Pengamat: Jokowi Ikuti Saran Rizal Ramli soal Dampak Covid-19 terhadap Perekonomian

Pengamat: Jokowi Ikuti Saran Rizal Ramli soal Dampak Covid-19 terhadap Perekonomian
Rizal Ramli (Foto: Beritasatu)
Asni Ovier / AO Selasa, 24 Maret 2020 | 16:33 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies Jerry Massie mengapresiasi sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang pada akhirnya mau mengikuti sebagian saran ekonom senior, Rizal Ramli, dalam mengatasi dampak virus corona (Covid-19) terhadap perekonomian Indonesia.

Sebelumnya, dalam salah satu acara di televisi swasta, Selasa (17/3/2020), Rizal Ramli menyarakan pemerintah untuk melakukan realokasi APBN 2020 agar dampak Covid-19 terhadap perekonomian Indonesia bisa ikurangi. “Stop proyek-proyek infrastruktur besar 2020. Harus berani, jangan gengsi. Alokasikan anggaran hanya untuk sektor kesehatan, makanan, dan daya beli rakyat miskin,” ujar Rizal Ramli.

Jerry berpendapat, kini Presiden Jokowi sudah mulai bergerak persis sesuai saran Rizal Ramli yang juga mantan Menko Maritim itu, terutama dalam hal realokasi anggaran pemerintahan untuk tiga sektor, yakni kesehatan, pangan, dan daya beli.

"Pertama, untuk mengalokasikan (realokasi) anggaran di sektor kesehatan. Tiga hari setelah Rizal Ramli bicara di TV, Presiden Jokowi akhirnya pada 20 Maret 2020 menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 20 tahun 2020. Inpres tersebut tentang refocussing kegiatan, realokasi anggaran, serta pengadaan barang dan jasa dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 yang ditujukan untuk seluruh kementerian-lembaga dan pemda," kata Jerry Massie di Jakarta, Rabu (25/3/2020).

Kedua, sambung Jerry, untuk sektor pangan, sehari setelah Rizal Ramli berbicara di TV, pada Rabu (18/3/2020), Presiden Jokowi langsung blusukan ke gudang Bulog untuk memastikan ketersediaan bahan pangan, terutama beras dan meminta Dirut Bulog segera melakukan operasi pasar.

"Ketiga, untuk daya beli masyarakat miskin, pada 22 Maret 2020, empat hari setelah Rizal Ramli bicara, Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman akhirnya menyatakan, pemerintah akan menjamin perekonomian masyarakat yang terdampak wabah Covid-19," kata Jerry.

Melihat dari fakta bahwa kebijakan Presiden Jokowi dalam menangani dampak Covid-19 terhadap perekonomian Indonesia, yang ternyata selaras dengan usulan Rizal Ramli, Jerry lantas mempertanyakan kinerja para menteri di bidang ekonomi dalam memberi kontribusi mengatasi persoalan ekonomi yang sangat serius.

"Bila benar ternyata Jokowi diam-diam (tanpa kasih kredit) mengikuti arahan Rizal Ramli yang bukan bagian pemerintah, lalu selama ini apa kerja para menteri ekonomi?" kata Jerry.

Dia berpendapat, di tengah perekonomian yang sedang dirundung masalah, Presiden Jokowi sebenarnya sangat merindukan sosok Rizal Ramli yang memiliki banyak terobosan dalam melewati badai perekonomian yang sedang mengguncang negeri ini.

"Bukan saja dampak ekonomi dari virus corona, krisis ekonomi, dan rupiah terpuruk pun Pak Rizal bisa membantu lewat sudut pandang pemikirannya. Saya percaya Jokowi merindukan sosok pemikir seperti Rizal Ramli. Dia adalah ekonom nomor satu Indonesia yang paham banyak hal, mulai dari finansial, manajemen operasional, serta ekonomi makro dan mikro," ujarnya.



Sumber: BeritaSatu.com