Azis Syamsuddin Apresiasi Prabowo Jadi Menteri yang Positif

Azis Syamsuddin Apresiasi Prabowo Jadi Menteri yang Positif
Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto menyampaikan pengarahan dalam peringatan HUT ke-12 Partai Gerindra di Jakarta, Kamis (6/2/2020). ( Foto: Antara / Sigid Kurniawan )
Carlos KY Paath / FMB Senin, 17 Februari 2020 | 19:10 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin mengapresiasi hasil survei Indo Barometer, khususnya terkait Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto yang dinilai publik menjadi menteri terpopuler dan berkinerja positif.

"Malah bagus, (karena) yang tadinya oposisi kemudian menjadi koalisi dan jadi yang terbaik. Bagus. Apresiasi tinggi," kata Azis di Kompleks Gedung Parlemen, Jakarta, Senin (17/2/2020).

Di sisi lain, Azis juga menanggapi positif kinerja menteri di bawah koordinasi Menteri Koordinator (menko) Perekonomian sekaligus Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartato. "Menkeu (menteri keuangan) dan menteri BUMN (Badan Usaha Milik Negara) kan di bawah koordinasi menko perekonomian. Di bawah guidance (petunjuk), pengarahan, di bawah rapat koordinasi menko perekonomian," ucap Azis.

Azis berharap pencapaian kinerja para menteri dapat memberikan hasil terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Diketahui, Prabowo unggul di kategori menteri populer dan berkinerja bagus. Survei Indo Barometer memakai metode multistage random sampling dengan 1.200 responden pada 9-15 Januari 2020. Teknik pengumpulan data berupa wawancara tatap muka menggunakan kuesioner dengan margin of error sebesar 2,83 persen.

"Prabowo Subianto jadi menteri paling dikenal publik, yakni sebesar 18,4 persen," ungkap Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari di Jakarta, Minggu (16/2/2020).

Sri Mulyani berada di posisi kedua dengan persentase 10,6 persen, disusul Erick Tohir 8,2 persen, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD 7,9 persen, serta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim 5,3 persen.

Pada kategori menteri yang dianggap kinerjanya paling bagus, Prabowo meraih 26,8 persen, Sri Mulyani 13,9 persen, Erick Thohir 12,6 persen, Mahfud MD 7,3 persen, dan Nadiem Makarim 5,2 persen.

Tingkat kepuasan publik atas kinerja Jokowi-Ma'ruf mencapai 70,1 persen masyarakat puas dan 27,4 persen tidak puas. "Dalam 100 hari pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin, sebesar 70,1 persen publik puas atas kerja Presiden Joko Widodo. Sementara yang tidak puas 27,4 persen," ujar Qodari.

Beberapa alasan publik menyebut kinerja menteri dikatakan baik yakni kerja nyata 19,5 persen, orangnya tegas 18 persen, sudah berpengalaman 16 persen, cocok sesuai dengan keahliannya 8,7 persen, dan orangnya berani 8,6 persen.



Sumber: BeritaSatu.com