Formula E di Monas, Ketua DPRD Sebut Pemprov Hina Dewan

Formula E di Monas, Ketua DPRD Sebut Pemprov Hina Dewan
Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi mendatangi Kantor Kementerian Sekretariat Negara untuk mengadukan dugaan manipulasi surat rekomendasi TACB DKI tentang penyelenggaran Formula E di Monas , Kamis (13/2/2020). ( Foto: Beritasatu Photo / Lenny Tristia )
Hotman Siregar / YUD Rabu, 19 Februari 2020 | 15:28 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi mengaku terhina dengan ucapan Iwan mengenai soal rekomendasi Formula E merupakan urusan dapur Pemprov DKI.

"Saya baru ketemu ini baru jadi kadis (Iwan) langsung udah menghina dewan. Saya sebagai pimpinan di sini saya pribadi ya," ujar Prasetyo dalam rapat Komisi E di gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu (19/2/2020).

Merasa terhina dan tersinggung, Prasetyo meminta Kadis Kebudayaan meminta maaf atas ucapan itu dan mencabutnya.

"Saya tersinggung dengan ucapan bapak dan hari ini tolong dijawab ditarik omongan bapak, saya gak melihat alasannya karena ini sudah ada di medsos," tegasnya.

Menanggapi permintaan Ketua DPRD itu, Kadis Kebudayaan DKI Iwan Hendri Wardhana akhirnya menyampaikan permohonan maaf atas ucapan itu yang disinyalir menyinggung Dewan Legislatif Kebon Sirin.

"Terimakasih pak ketua dewan, atas nama pribadi saya menyampaikan permohonan maaf bilamana ada ucapan lisan saya yang tertulis pada akhirnya di media bisa menyinggung bapak ketua dewan yang saya hormati beserta bapak ibu sekalian," jelasnya.

Sebelumnya, Kadis Kebudayaan DKI Iwan Hendri Wardhana meminta masyarakat tak ikut campur dalam proses pemberian izin rekomendasi Formula E di Monas, khususnya dari Tim Ahli Cagar Budaya (TACB).

Iwan meminta agar seluruh pertimbangan rekomendasi menjadi urusan internal Pemprov DKI.

"Ini dapur kami. Jangan tanya bahannya apa aja. Ya jangan dong, ini dapur, dapur saya. Apa yang kami bahas masa detail Anda mau tahu," kata Iwan.



Sumber: BeritaSatu.com