Hasto Tegaskan Penyusunan Kabinet Hak Prerogatif Presiden

Hasto Tegaskan Penyusunan Kabinet Hak Prerogatif Presiden
Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, saat rapat kerja daerah (Rakerda) di Bengkulu, Senin (24/6/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Markus Junianto Sihaloho )
Markus Junianto Sihaloho / FER Senin, 24 Juni 2019 | 20:29 WIB

Bengkulu, Beritasatu.com - PDI Perjuangan (PDIP) menyadari sepenuhnya penilaian banyak pihak soal peran utama bersama rakyat dalam memenangkan pasangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin. Namun, partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri ini, takkan jumawa ketika kabinet disusun nantinya.

"Penyusunan kabinet adalah hak prerogatif presiden. Kami meyakini pak presiden membahas hal tersebut dengan para ketum partai pengusung," kata Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, di Bengkulu, Senin (24/6/2019).

Hasto menjelaskan, pihaknya memahami bahwa banyak yang memperhatikan sejumlah fakta pada pilpres lalu. Dimana Jokowi menang di 21 propinsi dan 1 dapil luar negeri, sejalan dengan PDIP yang menang di 19 propinsi dan dapil luar negeri.

"Dengan demikian banyak yang melihat kemenangan di PDIP itu senafas dengan kemenangan Pak Jokowi. Artinya kami bisa mempertanggungjawabkan dimana PDIP kuat, di situ pak Jokowi pasti menang bersama Kiai Ma'ruf," kata Hasto.

Namun, lanjut Hasto, PDIP sepenuhnya memahami juga bahwa urusan kabinet pemerintah akan melihat faktor-faktor seperti porsi kursi di parlemen. Meski demikian, kembali lagi, bahwa hal itu akan menjadi hak prerogatif Presiden Jokowi.

Soal siapa nama calon menteri dari PDIP, Hasto memastikan pihaknya punya banyak kader yang siap untuk ditugaskan. Namun di internal partainya memiliki aturan soal penugasan, yang diputuskan oleh Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

"Demokrasi di PDIP menyerahkan semua hal tersebut kepada Ibu Megawati Soekarnoputri," kata Hasto.

Hasto menambahkan, sosok menteri haruslah memahami kementerian yang akan dipimpin, kepemimpinan, mampu menjalankan tugas dengan baik, memiliki kemampuan teknokrasi, dan mampu membawa perubahan lebih baik di kementerian demi kemajuan bangsa.



Sumber: BeritaSatu.com