Pilkada 2020, Putri Wapres Berpotensi Borong Rekomendasi Parpol

Pilkada 2020, Putri Wapres Berpotensi Borong Rekomendasi Parpol
Wakil Presiden (Wapres), Ma’ruf Amin, berfoto bersama putrinya, Hj Siti Nur Azizah, yang merupakan salah satu bakal calon Wali Kota Tangerang Selatan. ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Feriawan Hidayat / FER Selasa, 25 Februari 2020 | 11:39 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Potensi bakal calon (Bacalon) Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Siti Nur Azizah, memborong rekomendasi dukungan partai politik (Parpol) di Pilkada 2020 dinilai terbuka lebar.

Baca Juga: Pilkada 2020, Parpol Diminta Dorong Figur Milenial

Siti Nur Azizah yang notabene merupakan putri Wakil Presiden (Wapres), Ma’ruf Amin, menjadi salah satu magnet untuk bisa mendapatkan dukungan dari parpol, khususnya anggota koalisi di pemerintahan.

Pengamat Politik Universitas Hasanuddin (Unhas), Andi Ali Armunanto, mengemukakan, Siti Nur Azizah, akan mendapatkan keuntungan elektoral dari nama dan popularitas Ma'ruf Amin.

Kondisi tersebut, lanjut Ali, menjadikan Siti Nur Azizah akan lebih mudah untuk dikenal dan dipilih oleh masyarakat. Hal ini tentu memberikan efek positif.

Baca Juga: Lima Bacalon Walkot Tangsel Masuk Google Trends

"Posisi Ma'ruf Amin sebagai Wapres tentu juga memiliki pengaruh terhadap parpol koalisi pendukung yang berada dalam lingkaran kekuasaan. Tentu ini akan menjadi bargaining bagi parpol,” jelas Ali, dalam keterangan pers yang diterima Beriatsatu.com, di Jakarta, Selasa (25/2/2020).

Menurut Ali, potensi pemberian rekomendasi ini juga untuk menjaga hubungan baik parpol koalisi pendukung pemerintah dengan Ma’ruf Amin.

"Tentu saja, saya rasa dukungan parpol juga pasti mengharapkan imbal balik dari posisi Ma'ruf sebagai Wapres. Ada etika politik antara pimpinan parpol pendukung dengan Wapres yang harus dijaga,” tegas Ali.

Baca Juga: Pilkada 2020 Perlu Perhatikan Kearifan Lokal

Sementara, pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Zaki Mubarak, juga menyebut peluang Siti Nur Azizah di Pilkada Tangsel terbuka lebar.

"Tidak mesti dipahami sebagai uang. Parpol pengusung akan minta jatah setidaknya jadi wakil wali kota. Sampai hari inipun masih belum jelas parpol apa yang akan mengusung Siti Nur Azizah, tampaknya masih ada negosiasi yang alot dan belum deal," tutur Zaki.

Meski begitu, kata Zaki, Siti Nur Azizah diuntungkan karena di Tangsel hingga saat ini belum muncul nama-nama populer yang akan maju di Pilkada nanti. "Dari segi popularitas, Siti Nur Azizah relatif sudah mendapatkan hal itu," pungkas Zaki.



Sumber: BeritaSatu.com