Puji Program Jokowi, Fransiska Kumurur Imbau Pengawasan Ditingkatkan

Puji Program Jokowi, Fransiska Kumurur Imbau Pengawasan Ditingkatkan
Drg. Fransiska A. Kumurur, Sp.KGA saat melakukan aksi sosial di kawasan Jelambar, Jakarta Barat, Jumat 23 Agustus 2019. ( Foto: dok )
Yudo Dahono / YUD Sabtu, 24 Agustus 2019 | 18:33 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Peduli terhadap masyarakat, Drg Fransiska A Kumurur Sp KGA melakukan aksi sosial di kawasan Jelambar, Jakarta Barat, Jumat (24/8/2019).  Caleg dari Partai Perindo pada Pileg 2019 ini memuji berbagai program yang sudah dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Fransiska merasa prihatin karena masyarakat akar rumput belum banyak yang merasakan dampak dari program yang dilakukan pemerintah. Pengawasan terhadap realisasi program ke lapangan dirasakannya masih kurang sehingga banyak program yang tidak tepat sasaran dan melenceng.

"Program pemerintah Jokowi sangat bagus, mulai dari Sumatra sampai Papua, transportasi darat, laut, udara, pendidikan dan kesehatan semua bagus, rakyat mendengar banyak program, tapi satu hal yang dilakukan adalah pengawasan, pengawasan terhadap realisasi program-program ke lapangan, banyak program yang tidak tepat sasaran dan melenceng," ujar Fransiska.

Menurut Fransisca, apabila kita memiliki program yang baik, tapi tidak dievaluasi maka program itu menjadi percuma, karena akan menyebabkan koruptor meraja-lela dan masyarakat akan tetap sengsara,

"Progam Presiden Jokowi sangat bagus, pembantu presiden sampai tingkat gubernur, walikota juga bagus, namun realisasinya banyak program sangat melenceng, apa yang kita perlukan di sini adalah suatu pengawasan yang tertib serta terpimpin sehingga kita bisa melihat dan mengalokasikan program itu secara tepat," imbuhnya.

Fransiska disebut sebagai salah satu calon yang bakal menjadi Menteri Sosial di kabinet berikutnya. Alumnus Universitas Indonesia ini menyatakan akan maju dan siap bertarung dengan kandidat-kandidat lainnya.

"Oleh sebab itu pada lima tahun ke depan saya siap membantu presiden, terutama untuk pengawasan dan untuk bagaimana masyarakat kecil very-very marginal untuk disejaterahkan untuk bergabung dalam kabinet Nawacita dua," pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com