Airlangga: Ketidakpastian Global Dihadapi dengan Perkuat Politik Nasional

Airlangga: Ketidakpastian Global Dihadapi dengan Perkuat Politik Nasional
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto bersama Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin menghadiri focus group discussion (FGD) fraksi Partai Golkar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/2/2020). (Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono)
Robert Wardy / WM Senin, 9 Maret 2020 | 16:13 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar menerima kunjungan dari DPP Partai Nasdem di kantor pusat Golkar, Jalan Anggrek Neli, kawasan Slipi, Jakarta Barat, Senin (9/3/2020).

Rombongan Partai Nasdem dipimpin Ketua Umum (Ketum) Surya Paloh. Tampak mendampingi Surya adalah Sekjen Nasdem yang juga Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Johnny G Plate. Kemudian tampak pula Ketua Dewan Penasihat Nasdem Siswono Yudo Husodo dan Majelis Tinggi DPP Nasdem Lestari Moerdijat.

Rombongan ini diterima Ketum PG Airlangga Hartarto, Sekjen Lodewijk Freidrich Paulus, Wakil Ketua Umum Ahmad Doli Kurnia, Menteri Perindustrian yang juga Wakil Ketua Umum Agus Gumiwang Kartasasmita, serta sejumlah penggurus DPP PG.

Airlangga menjelaskan pertemuan dengan jajaran Nasdem hanya silaturahmi biasa. Pertemuan itu untuk membuat suasana cair antar partai-partai politik, baik yang ada di pemerintah maupun di luar pemerintah.

“Yang di luar pemerintah beberapa kali kan sudah ada pertemuan juga. Nanti akan dijadwalkan dengan PAN minggu ini juga,” kata Airlangga.

Menurutnya, pertemuan terutama membahas masalah bangsa dan negara. Jika menyangkut kepentingan nasional, tiap partaisepakat tidak boleh ada perbedaan.

“Jadi national interest, kepentingan nasional. Dengan partai-partai ini tidak ada perbedaan terkait kepentingan nasional,” ujar Airlangga yang juga Menko Perekonomian.

Dia menegaskan, dalam ketidakpastian ekonomi global seperti sekarang, silahturami antar partai politik sangat penting. Silahturami untuk memperkuat politik nasional dalam menghadapi berbagai ancaman dari luar. Jika politik nasional kuat dan solid, ancaman krisis global dapat dihadapi bersama dengan baik.

“Ditengah ketidakpastian global economy, kita punya politik yang kuat dan solid untuk menghadapi ketidakpastian ini. Dengan politik yang kuat tentu kita bisa dorong kebijakan-kebijakan publik yang lebih baik,” tegas Airlangga.

Saat ditanya apakah dirinya diutus Presiden Jokowi untuk bertemua pimpinan partai politik, dia ungkapkan, apa yang dilakukanbertujuan untuk menyukseskan program-program pemerintah. Setiap tugas menyukseskan program, selalu dikomunikasikan dengan presiden.

“Jadi pertama tentu semua kami sampaikan ke Pak Presiden bahwa komunikasi terus dijalin terutama untuk selesaikan program-program pemerintah ke depan. Dan terkait dengan partai yang tergabung di dalam pemerintah kan sudah tersosialisasikan dengan baik,” tutup Airlangga.



Sumber: BeritaSatu.com