Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Jelang Olimpiade, Pelatih Kuatkan Mental Jordan/Melati

Kamis, 22 Juli 2021 | 15:59 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / BW

Tokyo, Beritasatu.com - Tim Indonesia terus mengejar persiapan akhir dalam dua hari jelang berlangsungnya cabang bulutangkis di ajang Olimpiade Tokyo 2020. Salah satunya adalah wakil ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti.

Jordan/Melati yang akan mengawali laga kontra wakil Australia, Simon Wing Hang Leung/Gronya Somerville pada Sabtu (24/7/2021) ini, diakui pelatihnya Nova Widianto hanya tinggal menguatkan faktor mental.

"Kondisi Jordan/Melati sejauh ini sudah sangat bagus. Latihannya sudah banyak ke teknik, latihan fisiknya sudah dikurangi. Di dua hari terakhir ini tinggal menyiapkan dan menguatkan mental saja. Yang terpenting sekarang mentalnya harus siap," tutur Nova kepada Tim Humas dan Media PP PBSI saat dihubungi dari Jakarta, Kamis (22/7/2021).

"Karena Olimpiade selama ini kalau saya lihat kadang-kadang orang yang ada di peak performance-nya belum tentu secara mental. Kalau saya flash back, Owi/Butet itu performa terbaiknya di 2012, tetapi emasnya di 2016. Kenapa? Karena mereka secara permainan 2012 itu sudah bagus tetapi secara mental belum siap," lanjutnya.

Lebih lanjut Nova mengatakan, masa persiapan di Tokyo sangatlah berbeda dengan saat pemusatan latihan di Kumamoto karena terbatasnya waktu yang diberikan panitia.

"Memang tidak seperti di Kumamoto ya, di sini waktunya dibatasi baik di practice court ataupun di main hall, jadi kami harus pintar-pintar mengatur program. Sparring juga hanya ada Fajar/Rian, jadi saling bergantian," ujar Nova.

"Tetapi semua negara juga mengalami hal yang sama. Jadi tidak ada alasan buat kami untuk tidak memaksimalkan jadwal latihan yang ada. Beruntungnya sejak hari pertama latihan di main hall, kami tim Indonesia sudah berkesempatan menjajal tiga lapangan pertandingan. Ini bagus untuk adaptasi. Kendala yang signifikan tidak ada, hanya memang agak silau lampunya," jelas Nova.

Grup C
Selain Simon/Gronya, Jordan/Melati juga bergabung bersama Yuta Watanabe/Arisa Higashino (Jepang) dan Mathias Christiansen/Alexandra Boje (Denmark) di grup C. Nova mengungkapkan tidak menyiapkan strategi khusus untuk calon lawan anak asuhnya ini. Nova hanya fokus pada kesiapan Jordan/Melati di setiap laganya.

"Bertemu pasangan Australia di partai pertama harusnya jadi keuntungan bagi Jordan/Melati. Asal tidak lengah mereka bisa memanfaatkan ini sebagai langkah awal untuk masuk ke suasana pertandingan sebelum bertemu lawan yang sepadan," ucap Nova.

"Saya tidak menyiapkan strategi khusus ya karena semua pasti buta dengan kekuatan lawan. Kondisi seperti sekarang membuat saya lebih menyiapkan ke Jordan/Melati saja. Tidak bisa pertandingan terakhir calon lawan mereka menjadi patokan, pasti beda. Untuk Yuta/Arisa saya juga melihatnya sebagai tuan rumah mungkin hanya menang lamanya mereka berlatih di main hall, jadi sudah tahu kondisi lapangan. Sementara kalau sudah di pertandingan, di kondisi yang tanpa penonton semuanya jadi sama saja. Seperti main di tempat netral. Menguntungkan buat kita juga tidak karena bisa saja dengan tidak ada penonton tekanannya jadi berkurang, Yuta/Arisa jadi bisa main lebih lepas. Itu juga harus diwaspadai," jelas Nova.

Nova yang bersama Liliyana Natsir menyumbang medali perak pada ajang Olimpiade Beijing 2008 juga membagi pengalaman saat itu untuk dijadikan inspirasi bagi Jordan/Melati.

"Saya bilang ke Jordan/Melati, pengalaman saya main di Olimpiade itu jangan terlalu banyak dipikirin, tidak harus dijadikan beban. Dulu saya begitu, kalau setelah main saya keluar jalan-jalan di village karena kalau di dalam kamar saja kepikiran terus, stres, dan jadi tidak bisa tidur. Semua harus dijaga, makan, sikap dan lain-lain yang kecil-kecil itu, percaya tidak percaya ya itu berpengaruh. Yakin boleh tetapi kita tidak boleh takabur," pesan Nova.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Pimpinan Klasemen, Alvin Bahar Optimistis Menatap Putaran 3 ISSOM

Alvin Bahar bersemangat menyambut putaran 3 ISSOM setelah menjuarai dua seri sebelumnya.

OLAHRAGA | 21 September 2021

Schumacher Nilai Hamilton Mendramatisir Kecelakaan dengan Verstappen

Akibat insiden kecelakan tersebut, Hamilton menyebut dirinya mengalami cedera setelah mobil Verstappen memanjat di atas penutup kursi duduknya.

OLAHRAGA | 21 September 2021

Airlangga Berharap PON Papua dan Superbike Tak Menjadi Klaster Baru

Airlangga yang juga Ketua PB Wushu, mengatakan untuk kapasitas venue PON Papua, penonton hanya dibolehkan maksimal 25% dari total kapasitas.

OLAHRAGA | 21 September 2021

Susi Susanti dan Haryanto Arbi Dukung PIK2 Ciptakan Prasarana Olahraga

Mantan pebulutangkis Susi Susanti dan Haryanto Arbi mendukung dan memberi apresiasi atas rencana pembangunan pusat olahraga di PIK2.

OLAHRAGA | 21 September 2021

Cedera, Annisa Widyarni Batal Perkuat Tim Basket Indonesia di Asia Cup

Butuh sembilan bulan bagi Annisa yang baru saja selesaikan studi S2 untuk kembali bermain basket lagi.

OLAHRAGA | 21 September 2021


Ekshibisi Esports PON XX Papua Sampaikan Pesan untuk Dunia

Ekshibisi di PON Papua selain diharapkan menguatkan ekosistem esports Tanah Air, juga berpotensi memacu peningkatan kontribusi ekonomi digital.

OLAHRAGA | 21 September 2021

Muhammad Rafli Setiawan, Atlet Esport Termuda di PON Papua

Muhammad Rafli Setiawan, 13 tahun, menjadi atlet esport termuda di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.

OLAHRAGA | 21 September 2021

Pelepasan Tim Piala Sudirman dan Thomas-Uber, Ketum PBSI: Bertanding untuk Menang!

Sekretaris Jenderal Mohammad Fadil Imran mengucapkan pesan untuk terus menikmati pertandingan dan fokus.

OLAHRAGA | 21 September 2021

Gubernur Enembe: PON XX Pertaruhan Harga Diri Orang Papua

-Gubernur Papua Lukas Enembe menegaskan, ajang PON XX Papua yang akan berlangsung 2 hingga 15 Oktober 2021 menjadi pertaruhan harga diri orang Papua

OLAHRAGA | 20 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Fadli Zon: Pemerintah Harus Memperkuat Alutsista

Fadli Zon: Pemerintah Harus Memperkuat Alutsista

NASIONAL | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings