalu penting untuk dibahas lebih lanjut.

POLITIK | 16 November 2020

Lazarus: Doa Penuh Kebencian Petinggi FPI Takkan Dikabulkan Tuhan

Menurut Lazarus doa yang penuh dengan kebencian tidak akan dikabulkan Tuhan.

POLITIK | 16 November 2020

Ganjar Temani Bobby Blusukan di Medan

Ganjar bersama Bobby, menyempatkan diri meninjau Pajak Ikan Lama, Kota Tua di Kesawan Jalan Pemuda Medan, Lapangan Merdeka.

POLITIK | 16 November 2020

Indef: Netizen Tidak Puas, 5 Isu Ini Perlu Diperhatikan Jokowi

Sentimen negatif terkait Jokowi: RUU Cipta Kerja, penanganan pandemi, dinasti politik, pilkada masa pandemi, utang luar negeri.

POLITIK | 15 November 2020

Sosialisasi Empat Pilar MPR Dinilai Perlu Terus Dilaksanakan

Peran guru sangat efektif untuk menyosialisasikan Empat Pilar MPR.

POLITIK | 15 November 2020

Sirekap Sebatas Alat Bantu, Hadar Ingatkan Potensi Kekacauan

Hadar memberi contoh pengalaman menggunakan Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) pada Pemilu 2019.

POLITIK | 15 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS