SMRC: Prabowo Lebih Beradab Jika Berada di Luar Pemerintahan

SMRC: Prabowo Lebih Beradab Jika Berada di Luar Pemerintahan
Saiful Mujani. ( Foto: Antara )
Yeremia Sukoyo / YUD Minggu, 4 Agustus 2019 | 15:11 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pasca pemilihan umum 2019, ada kecenderungan sebagian besar koalisi parpol pendukung Prabowo-Sandiaga ingin merapat ke pemerintahan. Diantaranya seperti Partai Gerindra, Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional.

Pendiri sekaligus Peneliti Utama Saiful Mujani Research Consulting (SMRC), Saiful Mujani, menyarankan, untuk menjaga kehidupan berdemokrasi di Indonesia, sebaiknya memang ada Parpol oposisi yang cukup kuat.

"Oposisi sebuah keniscayaan di sebuah negara demokrasi dan jika dua kubu ini bergabung maka demokrasi kita tercederai. Lebih beradab kalau Prabowo berada di luar," kata Saiful Mujani dalam diskusi "Meredupnya Demokrasi di Indonesia" di kantor SMRC jakarta, Minggu (4/8/2019).

Menurutnya, akan ada sisi positif jika Gerindra tetap berada di luar pemerintahan. Apalagi Gerindra adalah satu-satunya parpol peserta pemilu yang bisa hampir menyaingi parpol pemenang pemilu 2019, yakni PDIP.

"Ada positifnya kalau Prabowo dan berada di luar. Kalau kalah, terus mau masuk ke pemerintahan ini adanya di mana. Yang strategis (Gerindra) menjadi oposisi ke depan karena memiliki bahasa yang sama," ucapnya.



Sumber: Suara Pembaruan