Mardani Sarankan Presiden Jokowi Langsung Bekerja, Tak Perlu Tunggu Dilantik

Mardani Sarankan Presiden Jokowi Langsung Bekerja, Tak Perlu Tunggu Dilantik
Joko Widodo. ( Foto: Antara )
Yustinus Paat / WM Jumat, 2 Agustus 2019 | 23:03 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com - Penggagas Tagar Kami Oposisi Mardani Ali Sera menyarankan kepada Presiden Jokowi untuk mulai bekerja cepat dari sekarang sehingga tidak perlu menunggu dilantik dulu baru bekerja.

“Pak Jokowi sudah banyak ditunggu masyarakat untuk segara melakukan terobosan baru sehingga bisa segera dilakukan dari sekarang” kata Mardani, Jumat (2/8/2019).

Politisi PKS tersebut mengatakan bahwa masih banyak PR yang perlu dibenahi khususnya bidang ekonomi Indonesia. Mardani mengatakan para yang tidak mempunyai kapasitas dan tersangkut kasus korupsi segera diganti.

“Pak Jokowi bisa memulai dari mengganti menteri yang tidak kapabel dan tersangkut korupsi sehingga bisa jadi stimulus agar kinerja pemerintahan lebih cepat, efektif dan efisien lagi,”  katanya.

Apalagi, menurut Mardani, tantangan perekonomian global yang masih tak jelas karena perang dagang antara Amerika Serikat dengan Tiongkok.

"Perekonomian dunia masih tidak menentu dikarenakan perang dagang 2 raksasa yang entah sampai kapan selesai untuk itu tim ekonomi Indonesia harus mempersiapkan segala sesuatunya,” jelas dia.

Karena itu, Mardani mengingatkan para menteri yang dipilih Jokowi perlu dilakukan seleksi secara ketat dan menerapkan zero tolerance. Dengan demikian, menteri Jokowi merupakan figur-figur yang berkualitas dan berintegritas.

“Saya mengusulkan menteri itu perlu diseleksi ketat agar benar-benar terpilih menteri yang memiliki integritas dan kapasitas yang mumpuni dan perlu penekanan zero tolerance untuk kabinet yang akan datang,”  katanya.

Selain itu, menurut dia, kabinet tidak perlu gemuk dan serius memperhatikan kementerian di bidang ekonomi.

"Saran Saya sebaiknya kabinet jilid 2 lebih ramping agar kinerja lebih efektif dan efisien dan betul-betul memperhatikan bidang ekonomi karena di situ banyak PR pertumbuhan Indonesia lalu rata rata hanya 5,3 persen,” katanya.

Seperti diketahui ada 10 janji Jokowi-Ma’ruf pada saat kampanye lalu.
1. Kemiskinan turun dan kartu sembako murah
2. Klaim jaminan pendidikan dan KIP-Kuliah
3. Program Mekaar dan UMi
Soal pemberdayaan perempuan, Jokowi memamerkan program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) dan program pembiayaan Ulta Mikro (UMi).
4. Sertifikasi tanah dan konsesi lahan
5. Dana desa akan capai Rp 400 triliun
6. Koperasi petani dan bank mikro nelayan
7. Rasio elektrifikasi dan pemanfaatan energi terbarukan
8. Kartu pra-kerja
9. Permudah usaha generasi muda
10. Akses internet cepat

 



Sumber: BeritaSatu.com