Ganda Putri Melaju, Ganda Campuran Terhenti
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.204 (-2.06)   |   COMPOSITE 6290.8 (-32.05)   |   DBX 1362.34 (-1)   |   I-GRADE 180.342 (-1.16)   |   IDX30 506.102 (-3.59)   |   IDX80 136.192 (-1.32)   |   IDXBUMN20 397.025 (-3.48)   |   IDXESGL 139.555 (-0.83)   |   IDXG30 142.425 (-1.56)   |   IDXHIDIV20 448.193 (-3.29)   |   IDXQ30 145.469 (-0.81)   |   IDXSMC-COM 298.549 (-2.25)   |   IDXSMC-LIQ 357.569 (-6.36)   |   IDXV30 134.488 (-2.08)   |   INFOBANK15 1048.13 (3.23)   |   Investor33 435.467 (-1.63)   |   ISSI 181.572 (-2.16)   |   JII 618.362 (-9.56)   |   JII70 218.204 (-3.25)   |   KOMPAS100 1215.76 (-9.91)   |   LQ45 948.468 (-7.11)   |   MBX 1702.13 (-9.99)   |   MNC36 323.237 (-1.37)   |   PEFINDO25 323.55 (-1.68)   |   SMInfra18 308.555 (-4.24)   |   SRI-KEHATI 369.754 (-1.01)   |  

Ganda Putri Melaju, Ganda Campuran Terhenti

Jumat, 22 Januari 2021 | 16:42 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Pasangan ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu tampil prima dan mengesankan pada perempat final Thailand Terbuka II 2021. Mereka melaju ke semifinal setelah menundukkan ganda Denmark.

Bertanding di lapangan dua, Impact Arena, Bangkok, Jumat (22/1/2021), Greysia/Apriyani mengalahkan pasangan Denmark, Alexandra Boje/Mette Poulsen dalam dua gim langsung dengan skor 21-9, 21-17. Greysia/Apriyani menyelesaikan pertandingan dalam tempo 40 menit.

Greysia mengakui sempat kesulitan melawan angin, apalagi hal itu diketahui benar pasangan Denmark. Alhasil pasangan putri nomor satu Indonesia itu membutuhkan tenaga lebih besar.

"Kami harus mengatur taktik sehingga mereka (Boje/Poulsen) tidak mampu untuk menyerang. Kami harus memukul lebih kencang dan sedikit lebih cepat saat melawan angin. Kami memang harus konsisten dengan taktik kami,” ucap Greysia usai laga.

Pada gim kedua, Greysia/Apriyani memeras keringat lebih banyak. Mereka memang terus unggul. Tetapi, Boje/Poulsen memberikan perlawanan yang intens sampai akhir.

Boje pun mengomentari lawannya bahwa mereka sejatinya bekerja sangat keras untuk mendapatkan poin demi poin. Mereka merasa sudah bermain baik, tetapi memang tidak cukup untuk mengalahkan Greysia/Apriyani yang menjadi unggulan kelima turnamen.

“Serangan kami lebih keras di satu sisi lapangan dan kami melakukan keputusan yang baik. Tetapi, melawan pasangan kelas dunia seperti mereka, memang susah sekali untuk mencetak angka,” imbuh Boje.

Pada semifinal Sabtu (23/1/2021), Greysia/Apriyani akan berhadapan dengan lawan sangat berat yakni ganda Korea Selatan yang menempati unggulan ketiga Lee So-hee/Shin Seung-chan. Hari ini, Lee/Shin membekap ganda putri Malaysia Viviah Hoo/Yap Cheng Wen dalam dua gim langsung dengan skor 21-13, 21-16.

“Kami akan mencoba yang terbaik melawan pasangan Korea itu. Kami tidak ingin kalah dan kami ingin menang. Itulah energi dan strategi untuk menghadapi mereka,” tukas Apriyani.

Sementara ganda campuran Indonesia harus rela terhenti di perempat final. Unggulan ke-6 ini takluk dari wakil Malaysia, Hoo Pang Ron/Cheah Yee See yang merupakan nomor 35 dunia di babak perempat final Thailand Open II 2021 dengan skor 21-12, 19-21 dan 19-21 dalam waktu 68 menit. Hafiz/Gloria mengakui banyak melakukan kesalahan.

“Kami tidak beruntung hari ini. Penampilan kami berdua tidak bagus, meski sudah mencoba memberikan yang terbaik, tetapi masih saja melakukan banyak kesalahan. Banyak sekali yang harus diperbaiki,” ucap Gloria usai laga .

“Mereka memiliki persiapan yang baik dan selalu siap menerima semua serangan kami. Pada pekan pertama, kami tidak bagus. Pada pekan ini kami tampil lebih baik dengan mencapai perempat final,” tambah Hafiz.

Hoo/Cheah sendiri cukup kalah telak pada game pertama. Namun mereka mampu bangkit dan akhirnya menang dengan skor 12-21, 21-19, dan 21-19. Mereka sempat kesulitan pada gim pertama yang dikarenakan belum terbiasa dengan arah angin.

"Kami belum pernah bermain di lapangan dua, jadi anginnya memang agak sedikit berbeda, jadi itu membuat semuanya sulit. Pada gim kedua dan ketiga, pelan-pelan pukulan kami kembali dan kami melakukannya dengan baik,” ucap Hoo, pemain muda berusia 22 tahun tersebut.

“Mereka (Hafiz/Gloria) sangat kuat. Secara fisik, kami mungkin tidak sekuat mereka. Tetapi dari taktik dan kecepatan, dengan Yee See yang ada di depan, kami lebih cepat daripada mereka. Itulah yang membuat permainan kami menjadi lebih halus,” jelasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tumbang di Perempat Final, Hafiz/Gloria Akui Banyak Buat Kesalahan

Hafiz/Gloria mengaui mereka banyak membuat kesalahan sehingga tumbang di perempat final Thailand Terbuka II. Mereka menyerah 21-12, 19-21 dan 19-21.

OLAHRAGA | 22 Januari 2021

Peringatkan Khabib, McGregor: Perang Kita Belum Berakhir

Duel McGregor vs Poirier adalah duel ulang setelah pada pertarungan pertamanya tahun 2014, McGregor menang.

OLAHRAGA | 22 Januari 2021

Ini, Jadwal Main 3 Wakil Indonesia di Perempat Final Thailand Open

Dari sektor ganda putra, Merah Putih hanya akan mengandalkan pasangan unggulan kedua, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

OLAHRAGA | 22 Januari 2021

KONI Cari Solusi Bersama untuk Kompetisi Olahraga

Kementerian Pemuda dan Olahraga, Satgas Covid-19, Kepolisian, Pimpinan Cabang Olahraga, KONI Provinsi dan lain sebagai harus duduk bersama membahas kompetisi.

OLAHRAGA | 21 Januari 2021

Tunggal Putra dan Putri Indonesia Tak Bersisa di Thailand Terbuka II

Indonesia tak lagi memiliki wakil di nomor tunggal putra dan putri di turnamen Thailand Terbuka II.

OLAHRAGA | 21 Januari 2021

Shesar Kalah, Tunggal Putra Habis

Tidak ada satupun wakil Indonesia yang menjejak perempat final turnamen Super 1000 tersebut.

OLAHRAGA | 21 Januari 2021

Hafiz/Gloria ke Perempat Final, Adnan/Mychelle Terhenti

Hafiz/Gloria menumbangkan wakil Kanada, Joshua Hurlburt-Yu/Josephine Wu dua gim langsung dengan skor jauh 21-17 dan 21-8.

OLAHRAGA | 21 Januari 2021

Lawan Lebih Baik, Ginting Tumbang

Anthony Sinisuka Ginting yang merupakan unggulan kelima dikalahkan pemain Hong Kong, Lee Cheuk Yiu dalam tiga gim dengan skor 19-21, 21-13, dan 12-21.

OLAHRAGA | 21 Januari 2021

Tambah Dua Pemain Terpapar, Kasus Covid-19 di Australia Terbuka Jadi 10

Ini merupakan pukulan terakhir bagi persiapan Grand Slam pertama tahun ini di Melbourne yang telah tertunda tiga minggu karena pandemi.

OLAHRAGA | 21 Januari 2021

Chandra Kurniawan, Pembalap yang Sukses Bangun Kerajaan Bisnis

Chandra Kurniawan adalah sosok pembalap yang juga sosok seorang pengusaha sukses yang merajai tiga bisnis.

OLAHRAGA | 20 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS