Muhaimin Sebut Koalisi Jokowi-Ma'ruf Tak Perlu Ditambah Lagi

Muhaimin Sebut Koalisi Jokowi-Ma'ruf Tak Perlu Ditambah Lagi
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar didampingi Ketua Fraksi PKB DPR H Cucun Ahmad Syamsulrijal dan Cawapres nomor urut 01 Ma’ruf Amin. ( Foto: istimewa )
Yustinus Paat / FER Senin, 17 Juni 2019 | 18:28 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar atau sering disapa Cak Imin menilai bahwa koalisi Jokowi-Ma'ruf sudah gemuk. Karena itu, anggota koalisi dinilai tidak perlu ditambah lagi.

Hal ini disampaikan Cak Imin menanggapi wacana Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN) yang hendak bergabung dengan koalisi pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin

"Ya pada dasarnya koalisi pendukung 01 ini kan sudah gemuk ya, jumlahnya besar, sehingga di DPR tidak perlu tambahan lagi," ujar Cak Imin di Kantor DPP PKB, Jakarta, Senin (17/6/2019).

Menurut Cak Imin, dengan koalisi yang ada, maka stabilitas politik bisa terjaga. Selain itu, kata dia, partai koalisi bisa menjaga program Jokowi-Ma'ruf kedepan DPR, meski tanpa Partai Demokrat dan PAN.

"Koalisi di DPR sudah berlebih-lebih, sehingga stabilitas sudah cukup (dengan koalisi yang ada)," tandas Cak Imin.

Namun, Cak Imin mengakui bahwa Demokrat dan PAN juga bisa bergabung dengan alasan lain, yakni dalam rangka rekonsiliasi nasiona. "Tapi kalau dalam rangka rekonsiliasi nasional why not, tidak ada masalah," tutur Cak Imin.

Terkait komposisi baru kabinet Jokowi-Ma'ruf kedepan, Cak Imin belum bersedia mengungkapkan, apakah jumlah menteri dari partainya akan bertambah atau berkurang. Cak menyerahkan sepenuhnya kepada presiden Jokowi.

"Kabinet belum. Insya Allah akan menjadi sikap presiden. Kita akan tunggu saja, karena itu kan hak prerogatif presiden," pungkas Cak Imin.



Sumber: BeritaSatu.com