PKB Tradisikan Kalender Hijriah untuk Peringati Haul Gus Dur

PKB Tradisikan Kalender Hijriah untuk Peringati Haul Gus Dur
Peringatan haul Gus Dur oleh Partai Kebangkitan Bangsa di Jakarta, 12 September 2019. ( Foto: Istimewa )
Yustinus Paat / HA Jumat, 13 September 2019 | 00:49 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ratusan keluarga besar Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar peringatan wafatnya (haul) KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Kamis (12/9/2019) malam. Haul ini didasarkan hitungan kalender hijriah setiap bulan Muharram di mana Gus Dur wafat pada 14 Muharam.

"Mulai dari haul ke 10 ini, PKB akan melaksanakan Haul Gus Dur dengan hitungan hijriah. Dan, itu akan menjadi tradisi," ujar Ketua Umum (Ketum) PKB Muhaimin Iskandar di kantor PKB, Jakarta.

Menurut Muhaimin, bulan Muharam merupakan bulan penuh keajaiban, bulan penuh berkah. Dengan begitu, PKB berharap mendapatkan berkah dan keajaiban Muharam.

"Gus Dur bagi seluruh kader dan keluarga besar PKB adalah inspirasi perjuangan, motivator perjuangan, spirit perjuangan menjadikan rakyat Indonesia adil dan makmur," ujarnya.

Selain memperingati haul Gus Dur, kata Muhaimin, PKB juga mendoakan beberapa kiai yang baru-baru ini berpulang ke pangkuan Allah SWT, yakni KH Muchlas Dimyati dan KH Abdul Fatah.

"Bulan-bulan ini PKB tertimpa duka yang mendalam, kehilangan dua kiai berkharisma, KH Muchlas Dimyati dan KH Abdul Fatah," tuturnya.

Sementara itu, Wakil Sekertaris Dewan Syuro DPP PKB KH Maman Imanulhaq menuturkan bahwa pelaksanaan Haul Gus Dur dalam hitungan hijriah mengikuti tradisi pelaksanaan haul Wali Songo.

"Gus Dur merupakan seorang guru bangsa yang mengikuti jejak dan langkah Wali Songo dalam mengamalkan ajaran Islam," katanya.



Sumber: BeritaSatu.com