Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Mantan Ketua LADI Bantah Lalai Urus Standar Antidoping yang Berujung Sanksi WADA

Rabu, 20 Oktober 2021 | 08:03 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / BW

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) periode 2017-2020, dokter Zaini Khadafi Saragih membantah kepengurusannya dinilai lalai mengurus standar antidoping yang diminta Badan Anti-Doping Dunia atau World Anti-Doping Agency (WADA), meski akhirnya LADI pun menerima sanksi dari WADA.

Buntut sanksi WADA ini, Indonesia tidak bisa mengibarkan bendera Merah Putih di ajang internasional. Sehingga, saat menjuarai Piala Thomas Minggu (17/10/2021), yang dikibarkan di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, adalah bendera PBSI sebagai induk olahraga bulutangkis Indonesia, bukan bendera Merah Putih.

"Terus terang saya membantah tudingan saya lalai, gila apa ya. Saat saya menjadi pengurus Ketua LADI, organisasi ini sedang bermasalah dan sudah disanksi akhir 2016. Lalu saya menjadi Ketua LADI, saya langsung membenahinya dan akhirnya bisa dicabut sanksi dari WADA. Saya tegaskan saat awal 2017 hingga akhir tahun 2020 LADI di bawah kepengurusan saya tidak pernah disanksi," ungkapnya kepada Beritasatu.com, Selasa (19/10/2021).

Menurut mantan Ketua LADI ini, kalau dia meninggalkan permasalahan, tentu saat itu juga LADI langsung diberikan sanksi oleh WADA. Jadi tidak mungkin permasalahan pada 2017 lalu dihukum WADA pada 2020.

Dikatakan, WADA kalau menemukan masalah biasanya 1-2 bulan langsung memberikan hukuman atau sanksi.

Di bawah kepemimpinannya, LADI tidak pernah mendapatkan sanksi dari WADA. Diakui, LADI dan WADA intensif melakukan komunikasi dua arah, sehingga segala permasalahan yang timbul, bisa segera teratasi dengan cepat.

"Di kepengurusan saya selama 4 tahun, hubungan LADI dengan WADA sangat baik, bahkan selesai kepengurusan saya, bulan Mei kemarin saya mendapat surat penghargaan atau apresiasi dari WADA. Ini artinya mereka melihat kinerja LADI yang bagus selama 4 tahun (2017-2020). Kalau kinerja saya buruk, tidak mungkin diberikan surat penghargaan itu," jelasnya.

Heran
Maka dari itu, ia pun heran merasa tertunding dan merasa ada upaya atau konspirasi jahat dari oknum tertentu untuk menjatuhkan kepengurusan LADI lama atau sebelumnya demi kepentingan yang belum diketahui secara jelas.

"Ya mari dibuktikan saja dan itu mudah kok. Kalau memang ada indikasi, ayo buktikan, jangan hanya menuding dan melempar isu bahwa kepengurusan lama itu lalai atau ada kepentingan lain untuk menghancurkan hal ini. Sekarang itu LADI ada masalah dan masalah itu harus diselesaikan secepatnya agar sanksi bisa dicabut," urai Zaini.

Menurutnya, saat masalah sanksi sudah selesai, sebaiknya isu kasus ini dibawa ke kepolisian dan pengadilan. Kalau Menpora Zainudin Amali menyatakan masalah pengurus lama meninggalkan pending matters, ia membenarkan dan hampir semua lembaga atau organisasi seperti demikian.

"Maka dari itu, sebenarnya diperlukan adanya serah terima jabatan dan dokumen, agar semua terbuka lebar dan tidak ada yang ditutupi. Saya pun saat menjabat menerima pending matters adanya sanksi dari WADA dengan masalah yang lain, namun bisa kami selesaikan secepatnya. Sayangnya waktu menjabat tidak ada serah terima jabatan dan dokumen," ungkap Zaini yang saat ini berprofesi sebagai dosen di salah satu universitas.

Dokter Zaini menilai wajar sebuah organisasi meninggalkan permasalahan yang belum selesai. Itu artinya organisasi tersebut masih berjalan. Namun apabila sudah selesai, maka organisasi itu bubar.

"Di organisasi itu semua jelas bahwa setiap pergantian pengurus, pengurus baru harus mengikuti jalan organisasi," katanya.

Zaini pun menjelaskan ia secara resmi menjabat sebagai Ketua LADI sejak awal Januari 2017 saat menerima SK dari Menpora Imam Nahrawi dan berakhir Desember 2019. Lalu selama lima bulan yakni Januari hingga Mei 2020 terjadi kekosongan kepengurusan.

"Lalu per Juni 2020, SK Ketua LADI saya diperpanjang hingga Desember 2020 oleh pihak Kemenpora. Dan pada akhirnya di akhir tahun 2020, saya diberikan SK kembali oleh pihak Kemenpora, bahwa sudah ada SK telah selesai dan ada SK kepengurusan yang baru dan pengurus lama dibubarkan serta dilarang membawa-bawa nama LADI lagi," ujarnya.

Ia pun tidak tahu siapa penerus atau penggantinya sebagai Ketua LADI pada Januari 2021. Setelah ketua baru LADI terpilih, Zaini mengaku menunggu jalinan komunikasi. Namun, tidak ada pengurus baru yang menghubunginya. Selain itu, dirinya juga tidak ada diminta Kemenpora untuk melakukan serah terima jabatan ataupun dokumen ke kepengurusan yang baru selanjutnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

105 Peserta Antusias Ikut Belitung Sprint Triathlon 2021

Sebanyak 105 peserta antusias mengikuti Belitung Sprint Triathlon 2021 meski tanpa nomor renang.

OLAHRAGA | 6 Desember 2021

DKN Garda Bangsa Gelar Turnamen Golf Milenial Parlemen

Pemuda DKN Garda Bangsa menggelar Turnamen Golf Milenial Parlemenmemperebutkan Piala Tetap Anggota DPR Tommy Kurniawan.

OLAHRAGA | 6 Desember 2021

Qarrar Firhand Ali Juarai Eshark Rok Cup 2021

Qarrar Firhand Ali  pada balapan putaran 6 ini juga didukung oleh Pertamina, mencatat waktu terbaik 58.402 di final race Kejuaraan Nasional Gokart Eshark Rok Cup 2021

OLAHRAGA | 6 Desember 2021

Basket NBA, Rockets Raih Kemenangan Beruntun Keenam

Klub Houston Rockets meraih kemenangan beruntun keenam kalinya, setelah tampil di kandang mengalahkan New Orleans Pelicans 118-108.

OLAHRAGA | 6 Desember 2021

Kalahkan Kroasia, Rusia Juara Piala Davis untuk Ketiga Kali

Rusia mengamankan gelar Piala Davis ketiga dan yang pertama dalam 15 tahun, saat Daniil Medvedev mengalahkan petenis Kroasia Marin Cilic 7-6(7), 6-2.

OLAHRAGA | 6 Desember 2021

Ini Penyebab GP Arab Saudi Sempat Dihentikan  

Grand Prix Formula 1 di Jeddah, Arab Saudi, sempat ditangguhkan setelah 13 putaran karena salah satu pagar pembatas di Sirkuit Corniche rusak menyusul kecelakaanMick Schumacher.

OLAHRAGA | 6 Desember 2021

Gelar Juara Dunia F1 Ditentukan di Abu Dhabi

Pembalap tim Mercedes Lewis Hamilton keluar sebagai juara Grand Prix (GP) Formula 1 (F1) di Sirkuit Jeddah, Senin (6/12/2021) dini hari WIB.

OLAHRAGA | 6 Desember 2021

Gagal Juara, Marcus/Kevin: Jujur, Kami Sangat Lelah

Kelelahan yang dialami Marcus/Kevin merupakan akumulasi dari panjang dan padatnya jadwal pertandingan sejak bulan Oktober di tur Eropa.

OLAHRAGA | 5 Desember 2021

Indonesia Cuma Kebagian Satu Gelar Juara di IBF Bali

Prestasi terbaik satu-satunya diraih pasangan ganda putra, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo di Indonesia Terbuka.

OLAHRAGA | 5 Desember 2021

Axelsen Sukses Jadi Juara BWF World Tour Finals

Sukses di BWF World Tour Finals menjadi gelar kedua Axelsen di Indonesia Badminton Festival setelah Indonesia Terbuka 2021.

OLAHRAGA | 5 Desember 2021


TAG POPULER

# Mahasiswi Bunuh Diri


# Kasus Anak Ahok


# Kereta Api Tabrak Angkot


# Marcus/Kevin


# Jokowi 3 Periode



TERKINI
5 Terdakwa Korupsi Asabri Dituntut 10 hingga 15 Tahun

5 Terdakwa Korupsi Asabri Dituntut 10 hingga 15 Tahun

NASIONAL | 3 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings