Tim Dayung Berdiri Indonesia Berjaya di Singapore Canoe Marathon

Tim Dayung Berdiri Indonesia Berjaya di Singapore Canoe Marathon
Tim dayung berdiri (stand up paddle) Indonesia yang merajai ajang Singapore Canoe Marathon 2020. ( Foto: istimewa )
Hendro D Situmorang / CAH Kamis, 23 Januari 2020 | 08:06 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Tim dayung berdiri (stand up paddle) Indonesia sukses merajai ajang Singapore Canoe Marathon yang digelar akhir pekan lalu. Atlet putra Muhammad Iqbal sukses menyabet podium 1 di kelas Sprint Open Man 1,5 km sekaligus juara 1 kelas One Design Board.

Sementara atlet putri Eva Joseva meraih podium 2 di kelas Sprint Open Woman kelas 1,5 km dan meraih peringkat ketiga di kelas One Design Board jarak 6 km. Pada kelas ini, semua pesertanya menggunakan board yang sama yang disiapkan oleh panitia.

"Dengan hasil maksimal ini, kami berharap dunia olahraga stand up paddle akan tambah berkembang di Indonesia dan akan terus menciptakan atlet-atlet bagus yang dapat bertanding di mancanegara yang mengharumkan nama Bangsa Indonesia di ajang internasional," kata Manajer tim sekaligus pelatih stand up paddle Indonesia, Ryco Arnaldo, di Jakarta, Rabu (22/1/2020) malam.

Ryco mengaku hasil dinilai ini cukup memuaskan dan cukup membuat bangga tim stand up paddle Indonesia. Ajang yang berlangsung di area Marina reservoir, Singapura tersebut disertai dengan kondisi angin yang cukup kuat, sehingga menjadi tantangan tersendiri untuk para atlet.

Dalam gelaran tersebut, tim stand up paddle Indonesia terdiri dari 3 atlet yakni M. Iqbal, Eva Joseva, dan Silvester Tandagi, yang didampingi Ryco Arnaldo sebagai manajer tim dan pelatih. Tim stand up paddle Indonesia turun di dua kelas, yaitu kelas Sprint Open Man/Woman dengan jarak 1,5 km dan kelas One Design Board dengan jarak 6 km.

"Diharapkan, olahraga stand up paddle ini mendapatkan perhatian khusus dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kempora) agar dapat pembinaan yang lebih baik lagi untuk hasil yang maksimal, juga diharapkan bisa dibuatkan kelas tersendiri untuk event olahraga nasional seperti Pekan Olahraga Nasional (PON)," ujarnya.

Ajang Singapore Canoe Marathon diikuti oleh sekitar 600 peserta, mulai dari kelas canoe, kayak, parakayak, dan stand up paddle. Perhelatan tersebut digelar untuk ke-19 kalinya dan diikuti peserta yang berasal dari sekitar 10 negara.

"Olahraga stand up paddle makin digemari dan semakin banyak penggemarnya terutama di Indonesia. Dengan berkembangnya olahraga ini, semakin banyak pula event yang diadakan di seluruh dunia. Komunitas stand up paddle Indonesia pun anggotanya bertambah dengan sangat pesat dan mulai tercipta atlet-atlet yang siap bertarung di kancah internationa," tutup Ryco.



Sumber: Suara Pembaruan