5 Anggota BPK Dipilih Pekan Depan

5 Anggota BPK Dipilih Pekan Depan
Eva Kusuma Sundari ( Foto: Antara )
Anselmus Bata / AB Kamis, 19 September 2019 | 15:54 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi XI DPR akan memilih lima anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pekan depan. Lima nama yang akan dipilih dari 32 calon yang lolos seleksi juga mempertimbangkan 15 nama yang diajukan DPD.

Hal tersebut disampaikan anggota Komisi XI DPR Eva Kusuma Sundari kepada Beritasatu TV di Jakarta, Kamis (19/9/2019).

"DPR belum akan melakukan pemilihan nanti malam. DPR akan menggelar rapat internal Komisi XI pada Senin 23 September 2019. Agendanya memilih calon anggota BPK berdasarkan hasil rekomendasi DPD yang mengusulkan 15 calon anggota BPK," katanya.

Eva menyebutkan dari 15 nama yang diusulkan DPD, masih ada empat orang yang belum menjalani uji kepatutan dan kelayakan di DPR. Kenyataan tersebut membuat Komisi XI berencana menggelar uji kepatutan dan kelayakan gelombang kedua untuk mereka. 

"Tujuannya agar pemilihan fair dan adil. Semua wajib menjaani fit and proper test, karena dari 32 orang yang pernah dipanggil Komisi XI DPR untuk menjalani fit and proper test, tidak semua hadir. Yang tidak hadir ini mungkin direkomendasikan DPD," katanya.

Sementara itu, kolega Eva, Marwan Cik Asan menyatakan pihaknya belum menerima 15 nama calon anggota BPK yang direkomendasikan DPD.

"Komisi XI masih menunggu surat resmi dari DPD," katanya. 

Sebelumnya, pada sidang paripurna luar biasa yang digelar Rabu (18/9/2019), DPD mengesahkan hasil rekomendasi 15 calon anggota BPK. Hasil rekomendasi tersebut segera diserahkan kepada DPR sebagai pertimbangan dari DPD untuk memilih lima calon anggota BPK.

Pada sidang tersebut, Ketua Komite IV Ajiep Padindang membacakan dan menyerahkan hasil rekomendasi kepada pimpinan DPD. 

“Kita luruskan dahulu kepada media bahwa DPD tidak menunda-nunda pemilihan calon anggota BPK. Kami baru menerima surat dari pimpinan DPR kepada pimpinan DPD yang kemudian diteruskan kepada Komite IV untuk ditindaklanjuti pada 11 September. Saat itu juga kami segera melakukan rapat pleno penentuan jadwal dan segera mengundang dan melakukan fit and proper test pada 16-17 September 2019," katanya.



Sumber: BeritaSatu.com