Metode Pengaspalan Formula E, Jakpro Belum Putuskan

Metode Pengaspalan Formula E, Jakpro Belum Putuskan
Pekerjaan proyek ujicoba pengaspalan jalan di Monas untuk lintasan sirkuit Formula E yang berada di media sosial, Sabtu (22/2/2020). ( Foto: Beritasatu Photo / Lenny Tristia Tambun )
Yustinus Paat / YUD Rabu, 26 Februari 2020 | 22:12 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Dwi Wahyu Darwoto menegaskan bahwa pembangunan lintasan aspal untuk balapan Formula E Jakarta merupakan hal yang sederhana. Menurut Dwi, pembangunan konstruksi untuk Formula E bisa berlangsung satu bulan.

Baca juga: Aspal di Cobblestone Tak Lepas Tuntas, Formula E Bisa Gagal di Monas

Sampai saat ini, lanjut Dwi, Jakpro belum memutuskan apakah akan menggunakan pengaspalan geotextile atau sandsheet yang bakal digunakan sebagai lintasan Formula E. Namun, kecenderungannya, Jakpro memilih menggunakan metode geotextile.

"Kayaknya geotextile, karena lebih bersih. Kalau geotextile, enggak ada lecet di cobblestone," ungkap dia di Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Baca juga: Aspal Formula E di Cobblestone Monas Tak Sepenuhnya Lepas

Dwi juga terlihat enggan menanggapi polemik soal penyelenggaraan Formula E di Monas dan tuntutan agar Formula E tidak diselenggarakan di Monas. Tuntutan ini disuarakan oleh sejumlah anggota DPRD DKI yang menilai Formula E tidak harus diselenggarakan di Monas. Pasalnya, Monas adalah cagar budaya dan icon Indonesia yang harus dijaga kelestariannya.

"Kan keputusannya mengacu ke itu saja (di Monas). Tetapi mereka (DPRD DKI) menyarankan untuk didiskusikan lagi. Nanti saya diskusikan lagi," pungkas Dwi.



Sumber: BeritaSatu.com