Husein: Keluarga Gus Dur Tak Pernah Diundang di Kegiatan PKB

Husein: Keluarga Gus Dur Tak Pernah Diundang di Kegiatan PKB
Puteri Mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Yenny Wahid saat mendampingi KH Ma'ruf Amin bersilaturahmi dengan santri dan ulama di Pondok Pesantren Annuqayah, Guluk-Guluk, Sumenep, Madura, Selasa 19 Maret 2019. ( Foto: Ist )
Carlos KY Paath / HA Selasa, 20 Agustus 2019 | 18:51 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Keluarga Presiden Ketiga RI sekaligus pendiri Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdurrahmah Wahid (Gus Dur) tidak pernah diundang menghadiri kegiatan PKB. Misalnya acara Muktamar PKB yang sekarang sedang berlangsung di Bali.

“Setahu saya keluarga Gus Dur enggak pernah diundang di kegiatan PKB, setelah ada Muktamar Parung dan Muktamar Ancol tahun 2008. Enggak pernah ada undangan ke keluarga Gus Dur,” kata mantan Wakil Ketua DPW PKB Jawa Tengah, Husein Syifa, dalam keterangan yang diterima Beritasatu.com, Selasa (20/8/2019).

“Apakah keluarga Gus Dur diundang atau tidak ke Muktamar V? Wong diajak ngomong saja ndak kok. Apa mereka masih butuh Gus Dur? Nyatanya enggak pernah mengundang keluarga Gus Dur,” ujar Husein.

Menurut Husein, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar belum ada niat menemui keluarga Gus Dur.

“Yang saya tahu sampai sekarang Muhaimin selaku ketum PKB dengan kelarga Ciganjur (Gus Dur) sampai sekarang belum ada niat menemui,” ungkap Husein.

“Sama sekali belum ada niat bicara, sebaiknya bagaimana PKB, enggak pernah terkomunikasikan. Jadi kembali lagi, sepengetahuan saya keluarga Ciganjur tidak pernah diundang. Tapi mungkin yang lebih tahu adalah keluarga Ciganjur sendiri.”

Husein menuturkan, dirinya sampai kapan pun tetap kader PKB era Gus Dur. Karenanya, Husein tidak bergabung ke PKB Muhaimin.

“Sekarang saya secara historis memang masih kadernya Gus Dur yang belum ke partai mana pun. Karena masih menghormati Gus Dur sebagai pendiri PKB. Saya tidak pernah bergabung ke PKB Muhaimin. Enggak pernah sama sekali,” tegas Husein.

Pada bagian lain, Husein mengatakan, Gus Dur bercita-cita agar PKB menjadi partai terbuka.

“Jelas partai terbuka. Partai yang inklusif. Bukan eksklusif. Menjunjung tinggi demokrasi. Cita-cita Gus Dur bagaimana partai ini membawa aspirasi, membela yang benar sudah hilang semua jargon-jargon itu,” pungkas Husein.



Sumber: BeritaSatu.com