Skatepark Internasional akan Dibangun di Kolong Flyover Pasar Rebo

Skatepark Internasional akan Dibangun di Kolong Flyover Pasar Rebo
Sejumlah pemuda memanfaatkan ruang terbuka publik untuk berlatih skate board dan sepeda BMX di Taman Spot Budaya Dukuh Atas, Jakarta Selatan, Selasa 20 Agustus 2019. ( Foto: Suara Pembaruan/Joanito De Saojoao )
Lenny Tristia Tambun / WBP Senin, 21 Oktober 2019 | 21:24 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Taman budaya di DKI Jakarta akan bertambah seiring rencana Dinas Bina Marga DKI akan membangun Taman Budaya di kolong jalan layang (flyover) Pasar Rebo, Jakarta Timur. Saat ini sudah ada empat di Jakarta Pusat, yaitu Taman Budaya Dukuh Atas, Taman Budaya Terowongan Kendal, RPTRA Kalijodo dan Kolong flyover (FO) Slipi.

Kepala Dinas Bina Marga DKI, Hari Nugroho mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI tidak hanya membangun trotoar, tetapi juga membangun ruang interaksi atau ruang ketiga seperti taman budaya.

“Sekarang kan kita sudah punya taman budaya dua yakni di Dukuh Atas dan Terowongan Kendal. Nah sebentar lagi, akan ada taman budaya yang tidak kalah menarik dari dua spot budaya yang sudah ada yaitu di flyover Pasar Rebo,” kata Hari Nugroho di Balai Kota DKI, Jakarta, Senin (21/10/2019).

Saat ini, konstruksi pembangunan taman budaya di bawah FO Pasar Rebo sedang berjalan. Diharapkan akhir tahun ini bisa rampung. Hari mengungkapkan, Taman Budaya dibawah FO Pasar Rebo memiliki luas yang lebih besar dibandingkan Taman Spot Budaya 2 Dukuh Atas.

“Di sana kan luasnya hampir 1.000 meter. Tepatnya sekitar 926 meter persegi. Karena sangat luas, maka kita akan bangun skatepark seperti di Taman Spot Budaya 2 Dukuh Atas. Hanya sana nanti skatepark-nya akan lebih besar dan memiliki standar skala internasional,” terang Hari Nugroho.

Tidak hanya itu, nanti juga akan dibuatkan taman untuk sepeda BMX, ada ruang taman baca, ampi theater dan taman bermain. “Konsepnya sama dengan Taman Spot Budaya 2 Dukuh Atas. Namun ini lebih lebar. Ini akan menjadi ruang ketiga bagi masyarakat yang bisa saling berinteraksi,” ujar Hari Nugroho.

Pembangunan Taman Budaya di bawah kolong FO Pasar Rebo, lanjutnya berdasarkan masukan dari masyarakat. Karena selama ini, taman budaya dibangun hanya di pusat Kota Jakarta saja. Masyarakat ingin dibangun juga taman budaya yang besar dan luas di daerah-daerah lainnya. “Ini kan masukan masyarakat. Mereka ingin ruang ketiga tidak hanya dibangun di jakarta kota atau Jakarta Pusat. Maka kita buatkan taman-taman budaya di Jakarta Timur, Barat, Selatan dan Utara,” terang Hari Nugroho.



Sumber: BeritaSatu.com