Terima Kasih Presiden Jokowi kepada Jajaran Kabinet Kerja

Terima Kasih Presiden Jokowi kepada Jajaran Kabinet Kerja
Para menteri Kabinet Kerja berpelukan menjelang demisioner. ( Foto: Antara )
Carlos KY Paath / YUD Jumat, 18 Oktober 2019 | 17:17 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - “Terima kasih atas seluruh bantuan pemikiran, gagasan-gagasan yang telah Bapak, Ibu berikan untuk negara ini.”

Pernyataan itu dilontarkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam acara Silaturahmi dengan Wakil Presiden (wapres) Jusuf Kalla (JK) dan Para Menteri Kabinet Kerja di Istana Negara, Jakarta, Jumat (18/10/2019).

Jokowi memang mengadakan acara khusus menjelang akhir pemerintahannya bersama JK. Hadir juga Ibu Negara Iriana Jokowi dan istri wapres, Mufidah Jusuf Kalla. Di tengah ruang upacara, terdapat meja panjang lengkap dengan kursi. JK duduk di sebelah kanan Jokowi.

Menteri-menteri, termasuk Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan, dan Jaksa Agung duduk berhadapan. Para staf khusus presiden pun ikut berbaur dalam acara yang dipandu Sukardi Rinakit tersebut.

“Lima tahun sudah kita bekerja dan betul-betul lima tahun adalah sebuah waktu yang sangat cepat sekali. Kelihatan sangat pendek sekali, sehingga saya banyak belum mengenal Bapak, Ibu menteri. Bapak Wapres saya kenal betul, karena sering jalan bersama,” ujar Jokowi.

Ternyata sejumlah anggota kabinet sempat bernyanyi. Kebetulan pewarta Istana Kepresidenan, baru dipersilakan masuk setelah jamuan makan siang selesai. Jokowi terkejut dengan bakat olah vokal yang dimiliki Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (mendikbud) Muhadjir Effendy.

“Bapak, Ibu menteri banyak bakat khusus yang saya tidak tahu. Saya pikir tadi Prof Muhadjir tadi naik pentas mau ngaji, ternyata langsung nyanyi. Saya baru dengar. Beliau sangat menghayati lagunya,” ucap Jokowi seraya menyebut sangat rugi grup band 'Elek Yo Band' tidak mengajak Muhadjir.

Asal tahu saja, 'Elek Yo Band' merupakan grup yang dibentuk beberapa menteri, karena didapuk sebagai bintang tamu spesial pernikahan anak Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Pratikno. Penggagasnya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono.

Pada kesempatan itu, Jokowi juga memuji suara Jenderal Tito. “Saya kaget Pak Tito. Suaranya kalau saya disuruh milih, Pak Tito atau Paul Anka, saya pilih Paul Anka, namun suara Pak Tito bagus sekali, meskipun kalah dikit dengan Paul Anka, namun suaranya hampir mirip-mirip,” ungkap Jokowi.

Jokowi menghaturkan permohonan maafnya kepada menteri-menteri. Menurut mantan gubernur DKI Jakarta tersebut, baru dalam acara silaturahmi, suasana pertemuan berlangsung agak santai. Berbeda ketika rapat terbatas atau sidang paripurna kabinet setiap awal bulan.

Jokowi pun berbicara perihal 'gangguan' pada tengah malam terhadap beberapa anggota kabinet. Tidak sekali atau dua kali, Jokowi menghubungi Panglima TNI, Kapolri, Kepala BIN, dan menteri-menteri. Kenapa? “Negara ini memerlukan kerja kita semuanya,” tegas Jokowi.

Jokowi pun pernah langsung memerintahkan Komandan Korps Marinir, Kepala Staf Angkatan Darat, para direktur utama Badan Usaha Milik Negara (BUMN), hingga direktur-direktur jenderal kementerian. Di tengah situasi mendesak, Jokowi mengaku sangat membutuhkan asupan informasi.

“Sekali lagi saya ucapkan terima kasih dan mohon maaf dalam pergaulan sehari-hari, dalam berikan perintah dan berinteraksi ada yang kurang berkenan. Saya penuh dengan kekhilafan dan kekurangan,” kata Jokowi.

JK turut memberikan sambutan di acara yang berlangsung penuh keakraban tersebut. Sebulan terakhir, JK mengaku sekitar 35 kali diwawancarai media massa cetak, elektronik, radio, dan televisi. Pertanyaan yang sering disampaikan yaitu hal menarik selama 5 tahun bekerja bersama Jokowi.

“Saya pikir apa yang paling menarik? karena saya bilang semua menarik apakah bersama presiden, rapat, apakah kesulitan atau kebaikan, semua menarik. Tidak ada yang kurang menarik dibanding yang lain,” demikian JK.

Senada dengan Jokowi, JK juga menyampaikan permohonan maafnya apabila selama menjabat wapres, ada kerja-kerja pemerintahan yang belum sempurna. JK sangat berharap hal itu disempurnakan oleh kabinet mendatang.

Bagi menteri-menteri yang masih dipercaya mengemban tugas, JK berpesan selamat bekerja. JK mendoakan semuanya sukses. “Bagi teman-teman yang ikut sama saya, artinya istirahat, kita lanjutkan mendukung, beri pandangan dan harapan kepada Presiden dengan tim yang akan datang,” ucap JK.

JK lantas menyerahkan memori jabatan kepada Jokowi. Keduanya berfoto, berjabat tangan, dan saling berpelukan. Momen ini sangat mengharukan bagi para menteri dan tamu undangan yang menyaksikannya.



Sumber: Suara Pembaruan