Polda Metro Belum Terima Pemberitahuan Aksi di KPU dan MK

Polda Metro Belum Terima Pemberitahuan Aksi di KPU dan MK
Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Eko Margono ( Foto: Beritasatu TV )
Aichi Halik / AHL Selasa, 25 Juni 2019 | 20:38 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono mengatakan hingga saat ini Polda Metro Jaya belum menerima surat pemberitahuan izin keramaian di sekitar gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Mahkamah Konstitusi (MK).

“Sampai hari ini kami belum menerima permohonan untuk izin keramaian, tapi kami sudah menyampaikan seperti di KPU kami melarang kegiatan-kegiatan penyampaian aspirasi di sana,” kata Gatot usai meninjau Gedung KPU bersama Pangdam Jaya Mayjen TNI Eko Margono di Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (25/6/2019).

Gatot mengatakan, pihaknya akan melarang adanya kegiatan unjuk rasa di sekitar gedung KPU RI saat hakim MK membacakan hasil sidang penetapan Pilpres 2019 pada Kamis (27/6/2019).

"Ini kan ada rangkaian kegiatan, setelah pengumuman di MK kemudian beralih ke KPU, kami berkoordinasi bagaimana kita melakukan pengamanan di KPU," ujar Gatot.

Pelarangan aksi unjuk rasa di sejumlah lokasi, kata Gatot, berkaca pada kegiatan aksi unjuk rasa pada 21 dan 22 Mei di depan Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu RI) yang berujung rusuh.

“Kita ingat ada insiden 21-22. Kita sudah memberikan toleransi tapi ada pihak tertentu, oknum tertentu yang berakibat terjadinya kerusuhan. Itu kan. Makanya kita tidak ingin terjadi,” tegas Gatot.



Sumber: BeritaSatu TV