Puan Maharani Santai Tanggapi Sindiran Surya Paloh

Puan Maharani  Santai Tanggapi Sindiran Surya Paloh
Puan Maharani. ( Foto: Antara )
Markus Junianto Sihaloho / RSAT Selasa, 12 November 2019 | 09:53 WIB

Jakarta, Beritasatu.com  - Ketua DPR yang juga Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani menanggapi santai pernyataan Ketua Umum Nasdem Surya Paloh yang menyindir 'ada partai mengaku nasionalis tapi suka marah-marah'.

Sindiran itu dispekulasikan adalah hantaman dari Surya Paloh terhadap PDIP. Menanggapi hal itu, Puan mengaku pihaknya tak merasa menjadi target sindiran dari Surya Paloh. Sebaliknya, Puan justru menyelamati Nasdem yang melakukan kongres dan berdoa agar semua prosesnya berjalan lancar.

"Saya ucapkan selamat ultah ke 8 bagi Nasdem, bahwa silaturahmi, bahwa ada komunikasi antar partai merupakan suatu hal yang wajib kita lakukan sesama warga bangsa," kata Puan, Senin (11/11/2019).

Menurut dia, komunikasi antarparpol sebagai bagian dari anak bangsa adalah hal wajib dilakukan. Namun semuanya harus juga berpegang kepada fatsun-fatsun kesepakatan awal koalisi yang sebaiknya tak dilanggar.

"Jadi hal-hal yang terkait dengan yang disampaikan oleh Pak SP tentu saja saya hanya ingin mengatakan bahwa ya mari kita bangun Indonesia ini secara bergotong royong bersama-sama," kata Puan.

Lalu bagaimana tanggapan Puan terhadap Nasdem yang kini menggadang 4 nama gubernur sebagai Capres 2024? Ada Anies Baswedan dari Jakarta, Ridwan Kamil dari Jabar, Khofifah Indar Parawansa dari Jatim, dan Ganjar Pranowo dari Jateng yang merupakan kader PDIP.

Menurut Puan, sah saja bila Nasdem sudah mulai melaksanakan rencana jangka panjangnya. Namun PDIP memilih untuk tetap fokus mengawal bagaimana menjalankan sinergi pemerintahan Jokowi sampai 2024.

"2024 itu masih panjang. Baru juga Presiden-Wakil Presiden dilantik. PDI Perjuangan Insyaallah punya kader-kader terbaiknya kok untuk nanti 2024. Jadi penjaringannya tunggu waktunya saja," kata dia.

Ganjar bagaimana?

Kata Puan, internal PDIP punya aturan dan mekanisme menyangkut proses penjaringan capres-cawapres. Dan pihaknya tak bisa melarang Nasdem berusaha merayu kader PDIP.

"Silahkan saja (Nasdem merayu, red). Tinggal yang dirayu mau apa enggak," ujar Puan.



Sumber: Suara Pembaruan