Kumpulkan 104 Tanda Tangani, PD dan PKS Resmi Usulkan Pansus Jiwasraya

Kumpulkan 104 Tanda Tangani, PD dan PKS Resmi Usulkan Pansus Jiwasraya
Ilustrasi Jiwasraya. (Foto: Antara / Galih Pradipta)
Markus Junianto Sihaloho / WBP Selasa, 4 Februari 2020 | 14:05 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Fraksi Partai Demokrat (PD) dan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyerahkan tanda tangan usulan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) hak angket Jiwasraya.

Usulan itu disampaikan secara resmi kepada pimpinan DPR yang diwakili Wakil Ketua DPR dari Fraksi Golkar Azis Syamsuddin, di ruang pimpinan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/2/2020).

Hadir dari PD di antaranya Benny K.Harman, Hinca Panjaitan, Herman Khaeron. Sementara dari Fraksi PKS diwakili Jazuli Juwaini, Habib Aboebakar Al-Habsyi, Ledia Hanifah, dan Dimyati Natakusumah.

"Hari ini kami datang ke pimpinan DPR yang alhamdulillah diwakili Pak Azis untuk menyampaikan usulan pansus hak angket Jiwasraya. Fraksi PKS dengan 50 anggota sudah tandatangan semua, mestinya sesuai syarat administratif yang diatur UU bisa terpenuhi," kata Jazuli Juwaini.

Besok, Komisi III DPR Sahkan Panja Kasus Jiwasraya

Sementara Herman Khaeron mengatakan seluruh anggota Fraksi PD yang berjumlah 54 orang solid menandatangani pembentukan Pansus angket Jiwasraya. Menurutnya, pengajuan ini adalah bukti keseriusan fraksinya melakukan penyelidikan supaya kasus Jiwasraya terang benderang.

"Supaya kasus Jiwasraya ini terkoordinasi dan tuntas. Logikanya sudah ada tiga panja di tingkat komisi, tentu kita membentuk Pansus. Kami semua anggota Fraksi Demokrat 54 sudah tandatangan," kata Herman Khaeron.

Gagal Bayar Jiwasraya Membengkak Jadi Rp 16 Triliun

Sementara Azis Syamsuddin mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti usulan Fraksi PKS dan PD. Sebab sesuai tata tertib DPR, pengusulan itu sudah memenuhi syarat. "Dalam penerimaan ini akan sesuai mekanisme sesuai tatib, khususnya Pasal 164, dimana hak-hak anggota dewan yang bisa menggunakan hak itu ditandatangani lebih dari satu fraksi. Tentu ini akan menjadi perhatian pimpinan," kata Azis Syamsuddin.

Ada tiga komisi di DPR yang sebenarnya sudah lebih dahulu bekerja mendalami masalah di kasus Jiwasraya yakni Komisi VI DPR, Komisi XI, dan Komisi III. Di sisi lain, Kejaksaan Agung juga menelusuri kasus itu dan kini sudah menetapkan sejumlah tersangka, termasuk dua pengusaha Benny Tjokronegoro dan Heru Hidayat.



Sumber: BeritaSatu.com