Fraksi Golkar Tarik Dukungan RUU Ketahanan Keluarga

Fraksi Golkar Tarik Dukungan RUU Ketahanan Keluarga
Tubagus Ace Hasan Syadzily (Foto: istimewa)
Markus Junianto Sihaloho / FER Kamis, 20 Februari 2020 | 17:31 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Fraksi Partai Golkar merasakan kecolongan karena ada salah satu anggotanya, yakni Endang Maria, sebagai pengusul RUU Ketahanan Keluarga yang sekarang menjadi kontroversi karena dianggap memasuki ranah privat keluarga.

Golkar Konsisten Dukung Gibran

Seperti disampaikan kolega Maria dari Fraksi Golkar, Tubagus Ace Hasan Syadzily, memang dari sejak awal, fraksinya tidak pernah mengusulkan RUU Ketahanan Keluarga. RUU itu merupakan usulan perseorangan, bukan usulan resmi Partai Golkar.

"Tidak pernah dalam rapat-rapat Fraksi Partai Golkar, baik di pada Poksi VIII maupun di Poksi Baleg, ada pembahasan usulan RUU Ketahanan Keluarga," kata Ace yang merupakan Wakil Ketua Komisi VIII DPR itu, Selasa (20/2/2020).

"Soal bahwa Ibu Endang Maria mengusulkan RUU Ketahanan Keluarga itu, justru Bu Endangnya sendiri katanya belum membaca secara secara keseluruhan RUU Ketahanan Keluarga. Kami telah mengklarifikasi kepada Bu Endang soal RUU Ketahanan Keluarga itu," tambah Ace.

Politisi Golkar Sarankan RUU Cipta Kerja Dibahas di Baleg

Pernyataan lebih lugas disampaikan oleh Nurul Arifin yang merupakan wakil ketua umum Partai Golkar. "Kami dari Fraksi Partai Golkar merasa kecolongan tentang adanya seorang anggota yang mengusung RUU ketahanan keluarga," kata Nurul.

Menurutnya, Endang seharusnya berkonsultasi dan memberikan presentasi terlebih dahulu ke fraksi sebelum menjadi pengusung sebuah RUU. Sementara dirinya sendiri, sebagai representasi Golkar di Badan Legislasi DPR, sudah sejak awal keberatan dengan RUU itu.

"Tidak seharusnya urusan domestik cara mengurus dan mengasuh anak diintervensi negara. Setiap keluarga, bahkan setiap anak memiliki entitasnya masing-masing," kata Nurul.



Sumber: BeritaSatu.com