Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

6 Petinju Disiapkan Rebut Tiket Olimpiade di Kejuaraan Dunia Prancis

Kamis, 24 September 2020 | 15:13 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / LES

Jakarta, Beritasatu.com - Sebanyak enam petinju pelatnas Olimpiade dipersiapkan untuk tampil pada Kejuaraan Tinju Dunia di Paris, Prancis, 13-20 Mei 2021 mendatang. Ajang ini merupakan babak kualifikasi terakhir menuju Olimpiade Tokyo 2021. Mereka kini sedang menjalani latihan di HS Boxing Camp Ciseeng Bogor, Jawa Barat.

"Kita lagi mempersiapkan enam petinju untuk diterjunkan pada kejuaraan dunia untuk bisa meraih tike ke Olimpiade Tokyo 2021," kata pelatih pelatnas Olimpiade, Hermensen Ballo, Kamis (24/9.2020).

Keenam petinju tersebut yakni Aldom Sugoro (Kelas Terbang), Gill Mandagi (Bantam), Luki Hary (Bantam), Faran Papendang (Welter Ringan), Mikhail Puspita (Menengah), Silva Ratuliu (Bulu), dan Ruswatun (Ringan).

Sebelum diterjunkan ke Paris, lanjut Hermensen, keenam petinju itu akan menjalani training camp (TC) di luar negeri. "Rencana TC kalau tidak di Kazakstan atau di Ukraina. Di sana mereka akan menjalani latihan tanding untuk menambah pengalaman bertanding dan mengenal berbagai karakter lawan," jelasnya.

Ketika ditanyakan kapan jadwal TC ke luar negeri, mantan petinju nasional ini belum bisa memastikan. Alasannya, pandemi Covid-19 yang masih melanda dunia. "Kita tidak mau mengambil risiko. Anjuran pemerintah untuk tidak berpergian ke luar negeri dulu akan kita taati," tandasnya.

Berbicara masalah pelatih asal Kuba, Barbaro yang menangani pelatnas, kata Ballo, belum datang ke Indonesia sejak kembali ke negaranya. Sebelumnya keinginan TC di luar negeri juga diungkapkan Aldom Sugoro.

"Ya, saya butuh jam terbang lebih banyak untuk bisa tampil lebih baik sekaligus mengenal lebih banyak karekter lawan. Makanya, saya ingin menjalani TC di luar negeri," katanya.

Ketika ditanyakan negara mana yang diinginkan sebagai tempat TC, Aldom menjawab, "Peta kekuatan tinju dunia itu ada di Kuba dan Uzbekistan. Kalau tidak di Kuba, ya di Uzbekistan," urai dia.

Disinggung masalah peluang meraih tiket pada Kejuaraan Tinju Dunia di Paris, Aldom optimistis bisa meraihnya. Alasannya, petinju terbaik dari kawasan Eropa sudah banyak yang lolos. Keinginan Aldom menjalani TC di luar negeri itu cukup beralasan. Pasalnya, dia tidak mau kehilangan peluang pada Kejuaraan Tinju Dunia di Paris, Prancis, yang merupakan babak kualifikasi terakhir menuju Olimpiade Tokyo.

Sebelumnya, Aldo yang turun di kelas terbang gagal meraih tiket pada pertandingan Kualifikasi Olimpiade zona Asia/Oseania di Amman, Yordania, 3-11 Maret 2020. "Di Paris nanti merupakan kesempatan terakhir. Jadi, saya akan fight habis-habisan untuk bisa meraih tiket ke Tokyo," katanya.

Prestasi olahraga tinju amatir Indonesia memang pernah bersinar dengan menempatkan tiga petinju ke perempat finalis Olimpiade. Yakni, Ferry Moniaga (Kelas Layang) pada Olimpiade Munchen 1972, Albert Papilaya (Kelas Menengah) pada Olimpiade Barcelona 1992 dan La Paena Masara (Kelas Layang) pada Olimpiade Atlanta 2000.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Piala Sudirman 2021: Jonatan Christie Tumbang, Indonesia Tertinggal 1-2 dari Kanada

Tunggal putra Jonatan Christie gagal menyumbangkan poin bagi Indonesia pada pertandingan kedua Grup C Piala Sudirman 2021 melawan Kanada.

OLAHRAGA | 27 September 2021

Teras CAF Gelar Kompetisi Balap Sepeda Downhill dan Enduro

Teras CAF 1st Series akan digelar Sabtu-Minggu, 2-3 Oktober 2021 di kawasan Cikole-Lembang, Bandung-Jawa Barat.

OLAHRAGA | 27 September 2021

Piala Sudirman 2021: Ester Wardoyo Kalah, Kanada Samakan Kedudukan

Pada partai pertama, Indonesia menang lewat ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang mengalahkan ganda BR Sankeerth/Nyl Sakura 21-16, 21-10.

OLAHRAGA | 27 September 2021

Piala Sudirman: Fajar/Rian Sumbang Poin Pertama bagi Indonesia

Ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menyumbangkan poin pertama bagi Indonesia pada pertandingan kedua Grup C Sudirman Cup 2021 melawan Kanada.

OLAHRAGA | 27 September 2021

Finis Kedua, Alvin Bahar Tetap Kokoh di Puncak Klasemen ISSOM 2021

Meski finis sebagai runner up, Alvin Bahar tetap kokoh di puncak klasemen sementara ISSOM 2021 dengan terpaut 5 poin lebih.

OLAHRAGA | 27 September 2021

Cerita Fadia/Ribka Jalani Debut di Piala Sudirman

Pasangan ganda putri Ribka Sugiarto/Siti Fadia Silva Ramadhanti langsung menjalani debut di laga perdana Piala Sudirman 2021.

OLAHRAGA | 27 September 2021

Ini Para Juara Ekshibisi Esports PON XX Papua 2021

Medali emas di empat kategori pertandingan esports di PON Papua dibagi rata oleh empat provinsi.

OLAHRAGA | 27 September 2021


Kontingen Taekwondo DKI Jakarta Dilepas Menuju PON XX Papua

Kontingen taekwondo provinsi DKI Jakarta PON XX 2021 di Papua secara resmi dilepas oleh pengurus provinsi Taekwondo DKI.

OLAHRAGA | 27 September 2021

Berlari 250 Km di Gunung Sahara, Omar Agoes Dedikasikan untuk Anak Terdampak Covid-19

Omar menyatakan akan melakukan persiapan dan berlari tujuh hari di Gurun Sahara mulai dari 1 Oktober 2021 sampai dengan 11 Oktober 2021.

OLAHRAGA | 26 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Update Covid-19


# Lionel Messi


# Kebakaran Lapas Tangerang


# SUN



TERKINI
Sandiaga Uno Beri Pekerjaan Penyandang Disabilitas Membuat 100 Bokor

Sandiaga Uno Beri Pekerjaan Penyandang Disabilitas Membuat 100 Bokor

GAYA HIDUP | 6 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings