PDIP Rekomendasikan PT 5%, Nasdem: Sebaiknya 7%

PDIP Rekomendasikan PT 5%, Nasdem: Sebaiknya 7%
Johnny G Plate. ( Foto: Antara / Hafidz Mubarak A )
Yeremia Sukoyo / RSAT Selasa, 14 Januari 2020 | 10:50 WIB

Jakarta, Beriasatu.com - PDIP merekomendasikan agar sistem pemilu Indonesia kembali pada sistem proporsional tertutup. Rekomendasi tersebut dikeluarkan sesaat setelah PDIP menyelesaikan Rakernas, akhir pekan lalu.

Menanggapi rekomendasi ini, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Nasdem Johnny G Plate, menilai, saat ini belum waktunya Indonesia kembali menerapkan sistem proporsional tertutup.

"Proposional tertutup belum waktunya. Demokrasi yang sudah terbuka dan kewenangan kedaulatan yang sudah berada di tangan rakyat dipertahankan dulu sambil dipelajari dan evaluasi secara mendalam pelaksanaan pemilu selama ini manfaat ataupun kekurangannya," kata Johnny G Plate, Senin (13/1/2020).

Berbeda dengan rekomendasi pengubahan sistem Pemilu proporsional tertutup, Partai Nasdem mendukung usulan menaikkan parlementary threshold (PT) dari 4% menjadi 5% yang dicetuskan PDIP. Bahkan Nasdem pernah mengusulkan untuk menaikan PT lebih dari 7%.

"Baik itu (menaikkan PT). Bahkan sebelumnya pada saat revisi dan kodefikasi UU Pemilu terakhir tahun 2017 Fraksi Nasdem sudah mengusulkan PT 7%," ungkap Menteri Komunikasi dan Informasi itu.

Karena itulah, pasca rekomendasi itu keluar, Nasdem pun ikut mengusulkan agar dapat menaikkan PT hingga minimal 7%. "Ada baiknya sekalian memperkuat dukungan parlementary threshold 7% sesuai usulan Fraksi Nasdem terdahulu," ucap Plate.



Sumber: Suara Pembaruan