Jokowi: Urusan Rangkulan Hanya Masalah Kecemburuan

Jokowi: Urusan Rangkulan Hanya Masalah Kecemburuan
Joko Widodo. ( Foto: Antara )
Yeremia Sukoyo / CAH Senin, 11 November 2019 | 23:18 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku sengaja melontarkan candaan bahwa dirinya tidak pernah dipeluk erat oleh Surya Paloh, seerat pelukan Surya kepada Presiden PKS Sohibul Iman.

"Urusan rangkulan, dengan Sohibul Iman, itu hanya masalah kecemburuan. Karena saya tidak pernah dipeluk seerat itu. Lebih erat dari beliau peluk Sohibul Iman," kata Jokowi dalam pidatonya saat menghadiri puncak perayaan HUT ke-8 di JI Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (11/11/2019) malam.

Menurut Jokowi, sebenarnya memang tidak ada yang salah dengan rangkulan antar tokoh. Asalkan, rangkulan tersebut merupakan rangkulan yang menandai komitmen tokoh terhadap komitmen kebangsaan.

Baca Juga: Surya Paloh Balas Sindiran Jokowi

"Rangkulan itu apa yang salah, itu bagus. Kalau niatnya untuk komitmen kebangsaan, apa yang keliru. Bagus sekali seperti apa dicontohkan bang Surya. Rangkulan untuk komitmen saudara sebangsa dan setanah air, itu baik sekali. Itu biasa candaan itu biasa," ucap Jokowi disambut riuh tepuk tangan tamu undangan yang hadir.

Hanya saja, diingatkan Jokowi, jangan sampai rangkulan tersebut dimaknai dan ditanggapi kemana-mana. Apalagi sampai ada yang curiga, sinis, atau lain sebagainya.

Baca Juga: Nasdem: Ayo Bangun Kepercayaan dan Jangan Saling Curiga

"Jangan ditanggapi kesana kesini. Ada yang curiga, ada yang sinisme, ada yang ga percaya. Jadi salah besar kalau ada sampaikan koalisi ini sudah tidak rukun. Itu salah," ujar Jokowi.

Sebelumnya, saat menghadiri HUT Golkar, Presiden Jokowi menyampaikan candaan bahwa dirinya tidak pernah dipeluk seerat pelukan Surya kepada Presiden PKS. Hal tersebut dilontarkan pasca pertemuan resmi antara Surya Paloh dengan sejumlah petinggi PKS di Kantor DPP PKS, Simatupang, Jakarta Selatan.



Sumber: Suara Pembaruan