Intip Persiapan Pemkot Semarang Gelar Summit Kota Sehat 2020

Intip Persiapan Pemkot Semarang Gelar Summit Kota Sehat 2020
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. ( Foto: ist )
Jayanty Nada Shofa / JNS Minggu, 16 Februari 2020 | 21:29 WIB

Semarang, Beritasatu.com - Persiapan untuk penyelenggaran Summit Kota Sehat 2020 di Semarang kini menuju rampung.

Sebagai tuan rumah, Wali Kota (Walkot) Semarang memastikan agar acara berskala nasional ini dapat menjadi tempat pertukaran ilmu dalam menciptakan Kota Sehat. Sebab, menurutnya, kesehatan berperan penting dalam pembangunan bangsa.

"[Konsep] 'Kota Sehat' menjadi bagian penting dalam pembangunan manusia di Indonesia. Harapannya Semarang dapat lancar sebagai tuan rumah dan dapat menjadi tempat yang nyaman untuk berdiskusi, transfer ilmu dan pengalaman yang tentunya untuk menghasilkan kolaborasi mewujudkan kesehatan masyarakat di daerah masing-masing,” ujar wali kota yang akrab disapa Hendi ini di Semarang, Minggu (16/2/2020).

Dalam menciptakan ruang diskusi yang menarik, Pemkot Semarang telah mempersiapkan seminar dengan narasumber lintas kementerian dan universitas internasional, serta pemaparan oleh sejumlah wali kota.

Terdapat pula pameran program unggulan Kota Sehat yang diterapkan oleh 20 perwakilan kota.

Tak hanya itu, peserta dapat mengikuti site visit ke 11 kelurahan di Semarang yang aktif dalam mendukung konsep Kota Sehat. Di antaranya adalah Kelurahan Kandiri dengan pariwisata sehat, Kelurahan Pedurungan Tengah dengan ketahanan pangan dan gizi, serta Kelurahan Pedalangan sebagai tatanan permukiman sarana umum.

Disertai dengan sentuhan wisata Semarang, peserta dapat mengunjungi Kota Lama, pengelolaan sampah di Jatibarang hingga kawasan agrowisata Cepoko dan Purwosari.

Di sisi lain, Pemkot Semarang berharap dapat berkontribusi sebagai role model dalam menciptakan Kota Sehat. Sebab, Semarang telah berhasil meraih penghargaan Swasti Saba Wistara yakni predikat tertinggi Kota Sehat & Sejahtera pada taraf pengembangan menurut Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri.

"Sebagai tuan rumah tentu tidak hanya pelaksanaan acaranya saja yang dipikirkan, tapi bagaimana Kota Semarang nantinya dapat benar menunjukkan sebagai Kota Sehat dengan predikat Swasti Saba Wistara. Untuk itu, semua elemen diharapkan dapat bergerak bersama mendukung Kota Semarang sebagai tuan rumah," ujar Ketua Summit Kota Sehat Krisseptiana.

Sebagai informasi, Summit Kota Sehat 2020 akan diselenggarakan pada 29 Maret hingga 1 April mendatang. Acara ini akan diikuti oleh 416 perwakilan kabupaten, 98 perwakilan kota, serta 34 pembina provinsi sehat se-Indonesia.



Sumber: PR