Gercin Indonesia Harapkan Kunjungan Presiden ke Papua Aman

Gercin Indonesia Harapkan Kunjungan Presiden ke Papua Aman
Ketua Umum Gercin Indonesia Hendrik Yance Udam. (Foto: dok)
Yudo Dahono / YUD Minggu, 27 Oktober 2019 | 11:06 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Rencana kunjungan kerja Presiden Joko Widodo dan rombongan turun ke Papua dan Papua Barat diharapkan berjalan aman dan kondusif. Seperti diketahui Presiden Jokowi tiba di Sorong, Papua Barat, Sabtu (26/10/2019) guna melakukan kunjungan kerja untuk melihat lebih dekat situasi Papua paska kerusuhan.

"Kami meminta kepada semua kelompok masyarakat yang ada di papua dan papua barat untuk bisa bersama-sama menjaga situasi keamanan yang lebih kondusif saat kunjungan kerja Presiden dan rombongan yang akan turun ke Papua dan Papua Barat," ujar Hendrik Yance Udam (HYU), Ketua Umum Gerakan Cinta Indonesia, di Jakarta, Minggu, (27/10/2019).

"Berharap kepada aparat keamanan yang ada di Papua dan Papua Barat untuk lebih lagi melakukan penjagaan ektsra ketat saat kunjungan presiden di Papua," kata Hendrik.

Seperti diketahui sebelumnya dua orang anggota rombongan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) XVIII Papua telah diserang orang tak dikenal (OTK), Jumat (25/10/2019). Terjadi pula pembunuhan terhadap tiga tukang ojek di kampung Pugisiga distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua. Mereka dibunuh dengan cara ditembaki Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Hal tersebut diharapkan menjadi perhatian yang sangat serius untuk aparat keamanan yang ada di papua dan papua barat bahwa situasi Kamtibmas di papua belumlah kondusif seperti yang di harapkan.

Lebih lanjut pria asli Papua ini berharap pihak keamanan belajar dari pengalaman terkait insiden penyerangan terhadap mantan Menko Polhukam Wiranto.

“Kami meminta dengan sangat kepada aparat keamanan yang ada di papua dan papua barat untuk lebih menjaga keselamatan presiden dan rombongan yang sedang melakukan kunjungan kerja pertamanya ke Papua setelah terbentuknya kabinet kerja Indonesia Maju," harap Hendrik.

Kepada masyarakat dan tokoh-tokoh di Papua, HYU menghimbau agar menggunakan kesempatan kunjungan pertama presiden dan rombongan di Papua pada periode pemerintahan kedua ini untuk berdialog dalam menyelesaikan persoalan-persoalan Papua yang lebih bermartabat dalam bingkai NKRI. HYU mengharapkan para tokoh dapat mendukung Presiden Jokowi untuk membangun tanah Papua yang jauh lebih baik dari hari kemarin bangkit, mandiri, dan sejahtera.

"Kami juga memberikan ucapan terimah kasih kepada Presiden RI Ir Joko Widodo karena telah mengangkat salah satu putra terbaik Papua dari wilayah pengunungan Tengah, Wempi Wetipo yang dilantik sebagai Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat," tuturnya.

"Untuk itu kami berharap ke depan, Wempi Wetipo dapat menjalankan tugas yang dipercayakan presiden dengan baik untuk mengawasi proyek infrastruktur Indonesia Timur terlebih khusus mengawasi proyek-proyek infrastruktur yang turun ke Papua sehingga program-program tersebut bisa dijalankan dengan baik dan tanah Papua dapat berkembang sama seperti daerah-daerah di Indonesia lainya serta dapat pula meningkatkan sendi-sendi perekonomian masyarakat Papua," tutup Hendrik.



Sumber: BeritaSatu.com