Pengacara Prabowo Klaim Semua Kecurangan Sudah Dibuktikan di Sidang

Pengacara Prabowo Klaim Semua Kecurangan Sudah Dibuktikan di Sidang
Sidang lanjutan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) presiden dan wakil presiden di gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat (21/6/2019). ( Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono )
Yeremia Sukoyo / YUD Rabu, 26 Juni 2019 | 15:35 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota tim kuasa hukum Prabowo-Sandi, Lutfi Yazid menilai, segala bukti terjadinya kecurangan telah dibuktikan pihaknya di persidangan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK). Saat ini, pihaknya pun menunggu keputusan MK yang akan dibacakan pada Kamis (27/6/2019) besok.

"Ada unsur-unsur kecurangan dan itu sudah kita buktikan dalam persidangan. Jika disahkan kecurangannya itu, maka putusan MK pun menjadi persoalan. Kenapa yang kita butuhkan itu adalah publik trust, pemerintah siapapun nanti yang akan datang kalau tidak ada public endorsement maka akan bermasalah di perjalanannya," kata Lutfi Yazid dalam diskusi "Apakah Kecurangan Disahkan?" di Media Center Prabowo-Sandi, Jakarta, Rabu (26/6/2019).

Pihak kuasa hukum pun berharap agar MK tetap cermat dan teliti dalam membuat keputusan. Semuanya harus dilihat faktanya secara utuh. Jangan sampai MK melihat kebenaran yang setengah-setengah.

Menurutnya, dalam persidangan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) malah memperlihatkan bukti yang amburadul. Yakni penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada 21 Mei 2019. Padahal harusnya sebelum pemilu 17 April 2019.

Luthfi kembali mengingatkan, proses persidangan PHPU Pilpres 2019 dipantau oleh publik. Termasuk saat proses tahapan Pilpres. Oleh karena itu, MK sebagai lembaga terakhir menegakkan keadilan dan konstitusi rakyat harus cermat melihat semua bukti kecurangan yang sudah disampaikan. 

 



Sumber: Suara Pembaruan