Surya Paloh: NasDem Siap Menjadi Oposisi

Surya Paloh: NasDem Siap Menjadi Oposisi
Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh (kiri) berpelukan dengan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman usai menyampaikan hasil pertemuan tertutup kedua partai di DPP PKS, Jakarta, Rabu (30/10/2019). Pertemuan tersebut dalam rangka silaturahmi kebangsaan dan menjajaki kesamaan pandangan tentang kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara. (Foto: ANTARA FOTO / Puspa Perwitasari/)
Aichi Halik / AHL Jumat, 15 November 2019 | 21:14 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menegaskan, partai oposisi sangat diperlukan dalam sebuah sistem demokrasi.

"Oposisi itu diperlukan. Bisakah kita mengatakan demokrasi itu sehat tanpa ada oposisi? Dalam pemahaman saya tidak demikian," kata Surya Paloh dalam Program Special Interview with Claudius Boekan BeritaSatu News Channel di Jakarta, Jumat (15/11/2019).

Bahkan, menurut Surya Paloh, partai NasDem siap menjadi oposisi jika tidak ada partai lain yang mengambil pilihan itu.

"Kalau tidak ada yang oposisi apa salahnya NasDem menjadi oposisi. Kenapa? Demi penyelamatan demokrasi," tegas Paloh.

Surya Paloh menyatakan, keputusan menjadi oposisi pemerintah merupakan jalan terakhir yang akan ditempuh.

"Itu jalan terakhir kalau tidak ada lagi siapa pun yang mau menjadi oposisi, demi untuk menjaga esensi demokrasi yang kita miliki," ucap Paloh.

Surya Paloh mengakui bahwa dirinya dan Partai NasDem selalu kritis terhadap pemerintah, meskipun ia berada dalam barisan koalisi.

"Dari dulu kritis, saya pikir hidup saya aneh kalau saya tidak mampu meyakini dasar pemikiran saya untuk menjaga akal sehat yang saya miliki, di sana ada pikiran-pikiran kritis," kata Surya Paloh.

"Naif sekali saya untuk menjadi orang yang 'yes man', ABS, ini salah. Tapi pikiran itu tidak diniatkan untuk kritis yang merusak," imbuh Paloh.



Sumber: BeritaSatu TV