Ini Alasan Risma Tolak Masuk Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Ini Alasan Risma Tolak Masuk Kabinet Jokowi-Ma'ruf
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat acara roadshow aplikasi perpustakaan digital T-PERPUS yang digelar Telkomsel di Surabaya, Jumat (23/8/2019). ( Foto: Investor Daily / Amrozi Amenan )
/ YUD Rabu, 23 Oktober 2019 | 15:55 WIB

Surabaya, Beritasatu.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memberikan alasan menolak masuk kabinet Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf karena ingin menyelesaikan masa jabatannya sebagai wali kota sampai Februari 2021.

"Saya ingin selesaikan (tugas) di Surabaya. Saya mengucapkan terima kasih atas semua support, tapi saya harus jaga Surabaya ini," kata Risma saat menggelar jumpa pers di rumah dinasnya, Rabu (23/10/2019).

Baca juga: Pengamat: Kabinet Indonesia Maju Bagian dari Kompromi Politik

Diketahui penolakan Risma tersebut memang bukan hal baru karena sebelumnya sudah beredar kabar Risma tidak akan bersedia menjadi menteri. Hal ini berkaca pada pengalaman Risma juga tidak bersedia dicalonkan menjadi menteri pada periode pertama Jokowi menjabat presiden serta gubernur pada Pilkada DKI Jakarta beberapa waktu lalu.

Risma menjelaskan bahwa dirinya memang ditawari posisi menteri saat bertemu dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri pada September 2019. "Tapi saya sampaikan ke Ibu (Megawati), saya tidak (mau)," katanya.

Baca juga: Keputusan Jokowi Susun Kabinet Sudah Tepat

Saat itu, lanjut dia, Megawati memberikan kesempatan Risma agar tidak memberikan jawaban pada saat itu juga. "Wis Mbak ojok kesusu, engko njawabe sak nang awal Oktober ya Mbak (Sudahlah mbak tidak perlu terburu-buru. Nanti jawabnya awal Oktober saja ya mbak," ujar Risma menirukan ucapan Megawati.

Setelah pertemuan itu, Risma melakukan kunjungan kerja ke Busan, Korea Selatan. Sedangkan awal Oktober ini, Wali Kota menghadiri acara UNICEF dari Cologne, Jerman.

Baca juga: Ini Daftar Menteri Kabinet Indonesia Maju Jokowi-Ma'ruf

"Saat perjalanan mau berangkat ke Jerman itu, saya ditelepon Mbak Puan (Ketua DPR RI sekaligus pengurus DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani)," kata wali kota kota perempuan pertama di Kota Pahlawan ini.

Baca juga: Tidak Masuk Kabinet, Risma Berikan Keteladanan

Dari percakapan telepon itu, Puan meminta Wali Kota Risma menjawab pinangan menteri. Tetapi Risma tetap tidak berubah dengan keputusannya.

"Mbak, piye jadi menteri? Saya jawab tidak. Saya ingin selesaikan (tugas) di Surabaya dulu," katanya.



Sumber: ANTARA