Wajar, Penunjukan Prabowo Pimpin Program Lumbung Pangan Nasional
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

Wajar, Penunjukan Prabowo Pimpin Program Lumbung Pangan Nasional

Senin, 13 Juli 2020 | 20:54 WIB
Oleh : Yeremia Sukoyo / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Jokowi telah menunjuk Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto sebagai pemimpin program Lumbung Pangan Nasional. Penunjukan Menhan karena ketahanan pangan dianggap cukup penting bagi Indonesia dalam menghadapi berbagai persoalan ke depan.

Namun, di sisi lain, banyak kalangan melihat bahwa penunjukkan itu sebagai panggung bagi Prabowo untuk kembali bertarung di Pilpres 2024.

Menyingkapi kondisi ini, Ketua DPP Partai Nasdem, Willy Aditya, menjelaskan, pada prinsipnya Partai Nasdem sepakat bahwa program ketahanan pangan sangat penting, bukan hanya dalam menghadapi pandemi Covid-19 semata.

"Ketahanan pangan ini penting sebagai bagian dari sistem pertahanan semesta yang komprehensif," kata Willy Aditya, di Jakarta, Senin (13/7/2020).

Terkait persoalan siapa yang memimpin, dirinya pun menganggap wajar jika program tersebut menjadi bagian kerja dari Kementerian Pertahanan.

"Jadi ketahanan negara ini bukan semata soal perang. Negara lain juga mengembangkan sistem pertahanan lebih jauh dari sekedar perang, dia bisa meliputi pendidikan, pembangunan infrastruktur, industri, teknologi, energi termasuk pangan," ujarnya.

Dirinya pun mengajak semua pihak untuk berpikiran terbuka dan selalu mengait-ngaitkan segala sesuatunya dengan Pilpres. Apalagi, selama ini pemerintah Indonesia memang terus melakukan segala cara untuk membawa Indonesia menjadi lebih baik.

"Jangan kita berpikir konspiratif bahwa kalau Prabowo yang ditunjuk maka akan menjadi modal capres. Politik kita itu cair kok. Program ketahanan pangan ini jauh lebih penting ketimbang politik kekuasaan semata," ujarnya.

Menurutnya, kepemimpinan Menhan juga penting dalam kerangka mengoptimalkan tugas TNI di luar perang. Jaringan TNI yang luas bisa menjadi kekuatan besar untuk menjalankan program.

"Namun juga program ini harus dijalankan dengan koordinasi dengan kementerian teknis, Kementerian Pertanian salah satunya," ungkap Willy.

Untuk mencapai hasil maksimal, kerja kementerian itu tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Harus ada koordinasi yang erat agar tujuan menciptakan kesejahteraan dan keselamatan rakyat dapat terpenuhi.



Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pengamat: Jabatan Tambahan Prabowo untuk Dongkrak Popularitas

Ray Rangkuti melihat pemberian jabatan tambahan kepada Prabowo Subianto dari Presiden Jokowi sebagai bagian dari upaya mendongkrak kembali popularitas Prabowo.

POLITIK | 13 Juli 2020

Partai Emas Resmi Didirikan

Partai Emas berjanji akan menyejahterakan rakyat Indonesia.

POLITIK | 13 Juli 2020

Bawaslu: Kriminalisasi Pemilu Harus Dihentikan

Pelanggaran dalam Pemilu atau Pilkada hendaknya tidak semua dibawa ke hukum pidana pemilu.

POLITIK | 13 Juli 2020

10 Kelompok Tani Hutan NTT Dapat Bantuan Rp 500 Juta

Politisi PDI-P, bekerja sama dengan KLHK membantu 10 kelompok tani hutan di daerah pemilihannya, NTT. Masing-masing kelompok tani mendapat bantuan Rp 50 juta.

POLITIK | 13 Juli 2020

Masih Ada Menteri Bekerja di Bawah Ekspektasi Presiden

Jika masih ada menteri yang bekerja biasa-biasa saja, maka Jokowi memang akan melakukan perombakan atau reshuffle kabinet.

POLITIK | 12 Juli 2020

Golkar Klaim Tanpa Mahar di Pilkada 2020

Setiap bakal calon kepala daerah di Pilkada 2020 ditetapkan berdasarkan hasil survei oleh lembaga independen.

POLITIK | 12 Juli 2020

Airlangga: Menangkan Pilkada untuk Sukses Pileg 2024

Menurut Airlangga, kesuksesan di Pilkada akan membantu kemenangan pada Pileg 2024.

POLITIK | 12 Juli 2020

KPU Pastikan Petugas PPS Terpapar Covid-19 Akan Diganti

Pekerjaan yang ditinggalkan akan dialihkan kepada petugas lain.

POLITIK | 12 Juli 2020

RUU PIP Jaga Eksistensi Pancasila Sebagai Ideologi dan Identitas Indonesia

Pengaturan PIP ke dalam Undang-undang dinilai menemukan urgensinya di masa sekarang.

NASIONAL | 12 Juli 2020

Pakar: BPIP Perlu Payung Hukum Berupa UU

BPIP perlu payung hukum.

NASIONAL | 11 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS