Logo BeritaSatu

Ada Insentif PPnBM, Bisnis Multifinance Terdongkrak

Kamis, 10 Juni 2021 | 19:15 WIB
Oleh : Herman / WBP

Jakarta, Beritasatu.com – Seiring pulihnya industri otomotif Indonesia berkat adanya relaksasi pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) kendaraan bermotor, bisnis perusahaan pembiayaan atau multifinance juga mulai memperlihatkan tren pemulihan. Apalagi menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dari 173 perusahaan multifinance di Indonesia, sebanyak 100 perusahaan atau lebih dari 60% memberikan pembiayaan otomotif.

Ketua Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Suwandi Wiratno mengakui, secara bertahap perusahaan multifinance memang sudah mulai merangkak naik. Hal ini bisa dilihat apabila membandingkan kinerja dari bulan ke bulan (month-to-month), Namun secara year-on-year, kinerja Maret 2021 dibandingkan Maret 2020 masih mengalami tekanan penurunan piutang pembiayaan hingga -18% sampai -19%.

“Untuk pergerakan month-to-month, dari penjualan kendaraan roda empat, kita melihat adanya pergerakan luar biasa. Demand naik tinggi sejalan dengan adanya insentif PPnBM. Ini juga ada pengaruhnya ke kendaraan roda dua yang meningkat, walaupun tidak ada insentif PPnBM,” kata Suwandi dalam acara Zooming with Primus bertajuk “Bisnis Multifinance Rebound” yang disiarkan langsung Beritasatu TV, Kamis (10/6/2021).

Agar industri otomotif bisa terus menggeliat, Suwandi juga berharap agar insentif PPnBM dengan besaran 100% bisa diperpanjang, sehingga pada akhirnya ikut mendorong kinerja industri multifinance. Di sisi lain, Suwandi juga berharap para agen pemegang merek (APM) dapat meningkatkan kapasitas produksinya untuk memenuhi permintaan yang meningkat. “Kalau insentif PPnBM 100% ini diperpanjang, tentu keinginan masyarakat semakin meningkat untuk mengganti kendaraan atau membeli mobil baru,” kata Suwandi.

Direktur Utama PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk Hafid Hadeli juga mengakui, pembiayaan di Adira mulai meningkat dari bulan ke bulan sejak adanya relaksasi PPnBM. Misalnya pada Januari 2021, pembiayaan di Adira baru sekitar 50% dari kondisi sebelum pandemi. Kemudian di April 2021 sudah mencapai sekitar 80%. “Kami melihat kelas menengah sudah mulai belanja, apalagi didukung adanya insentif PPnBM, sehingga ini kesempatan yang baik untuk beli mobil,” kata Hafid.

Kepala Departemen Pengawasan Industri Keuangan dan Non Bank 2B OJK Bambang W. Budiawan menambahkan, kinerja industri pembiayaan sebetulnya tidak hanya bergantung pada relaksasi saja. Namun Bambang melihat momentum pertumbuhan bulanan ini harus disikapi dengan beberapa perbaikan internal. Sehingga apabila nanti kondisinya sudah lebih baik, perusahaan pembiayaan bisa menangkap peluang yang ada. “Sembari kita melakukan bisnis secara perlahan, tetapi juga internal dari bisnis proses, kemudian profiling customer, hal-hal yang mendukung bisnis seperti teknologi digital juga harus dibenahi. Supaya ketika pemulihan sudah di depan mata, jangan sampai kita kehilangan momentum,” kata Bambang.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Mitsubishi Luncurkan Edisi Spesial Xpander dan Xpander Cross

MMKSI kembali meluncurkan edisi spesial untuk Mitsubishi Xpander dan Xpander Cross yang diberi nama Rockford Fosgate Black Edition.

OTOMOTIF | 10 Juni 2021

Oase Hadirkan Inovasi Helm Bluetooth untuk Pengendara Motor

Produk Oase Rider ini adalah helm berbentuk half face dilapisi warna hitam glossy dengan single clear visor, dan sistem penguncian microlock aman dan simpel.

OTOMOTIF | 10 Juni 2021

Tetap Patuhi Prokes, Pajero Indonesia One Gowes Bareng di TMII

Pengurus Komunitas Pajero Indonesia One sedang menyiapkan touring jangka pendek ke Pangandaran dan jarak jauh ke Labuan Bajo.

GAYA HIDUP | 9 Juni 2021

Tingkatkan Kemampuan Mekanik, MPMRent Gandeng Daihatsu Gelar Pelatihan

Untuk meningkatkan kemampuan mekanik, PT Mitra Pinasthika Mustika Rent (MPMRent) bekerja sama dengan Daihatsu menggelar pelatihan.

OTOMOTIF | 7 Juni 2021

Tesla Recall 7.696 Kendaraan Model 3 dan Y karena Masalah Sabuk Pengaman

Dari total recall tersebut, sebanyak 5.530 dilakukan pada Model 3 produksi 2018 hingga 2020 dan Model Y produksi tahun 2019 hingga 2021.

OTOMOTIF | 5 Juni 2021

Duet Bamsoet-Moeldoko Pimpin Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia

Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia atau Periklindo resmi didirikan di Jakarta, Minggu (25/4/2021).

OTOMOTIF | 2 Juni 2021

PPnBM 50%, Ini Daftar Lengkap Potongan Harga Mitsubishi Xpander

Pada periode diskon 100% PPnBM, Mitsubishi Xpander dan Xpander Cross mendapat potongan harga Rp 14 jutaan sampai Rp 18 jutaan tergantung tipenya.

OTOMOTIF | 2 Juni 2021

Jababeka Gandeng Starvo Bangun Charging Station Mobil Listrik

PT Jababeka Tbk (KIJA) menggandeng Starvo untuk menghadirkan stasiun pengisian kendaraan listrik umum di kawasan Kota Jababeka Cikarang.

OTOMOTIF | 2 Juni 2021

Lockheed Martin dan GM Kembangkan Kendaraan untuk Penelitian NASA di Bulan

Lockheed Martin mengatakan kendaraan di bulan generasi berikutnya sedang dirancang untuk menempuh jarak yang jauh lebih jauh.

OTOMOTIF | 31 Mei 2021

Penggemar Mobil Klasik Tumbuh di Masa Pandemi

Classic Car Entushias (CCE) Surabaya menggelar pameran mobil klasik di kawasan perumahan CitraLand The GreenLake, Surabaya, Minggu (30/5/2021).

OTOMOTIF | 30 Mei 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS