Panja Jiwasraya Anggap Tudingan Politisasi Tak Berdasar

Panja Jiwasraya Anggap Tudingan Politisasi Tak Berdasar
Menteri BUMN Erick Tohir (kedua kiri) dan Direktur Utama Jiwasraya Hexana Tri Sasongko (kedua kanan), Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Aria Bima (tengah) dan Wakil Ketua Komisi VI DPR, Gede Sumarjaya Linggih (kiri) dan Wakil Ketua Komisi VIDPR, Martin Manurung (kanan) pada rapat Panitia Kerja (Panja) Jiwasraya antara Komisi VI DPR dengan Kementerian BUMN di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (29/1/2020). ( Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono )
Markus Junianto Sihaloho / FER Rabu, 29 Januari 2020 | 20:42 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Panitia Kerja (Panja) Jiwasraya Komisi VI DPR, Aria Bima, menyatakan, pihaknya akan menganggap pihak yang berusaha mengeluarkan spekulasi tak berdasar tak perlu terlalu diperhatikan.

Puan Jelaskan Alasan Pembentukan Panja Jiwasraya

"Hal spekulatif yang dikaitkan dengan isu penjatuhan menteri dan sebagainya, kami berprisnp 'anjing menggongong, kafilah tetap berlalu'. Kami tak melihat hal itu sebagai hal yang perlu terlalu diperhatikan," kata Aria Bima di rapat tertutup Panja dengan Menteri BUMN, Erick Thohir, di Jakarta, Rabu (29/1/2020).

Untuk diketahui, salah satu yang memunculkan isu penggulingan Menteri BUMN hingga Presiden Joko Widodo (Jokowi) lewat kasus Jiwasraya adalah mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Panja Jiwasraya Susun Jadwal Panggil Pihak-pihak Terkait

Aria Bima mengatakan, DPR membentuk tiga panja menyangkut kasus Jiwasraya.  Hal itu menunjukkan niatan DPR memastikan seluruh masalah terkait Jiwasraya ini bisa diselesaikan. Pihaknya berharap dengan Panja di DPR, rakyat bisa paham dan bisa mengawasi penyelesaian yang dilakukan pemerintah.

"Akan banyak hal usulan yang akan diberikan ke pemerintah dalam wilayah hukum, keuangan, dan kementerian BUMN. Sekarang pemerintah kerja, Panja juga kerja. Kita butuh serius dan ketenangan sehingga masalah ini selesai," tandas Aria Bima.



Sumber: BeritaSatu.com