Anies Lantik Dua Deputi Gubernur DKI

Anies Lantik Dua Deputi Gubernur DKI
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan melantik dua Deputi Gubernur DKI di Balai Kota DKI, Jakarta, Kamis (12/9/2019) ( Foto: Beritasatu.com / Lenny Tristia Tambun )
Lenny Tristia Tambun / FMB Kamis, 12 September 2019 | 14:46 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Setelah kosong hampir dua tahun, akhirnya dua jabatan Deputi Gubernur DKI terisi. Hari ini, Kamis (12/9/2019), Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan melantik dua deputi gubernur di Balai Kota DKI.

Mereka yang dilantik adalah Suharti menjadi Deputi Gubernur bidang Pengendalian Kependudukan dan Permukiman menggantikan Syahrul Effendi yang telah pensiun.

Dadang Solihin dilantik menjadi Deputi Gubernur DKI bidang Budaya dan Pariwisata menggantikan Sylviana Murni yang mengundurkan diri karena maju sebagai calon wakil gubernur DKI dalam Pilkada DKI 2017.

Untuk mengisi kekosongan tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI melakukan lelang jabatan terhadap dua posisi tersebut, dan terpilihlah keduanya yang dulu merupakan pegawai Bappenas.

Anies Baswedan mengharapkan keduanya dapat membantu tugas Gubernur DKI Jakarta, terutama di dalam bidang kependudukan, pariwisata dan kebudayaan. Jabatan Deputi Gubernur merupakan jabatan yang bertugas membantu Gubernur dalam menyelenggarakan pemerintahan sesuai dengan Pasal 14 UU Nomor 29 Tahun 2007.

“Alhamdulillah kita bersyukur pada hari ini proses panjang telah mendapatkan ujungnya. Amanat yang diberikan oleh saudara-saudara semua adalah amanah yang besar, tapi Insya Allah bukan amanat yang berat. Insyaallah amanat itu akan dijalankan dengan sebaik-baiknya,” kata Anies Baswedan dalam sambutannya.

Sebagai pemerintah ibu kota negara, jabatan yang baru saja diemban mendapatkan tantangan cukup besar. Oleh karena itu, ia berharap penambahan sumber daya manusia berkualitas di lingkungan Pemprov DKI Jakarta makin mendorong kemajuan di ibu kota. Keduanya segera dapat berkolaborasi langsung bersama seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta.

Di bidang budaya dan pariwisata, menurut Anies Baswedan, merupakan bidang yang menjadi prioritas Pemprov DKI. Kota Jakarta adalah simpul kebudayaan untuk Indonesia. Lintas unsur suku bangsa ada di sini, serta momen pembentukan negara Indonesia ada di Kota Jakarta.

“Karena itu, unsur kebudayaan pengembangannya harus dilakukan secara serius. Yang kedua adalah pariwisata. Kita menyadari persis bahwa salah satu pembuat perekonomian paling cepat pada hari-hari ini adalah pariwisata. Kita berharap nantinya bidang ini bisa berkembang amat pesat. Karena itu, seriusi untuk mengembangkan kedua bidang ini,” terang Anies Baswedan.

Sementara di bidang Kependudukan dan Permukiman merupakan salah satu masalah yang harus dientaskan. Karena Jakarta telah menjadi magnet Indonesia dalam pergerakan ekonomi. Ditegaskannya, setiap warga negara Indonesia memiliki hak yang sama untuk dapat bekerja di mana saja, sehingga arus urbanisasi dan hunian yang ada di Jakarta harus mampu dikelola dengan baik.

Ia mengharapkan kedua deputi gubernur ini bisa mengkaji ulang program kerja dan kegiatan di dua bidang tersebut. Lalu memberikan masukan kepada Gubernur DKI untuk bisa memastikan semua sejalan, terutama di kedua bidang tadi.

“Kita menginginkan Jakarta terus berkembang menjadi kota pusat bisnis dan destinasi wisata kota, dan menjadi kota yang berbudaya untuk seluruh penghuninya tinggal dan memungkinkan semua penduduk yang tinggal di Jakarta untuk mendapatkan masa depan yang lebih baik,” jelas Anies Baswedan.



Sumber: BeritaSatu.com